MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 23 April 2018 08:48
Ditinggal Cari Elpiji Melon, Rumah Jadi Arang
COBAAN : Rumah Berbahan Kayu di komplek Prevab yang tadi malam (22/4) ludes di lalap api.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Awas, si jago merah kembali berulah. Pada bulan April ini, kebakaran sudah terjadi ketiga kalinya sama seperti sepanjang Maret lalu (lihat grafis). Kebakaran kembali terjadi pada Minggu (22/4) pukul 21.30 Wita. Satu unit rumah berbahan kayu di Jalan RE Martadinata, Kompleks Prevab, RT 52, Nomor 8, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah, ludes dilalap api. Rumah itu ditinggal penghuninya keluar mencari elpiji melon. Namun, apes, dalam sekejap rata dengan tanah.


Informasi dari warga sekitar, bangunan tersebut sejatinya milik seorang dokter bernama Dani. Lantaran sang dokter bertugas dan mengambil pendidikan di luar kota, rumah tersebut akhirnya dititipkan kepada Bambang (55) bersama istri, adik ipar, dan suaminya yang memiliki dua anak. Bambang yang mengalami sakit jantung terpaksa pergi berobat ke luar kota ditemani sang istri. Rumah pun dihuni sementara oleh adik iparnya yang kerap disapa Mama Kevin. Suami Mama Kevin sendiri saat kejadian sedang berada di Samarinda.


Kejadian bermula ketika Mama Kevin keluar rumah sekira pukul 21.00 Wita bersama dua anaknya hendak mencari gas melon karena stok di rumah telah habis. Namun, saat mencari gas melon, rupanya rumah tersebut mendadak tersulut api dari bagian depan. Warga yang melihat pun panik dan berteriak histeris.


“Saya dengar anak tetangga ini teriak-teriak ada api, jadi saya keluar. Sekalinya rumahnya Mama Kevin, kasihan. Padahal, dia itu lagi keluar sebentar, cari gas katanya. Karena gas di rumahnya itu habis,” kata seorang warga sekitar yang kerap disapa Mama Bintang.

Api dengan cepat menghanguskan seluruh bagian rumah. Beruntung, petugas pemadam kebakaran dengan cepat datang ke lokasi dan berhasil memadamkannya sebelum menyambar rumah lainnya.
Ketua RT 52, Nasir mengatakan, rumah tersebut telah kosong sejak lama dan hanya ditinggali oleh orang yang ditunjuk oleh si pembeli, yakni Bambang. Namun, saat kejadian rumah tersebut hanya ditinggali oleh adik iparnya, kemudian ditinggal keluar mencari gas melon. Nasir pun belum mengetahui pasti dari mana sumber api tersebut berasal.

 
“Baru dibeli beberapa tahun lalu, tapi tidak tinggal di sini. Dipercayakan kepada Pak Bambang. Satu rumah ini ditinggali empat orang. Kita belum tahu penyebabnya apa, makanya mau koordinasi dengan tim pemadam nanti,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.


Sementara itu Kepala BPBD Balikpapan, Suseno mengatakan, proses pemadaman sangat cepat lantaran UPT Damkar berada tak jauh dari lokasi kejadian. Pemadaman pun hanya membutuhkan kurun waktu 1 jam. Sebanyak enam unit damkar pun diturunkan dengan kapasitas 10 ribu liter dan 5 ribu liter. Namun, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran itu.


“Alhamdulillah, nggak ada korban. Kita belum dapatkan asal apinya, yang jelas rumahnya dalam keadaan kosong,” sebutnya.


Di lain sisi, Camat Balikpapan Tengah Budi Mulyatno mengatakan, pihaknya akan mendata terlebih dahulu rumah yang menjadi korban serta penghuninya kemudian dilaporkan kepada pemerintah kota untuk mendapatkan bantuan bencana. Namun, besarannya dia belum mengetahui. Karena nantinya akan ada tim tersendiri yang akan menilai dan memverifikasi besaran bantuan yang diberikan.


“Ya, kalau bantuan tetap ada. Ini kita data terlebih dahulu, nanti kita laporkan kepada pemerintah. Nanti ada tim penilai untuk memverifikasi besaran bantuan yang didapat. Sementara korban ini ditampung di tempat tetangganya,” pungkasnya. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:19

RASAKAN..!! Kaum Sodom Balikpapan Diperiksa Polres

BALIKPAPAN  –  Polres Balikpapan bergerak cepat untuk menuntaskan persoalan gay yang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Sudah 28 Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Komitmen Pemkot Dipertanyakan

BALIKPAPAN  - Kejahatan kekerasan seksual terhadap anak semakin menghantui Kota Beriman. Data Unit…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Dewan Serius Godok Perda LGBT

BALIKPAPAN -  Wakil rakyat yang duduk di legislatif kini tengah serius berupaya menangkal ancaman…

Senin, 15 Oktober 2018 08:16

Sistem Aduan Dipertanyakan

BALIKPAPAN  -  Praktisi Hukum Balikpapan, Rio Ridhayon mengeluhkan mekanisme pengaduan di…

Senin, 15 Oktober 2018 08:15

Berharap PR Polres Segera Tuntas Tas…Tas

BALIKPAPAN  -  Kinerja kepolisian khususnya wilayah Polres Balikpapan sejauh ini memang terbilang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:14

Rem Blong, Truk Bermuatan Cat Hantam Inova

BALIKPAPAN  -  Kendaraan yang melintas di kawasan Jalan MT Haryono tepatnya di tanjakan menuju…

Senin, 15 Oktober 2018 08:11

Ular Berbisa

Dua ekor ular sedang menelusurisawah mencari mangsa. Pada suatu hari, kedua ular tadi sedang asyik menelusuri…

Senin, 15 Oktober 2018 08:10

Sebagian Korban Bencana Sulteng Sulit Diidentifikasi

JAKARTA  — Upaya identifikasi korban gempa dan tsunami Palu masih terus dilakukan. Dari sekitar…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:17

MUI Gali Fakta LGBT, Pemkot Didesak Sediakan Rehabilitasi

BALIKPAPAN - Isu komunitas lesbi, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang merebak di Kota Beriman…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:14

Hadapi Kaum Sodom, Butuh Perda

BALIKPAPAN - Laman Facebook komunitas kaum sodom dengan nama Pin Gay Balikpapan membuat heboh. Berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .