MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 23 April 2018 08:58
Pembuang Limbah B3 ke TPS, DLH Bakal Usut Pelaku
BERBAHAYA: Seorang warga menunjukkan botol metanol yang dibuang ke TPS di kawasan Gunung Pasir.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) jenis metanol ditemukan di tempat pembuangan sementara (TPS) di kawasan Gunung Pasir, kemarin (22/4). Limbah itu berasal dari botol-botol metanol dengan jenis produk JT Baker yang berhamburan di tempat sampah. Meski sudah tidak berisi, namun bekas botol bahan kimia itu tidak selayaknya dibuang ke TPS.

Hal itu pun menjadi pertanyaan warga dan sejumlah pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan soal siapa pelaku yang membuangnya ke TPS.


Syahrir, warga sekitar mengatakan, botol-botol yang ada di TPS itu baru pertama kali dilihatnya. Dia menyayangkan oknum yang melakukannya lantaran dapat membahayakan. Syahrir yang juga pernah bekerja di tambang ini pun mengerti tentang pemilahan sampah B3 dengan sampah rumah tangga.


“Sebenarnya ini tidak dibolehkan buang sampah di tempat sampah umum, karena ini barang berbahaya yang bisa terpapar kepada manusia. Ini barang beracun, jika tersentuh tubuh manusia bisa menyebabkan penyakit tertentu. Barang kayak gini juga mudah terbakar,” katanya saat ditemui di lokasi kemarin.

Syahrir mengatakan, barang limbah B3 seperti itu biasanya milik sebuah perusahaan tertentu yang seharusnya memahami mekanisme pembuangannya. Syahrir sendiri tidak mengetahui siapa pelaku pembuang sampah berbahaya tersebut. Namun, tak jauh dari lokasi TPS memang terdapat sebuah rumah sakit.


“Hal seperti ini seharusnya punya pembuangan sendiri. Biasa barang begini milik perusahaan tertentu dan harusnya punya pembuangan sendiri. Makanya saya tadi pinggirkan dan jangan sampai tercampur sama sampah lainnya. Tapi nggak tahu di sini siapa yang buang. Yang dekat sini ya cuma ada rumah sakit. Tapi nggak tahu apa mereka yang buang, kita juga nggak tahu,” terang dia.

Kepala DLH Balikpapan, Suryanto saat dikonfirmasi mengakui, limbah tersebut merupakan limbah B3. Dia belum bisa memastikan siapa pelaku pembuang limbah tersebut. Namun, Suryanto mengungkapkan, hal itu bisa jadi disebabkan oleh perusahaan atau instansi yang tidak memiliki izin limbah B3.


“Itu masuk jenis spiritus, berarti masuk kategori limbah B3. Kalau B3 tidak dibuang ke TPS. Kemungkinannya ada dua. Pertama itu dia tidak punya izin limbah B3, kedua karena keteledoran,” ungkapnya.


Pihaknya berencana akan meminta anggotanya untuk mengecek langsung limbah tersebut dan menelusuri dari mana sumbernya. “Besok (hari ini) anggota saya mau cek ke situ,” pungkas dia. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:19

RASAKAN..!! Kaum Sodom Balikpapan Diperiksa Polres

BALIKPAPAN  –  Polres Balikpapan bergerak cepat untuk menuntaskan persoalan gay yang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Sudah 28 Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Komitmen Pemkot Dipertanyakan

BALIKPAPAN  - Kejahatan kekerasan seksual terhadap anak semakin menghantui Kota Beriman. Data Unit…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Dewan Serius Godok Perda LGBT

BALIKPAPAN -  Wakil rakyat yang duduk di legislatif kini tengah serius berupaya menangkal ancaman…

Senin, 15 Oktober 2018 08:16

Sistem Aduan Dipertanyakan

BALIKPAPAN  -  Praktisi Hukum Balikpapan, Rio Ridhayon mengeluhkan mekanisme pengaduan di…

Senin, 15 Oktober 2018 08:15

Berharap PR Polres Segera Tuntas Tas…Tas

BALIKPAPAN  -  Kinerja kepolisian khususnya wilayah Polres Balikpapan sejauh ini memang terbilang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:14

Rem Blong, Truk Bermuatan Cat Hantam Inova

BALIKPAPAN  -  Kendaraan yang melintas di kawasan Jalan MT Haryono tepatnya di tanjakan menuju…

Senin, 15 Oktober 2018 08:11

Ular Berbisa

Dua ekor ular sedang menelusurisawah mencari mangsa. Pada suatu hari, kedua ular tadi sedang asyik menelusuri…

Senin, 15 Oktober 2018 08:10

Sebagian Korban Bencana Sulteng Sulit Diidentifikasi

JAKARTA  — Upaya identifikasi korban gempa dan tsunami Palu masih terus dilakukan. Dari sekitar…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:17

MUI Gali Fakta LGBT, Pemkot Didesak Sediakan Rehabilitasi

BALIKPAPAN - Isu komunitas lesbi, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang merebak di Kota Beriman…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:14

Hadapi Kaum Sodom, Butuh Perda

BALIKPAPAN - Laman Facebook komunitas kaum sodom dengan nama Pin Gay Balikpapan membuat heboh. Berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .