MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 23 April 2018 09:00
Ratusan Botol Bir dan Tuak Disita

Eks “Km 17” Dikhawatirkan Buka Lagi

ILEGAL: Tuak yang dikemas dalam botol air mineral bekas ini hasil buatan sendiri yang dijual seharga Rp 20 ribu per botol.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -   Polsek Balikpapan Utara melakukan pengamanan terhadap ratusan botol miras dan tuak di dua tempat berbeda, Sabtu (21/4) malam. Pertama di sebuah warung di kawasan Km 8, kedua di eks lokalisasi Km 17. Polisi lantas membawa ratusan botol miras dan tuak yang masih lengkap dengan potongan kayu enau itu ke Mapolsek Utara.


Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan mengatakan, pihaknya sengaja menggelar razia tersebut dalam rangka mencegah gangguan kamtibmas menjelang bulan Ramadan. Tentu pihaknya tidak menoleransi miras yang beredar di masyarakat tanpa izin, apalagi sampai diperjualbelikan.


“Menyambut bulan suci Ramadan, kita menertibkan yang kira-kira mengganggu situasi kamtibmas. Ramadan ini kita berharap situasi kondusif. Tidak ada minum minuman, tidak ada mabuk-mabukan. Juga menuju pemilu nanti agar damai,” katanya kemarin.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh petugas, yakni 123 botol miras jenis bir dari eks lokalisasi Km 17 dan 50 botol tuak yang diamankan dari sebuah warung di Kilometer 8. Tentu masing-masing tempat ini memang tengah disoroti lantaran kedapatan menjual miras yang dilarang dan tak berizin.


Untuk tuak, Sopyan mengungkapkan, pemilik mendapatkan barang tersebut dengan cara membuatnya sendiri dari pohon enau dan diperjualbelikan seharga Rp 20 ribu per botolnya. “Kalau tuak itu ‘kan buat sendiri,” sebutnya.


Sementara itu, masih adanya aktivitas mabuk-mabukan di eks lokalisasi juga patut menjadi perhatiannya. Pihaknya mengkhawatirkan aktivitas esek-esek kembali beroperasi. Namun, menurut Sopyan, saat razia tak satu pun ditemukan adanya wanita penghibur di tempat itu. Kendati begitu, pihaknya tetap terus mengawasi eks lokalisasi tersebut agar prostitusi tidak kembali terjadi.


“Di sana masih ada aktivitas minum-minum, tapi tidak ada ceweknya. Antisipasi ini juga karena ‘kan miras itu juga tidak ada izinnya,” ujarnya.


Sopyan menegaskan, pihaknya akan melakukan razia kembali ke sejumlah tempat yang dianggap rawan dan terindikasi terdapat aktivitas jual beli miras. Bahkan, pihaknya juga akan menyasar petasan yang dijual kepada masyarakat.


“Ya, tentu kita akan sasar lagi di tempat lainnya. Pokoknya tidak ada minum-minum, tidak ada mabuk-mabukan jelang Ramadan dan pemilu ini. Kita juga akan merazia petasan. Jangan main petasan bulan Ramadan, karena dapat mengganggu umat muslim yang sedang beribadah,” pungkas dia. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:19

RASAKAN..!! Kaum Sodom Balikpapan Diperiksa Polres

BALIKPAPAN  –  Polres Balikpapan bergerak cepat untuk menuntaskan persoalan gay yang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Sudah 28 Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Komitmen Pemkot Dipertanyakan

BALIKPAPAN  - Kejahatan kekerasan seksual terhadap anak semakin menghantui Kota Beriman. Data Unit…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Dewan Serius Godok Perda LGBT

BALIKPAPAN -  Wakil rakyat yang duduk di legislatif kini tengah serius berupaya menangkal ancaman…

Senin, 15 Oktober 2018 08:16

Sistem Aduan Dipertanyakan

BALIKPAPAN  -  Praktisi Hukum Balikpapan, Rio Ridhayon mengeluhkan mekanisme pengaduan di…

Senin, 15 Oktober 2018 08:15

Berharap PR Polres Segera Tuntas Tas…Tas

BALIKPAPAN  -  Kinerja kepolisian khususnya wilayah Polres Balikpapan sejauh ini memang terbilang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:14

Rem Blong, Truk Bermuatan Cat Hantam Inova

BALIKPAPAN  -  Kendaraan yang melintas di kawasan Jalan MT Haryono tepatnya di tanjakan menuju…

Senin, 15 Oktober 2018 08:11

Ular Berbisa

Dua ekor ular sedang menelusurisawah mencari mangsa. Pada suatu hari, kedua ular tadi sedang asyik menelusuri…

Senin, 15 Oktober 2018 08:10

Sebagian Korban Bencana Sulteng Sulit Diidentifikasi

JAKARTA  — Upaya identifikasi korban gempa dan tsunami Palu masih terus dilakukan. Dari sekitar…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:17

MUI Gali Fakta LGBT, Pemkot Didesak Sediakan Rehabilitasi

BALIKPAPAN - Isu komunitas lesbi, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang merebak di Kota Beriman…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:14

Hadapi Kaum Sodom, Butuh Perda

BALIKPAPAN - Laman Facebook komunitas kaum sodom dengan nama Pin Gay Balikpapan membuat heboh. Berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .