MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Kamis, 10 Mei 2018 07:50
TGB Layak Jadi Capres
CARI FIGUR: Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (tengah) menyebut Zainul Majdi layak menjadi calon presiden.

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Komunikasi tokoh-tokoh politik semakin intens menjelang pendaftaran calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres). Setelah bertemu dengan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, kemarin (9/5) Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengundang Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, gubernur NTB. Zukifli yang juga ketua MPR menilai TGB layak diusung sebagai capres.

 Zulkifli menyatakan mengundang TGB untuk membahas masalah politik dan pemilu damai. Dia ingin mendengar gagasan dan pandangan politikus yang juga ulama penghafal Alquran itu. Bagi Zulkifli, TGB merupakan gubernur yang sukses. Dia berhasil memimpin NTB selama dua periode.

 Menurut politikus asal Lampung tersebut, pertumbuhan ekonomi NTB merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. TGB juga menjadikan NTB daerah berdaya tarik pariwisata. Dengan banyaknya prestasi itu, sayang jika alumnus Universitas Al Azhar Kairo (Mesir) itu hanya menjabat gubernur. ”Sudah pantas menjadi capres,” kata Zulkifli.

 Bagi mantan menteri kehutanan tersebut, politikus Partai Demokrat itu adalah tokoh yang lengkap. Bukan hanya tokoh Islam, TGB juga akademisi dan pejabat pemerintahan. Jadi, pandangan dan ide-idenya perlu didengar.

 Zulkifli mengatakan, yang terpenting bagaimana mengisi tahun politik dengan kontestasi gagasan dan menjauhi kebencian. Tujuan akhirnya adalah terciptanya pemilu yang damai. ”Pemilu yang berkualitas dan memiliki legitimasi yang kuat,” tuturnya.

 Sementara itu, TGB menerangkan, dalam pertemuan dengan Zulkifli, ada dua hal yang dibahas. Yang pertama adalah bagaimana menyinergikan pembangunan daerah dan pusat. Kedua, menjaga akal sehat menghadapi Pemilu 2019. Artinya, kata dia, menempatkan kepentingan bangsa di atas segala-galanya. ”Kontestasi ini bukan kontestasi zero-sum game, menihilkan dan memfitnah satu sama lain, melainkan kontestasi gagasan,” ucapnya seusai pertemuan.

 Menurut TGB, pertemuan itu juga membahas pemilihan umum presiden (pilpres) secara umum. Dia tidak membicarakan peluangnya maju sebagai capres. Di internal Partai Demokrat, ungkap dia, juga belum diputuskan siapa yang akan diusung sebagai capres atau cawapres.

 TGB menjelaskan, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan, semua kader harus berkontribusi maksimal melalui jalur masing-masing. ”Dan dipersilakan untuk membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

 Bagaimana jika nanti Demokrat ternyata memilih mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)? Menurut TGB, anggapan itu hanya pengandaian. Sampai sekarang partainya belum memutuskan. Ada prosedur yang harus dilalui sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Keputusan bakal diambil melalui keputusan majelis tinggi. Dia selalu bersikap husnuzon terhadap partainya. ”Beliau (SBY) orang yang menghormati sistem,” katanya.

 TGB menambahkan, proses menuju pilpres masih panjang. Setiap anak bangsa harus siap menerima penugasan dengan segala keterbatasannya. Terkait dengan peluangnya menjadi capres, TGB mengaku telah merasakan menjadi gubernur selama sepuluh tahun. Selama itu pula tanda tangan dan kebijakan yang dia ambil selalu bertujuan untuk memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Dia ingin tetap berkontribusi, apa pun bentuknya, baik struktural maupun kultural. ”Kita harus bekerja untuk Indonesia,” tegasnya. (lum/c9/oni/jpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:00

Demokrat PPU Target Tujuh Kursi

PENAJAM  - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan…

Senin, 15 Oktober 2018 07:58

24 Ribu DPT Dihapus

PALANGKA RAYA  -  Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang semula sebanyak 1.737.267 dikurangi menjadi…

Senin, 15 Oktober 2018 07:58

Politikus Gerindra Sarankan Jokowi Minta Maaf

JAKARTA  - Politikus Partai Gerindra Heri Gunawan melihat ada tiga persoalan akut di internal pemerintah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:01

Jokowi Dinilai Plin Plan

Kabar ditundanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM, setelah sebelumnya mengumumkan kenaikan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:59

Polisi Panggil Nanik S Deyang

Jakarta  -  Polda Metro Jaya akan memanggil Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:59

Pidato Terbaik Presiden

Jakarta  -   Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun memuji pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi)…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:58

Terharu, Pakde Mau Nangis

SURABAYA –  Ada pemandangan berbeda pada peringatan Hari Jadi Pemerintah Provinisi Jawa Timur …

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:57

Dana Kampanye Rp 1 Miliar

BANDA ACEH  -   Mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh tercatat sebagai calon anggota Dewan…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:47

Mahyudin Ingatkan Pentingnya Moral

PENAJAM  –  Indonesia sedang dilanda degradasi moral. Apalagi di tengah era globalisasi,…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:45

Ekonomi, Isu Oposisi Kritisi Jokowi

JAKARTA  -  Pengamat politik Ujang Komarudin memprediksi kubu pasangan calon presiden Prabowo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .