MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Rabu, 16 Mei 2018 07:50
Dukungan untuk DPD, Panwaslu Temukan Data Tak Valid
KROSCEK LAPANGAN: Petugas Panwaslu melakukan pengecekan data di lapangan yang disampaikan calon DPD.

PROKAL.CO, TANA PASER  -   Verifikasi terhadap dukungan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) perwakilan Kalimantan Timur telah berakhir, pada Sabtu (12/5). 

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) melakukan pendampingan dalam pelaksanaan verifikasi faktual dukungan DPD RI perwakilan Kaltim tersebut. Dalam pendampingnya petugas Panwaslu Paser menemukan beberapa data dukungan yang tidak valid.

 Ketua Panwaslu Paser Nur Khamid melalui Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga, Fauzan menyampaikan, verifikasi faktual merupakan kegiatan pendidikan data dengan fakta dilapangan.

  “Dalam tahapan verifikasi faktual biasanya data yang dilakukan pengecekan lapangan adalah data yang tidak memenuhi syarat (TMS),” ujar Fauzan.

 Menurut Fauzan, data yang sudah memenuhi syarat (MS) tidak perlu lagi di verifikasi, sehingga pihak KPU hanya melakukan verifikasi faktual terhadap data dukungan yang TMS.

Namun Ia menyayangkan karena adanya beberapa data dukungan yang tidak dapat ditemui di lapangan. Saat dilakukan pencarian dilapangan terhadap data dukungan yang TMS.

“Ternyata banyak dari data tersebut tidak bisa ditemui di lapangan,” ungkap Fauzan, kemarin.

 Lebih lanjut Fauzan mengungkapkan sesuai jadwal tahapan verifikasi faktual dilaksanakan selambatnya sampai pada Kamis (10/5). Namun, karena ada beberapa data yang belum bisa ditemui maka tim verifikasi meminta LO untuk mengantarkan warga yang belum bisa ditemui tersebut selambatnya sampai Sabtu (12/5).

 Panwaslu dalam hal ini hanya memastikan bahwa pelaksanaan verifikasi faktual sudah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Dalam pelaksanaannya, Panwaslu tidak menemukan adanya unsur pelanggaran. “Unsur pelanggaran tidak ditemui, namun bukan berarti tidak ada kendala dalam pelaksanaan di lapangan. Contohnya ya seperti alamat yang tidak lengkap, bahkan ada ketua RT yang tidak mengetahui data warga yang tim maksudkan,” pungkas Fauzan. (ian/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 07:57

Bagi-bagi Hadiah, Timses DPD RI di DIY Dituntut Dua Bulan

BANTUL   -  Salah satu anggota tim sukses calon anggota…

Selasa, 15 Januari 2019 07:55

Partai-Partai Besar Miskin Gagasan

JAKARTA    -  Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti merespons…

Selasa, 15 Januari 2019 07:55

KPU Siapkan Layar Lebar untuk Pendukung Capres Nonton Debat Perdana

JAKARTA   -  KPU akan menyiapkan layar lebar pada saat…

Selasa, 15 Januari 2019 07:54

ICW Tagih Janji TKN Jokowi, Buka Data Golfer Penyumbang Dana Kampanye

JAKARTA   -  Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menegaskan…

Selasa, 15 Januari 2019 07:53

Suriadi Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Berita Hoax

BALIKPAPAN  -  Maraknya berita hoax (bohong) di media sosial (medsos)…

Senin, 14 Januari 2019 08:27

Tagih Janji Jokowi, 1.850 Perangkat Desa Ciamis ke Jakarta

CIAMIS   -  Sedikitnya 1.850 perangkat desa dari 258 Desa…

Senin, 14 Januari 2019 08:25

Cak Imin Minta Partai Gagal Electoral Threshold Gabung PKB

BOGOR  - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin…

Senin, 14 Januari 2019 08:25

Demokrat Ancam Pidanakan Ketum PSI soal The Prabowo Show

JAKARTA  - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai Ketua Umum…

Senin, 14 Januari 2019 08:24

Jelang Debat, Timses Jelaskan Program Jokowi dan Prabowo di Bidang Hukum-HAM

 Jakarta   - Kabid Humas DPP Ikatan Advokasi Indonesia (Ikadin)…

Senin, 14 Januari 2019 08:24

PSI Sesalkan Pindah Kuburan Lantaran Beda Pilihan Caleg

JAKARTA -  Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyesalkan kasus pemindahan 2…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*