MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Kamis, 10 Mei 2018 07:50
TGB Layak Jadi Capres
CARI FIGUR: Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (tengah) menyebut Zainul Majdi layak menjadi calon presiden.

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Komunikasi tokoh-tokoh politik semakin intens menjelang pendaftaran calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres). Setelah bertemu dengan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, kemarin (9/5) Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengundang Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, gubernur NTB. Zukifli yang juga ketua MPR menilai TGB layak diusung sebagai capres.

 Zulkifli menyatakan mengundang TGB untuk membahas masalah politik dan pemilu damai. Dia ingin mendengar gagasan dan pandangan politikus yang juga ulama penghafal Alquran itu. Bagi Zulkifli, TGB merupakan gubernur yang sukses. Dia berhasil memimpin NTB selama dua periode.

 Menurut politikus asal Lampung tersebut, pertumbuhan ekonomi NTB merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. TGB juga menjadikan NTB daerah berdaya tarik pariwisata. Dengan banyaknya prestasi itu, sayang jika alumnus Universitas Al Azhar Kairo (Mesir) itu hanya menjabat gubernur. ”Sudah pantas menjadi capres,” kata Zulkifli.

 Bagi mantan menteri kehutanan tersebut, politikus Partai Demokrat itu adalah tokoh yang lengkap. Bukan hanya tokoh Islam, TGB juga akademisi dan pejabat pemerintahan. Jadi, pandangan dan ide-idenya perlu didengar.

 Zulkifli mengatakan, yang terpenting bagaimana mengisi tahun politik dengan kontestasi gagasan dan menjauhi kebencian. Tujuan akhirnya adalah terciptanya pemilu yang damai. ”Pemilu yang berkualitas dan memiliki legitimasi yang kuat,” tuturnya.

 Sementara itu, TGB menerangkan, dalam pertemuan dengan Zulkifli, ada dua hal yang dibahas. Yang pertama adalah bagaimana menyinergikan pembangunan daerah dan pusat. Kedua, menjaga akal sehat menghadapi Pemilu 2019. Artinya, kata dia, menempatkan kepentingan bangsa di atas segala-galanya. ”Kontestasi ini bukan kontestasi zero-sum game, menihilkan dan memfitnah satu sama lain, melainkan kontestasi gagasan,” ucapnya seusai pertemuan.

 Menurut TGB, pertemuan itu juga membahas pemilihan umum presiden (pilpres) secara umum. Dia tidak membicarakan peluangnya maju sebagai capres. Di internal Partai Demokrat, ungkap dia, juga belum diputuskan siapa yang akan diusung sebagai capres atau cawapres.

 TGB menjelaskan, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan, semua kader harus berkontribusi maksimal melalui jalur masing-masing. ”Dan dipersilakan untuk membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

 Bagaimana jika nanti Demokrat ternyata memilih mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)? Menurut TGB, anggapan itu hanya pengandaian. Sampai sekarang partainya belum memutuskan. Ada prosedur yang harus dilalui sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Keputusan bakal diambil melalui keputusan majelis tinggi. Dia selalu bersikap husnuzon terhadap partainya. ”Beliau (SBY) orang yang menghormati sistem,” katanya.

 TGB menambahkan, proses menuju pilpres masih panjang. Setiap anak bangsa harus siap menerima penugasan dengan segala keterbatasannya. Terkait dengan peluangnya menjadi capres, TGB mengaku telah merasakan menjadi gubernur selama sepuluh tahun. Selama itu pula tanda tangan dan kebijakan yang dia ambil selalu bertujuan untuk memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Dia ingin tetap berkontribusi, apa pun bentuknya, baik struktural maupun kultural. ”Kita harus bekerja untuk Indonesia,” tegasnya. (lum/c9/oni/jpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 00:50

Pasar Masih Jadi Strategi Kampanye Khofifah

MOJOKERTO  -  Calon Gubernur (Cagub) Jatim Khofifah Indar Parawansa rupanya menjadikan pasar…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:49

Pengurus Parpol Lapor Pemilik Akun FB

TARAKAN  - Beberapa pengurus partai politik seperti PKS, PAN, PBB dan Gerindra mendatangi Mako…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:48

Pasangan Asyik Masih Berpeluang Ikut Debat

JAKARTA  -  Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat mengatakan, lembaganya masih mempelajari rekomendasi…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:47

Kader Jadi Tersangka Korupsi

INDOPOS  -  Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai,…

Jumat, 18 Mei 2018 07:42

Tidak Jera Pasang APK Ilegal

SANGATTA   -   Panwaslu Kutai Timur (Kutim) menjalin kerjasama dengan Satpol PP …

Jumat, 18 Mei 2018 07:39

PSI Merasa Dizalimi, Siap Melawan Secara Hukum

JAKARTA  -  Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menghormati keputusan Bawaslu melimpahkan kasus…

Jumat, 18 Mei 2018 07:39

Prabowo Masih Rahasiakan Nama Cawapres

JAKARTA   -  Prabowo Subianto tidak mau terpancing menyebutkan siapa calon wakil presiden…

Jumat, 18 Mei 2018 07:38

Ketua PPS Terancam Dipecat

TERNATE  -  Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate Selatan,…

Jumat, 18 Mei 2018 07:37

Panwaslu Paser Akan Bentuk 574 Pengawas TPS

TANA PASER  -  Semakin dekatnya tahapan pemilihan Gubernur Kalimantan Timur, membuat Panitia…

Jumat, 18 Mei 2018 07:37

Gugatan PTUN Ditolak, Hanura Versi Daryatmo Tak Diakui Menkumham

JAKARTA   -   Waketum DPP Hanura versi Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO), Sutrisno Iwantono…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .