MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 16 Mei 2018 08:17
Pedagang Pakaian Muslim Mulai Panen Raya
ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Meski ibadah puasa Ramadan ditetapkan mulai Kamis (17/5) besok, namun sejumlah pelaku usaha mengaku sudah mencatatkan omzet gemilang sejak sepekan terakhir. Pedagang pakaian muslim dan perlengkapan ibadah, salah satunya. Persiapan pun diklaim matang. Mulai volume stok yang berlipat ganda dari bulan sebelumnya hingga kemunculan koleksi khusus.

"Penjualan sepanjang Ramadan memang selalu ramai. Peningkatannya dimulai satu minggu sebelumnya dan semakin meningkat sepekan jelang Lebaran," kata Store Manager Rabbani, Adriani dijumpai Balikpapan Pos di sela aktitivitas di gerainya kawasan Ruko Bandar, kemarin.

Terkadang, ia mengaku kuwalahan dibuatnya. Saking melejitnya permintaan, tak jarang sebelum Ramadan mencapai penghujung, koleksi andalannya ludes lebih awal. "Seperti tahun lalu, koleksi (utama) kami habis sepekan sebelum Lebaran. Yang ada hanya sisanya, itupun tetap laku terjual," ungkapnya. 

Agar permintaan konsumen terakomodir dengan baik, Adriani mengaku menambah jumlah staf dan menambah jam operasional.

Dia merinci, dreslim menjadi koleksi busana muslimah yang ditawarkan Ramadan tahun ini. Harganya dibandrol mulai Rp 300 ribuan. Untuk koleksi jilbab, dia menawarkan koleksi pasminah instant alias mantan yang dipatok mulai Rp 80 ribuan. Sedangkan untuk kaum pria, pihaknya kembali mengandalkan koleksi kemeja koko alias Kemko. Harganya mulai Rp 200 ribuan. Tidak ketinggalan mukena dan pakaian muslim anak. 

"Tidak ada kenaikan harga hanya saja selama Ramadan enggak ada diskon," ungkapnya. Sarung menjadi satu-satunya koleksi yang mencatatkan kenaikan. Kenaikannya pun diklaim tidak terlalu tinggi. "Naik Rp 10 ribu dari Ramadan tahun lalu," ucapnya.

Hal senada juga dikemukakan Kasir Elzatta Balikpapan, Dila. Sebuah gerai pakaian muslim yang juga terletak di kawasan yang sama. Menurutnya sejak pekan lalu permintaan sudah melangit. Itu terjadi setiap Ramadan tiba. "Penjualan sudah ramai dua minggu sebelumnya," ungkapnya. Lonjakan permintaan semakin menjulang menjelang Lebaran. "Tahun lalu, antrean kasir bahkan sampai di pintu masuk," paparnya ramah. Padahal, jam operasionalnya bertambah satu setengah jam dari biasanya, tapi tetap saja ledakan permintaan setiap harinya tak terbendung. Ramadan pun menjadi momentum untuknya panen omzet.

"(Ramadan) Tahun lalu, penjualan mencapai Rp1,2 miliar. (padahal) Bulan normal hanya Rp 300 jutaan," jelasnya. Tentu saja, kenaikan tersebut diawali dengan penambahan stok berkali-kali lipat dari bulan normal. Sejak awal April koleksi edisi Ramadan sudah disiapkan. Dan terus berdatangan awal Mei. (dra/san)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 08:15

BTN Gandeng 10 Ribu Pengembang

JAKARTA  -  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah menjalin kemitraan dengan sekitar…

Senin, 20 Agustus 2018 08:09

DUH MIRIS..!! Harga TBS Terus Alami Penurunan

SAMARINDA    -   Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim terus mengalami…

Senin, 20 Agustus 2018 08:07

Penguatan Dolar AS, Jadi PR Berat

JAKARTA   -   Nilai tukar Rupiah diprediksi akan terus tertekan hingga akhir tahun. Pemerintah…

Senin, 20 Agustus 2018 08:05

Pengguna Membercard Ramayana Transaksi Rp 100 Ribu

Memeriahkan HUT ke-73 Kemerdekaan RI Ramayana Departemen Store Rapak Plaza lantai 2 memberikan banyak…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:41

Tiga Komoditas Alami Lonjakan Harga

PENAJAM  -  Menjelang Lebaran Iduladha 1934 Hijriyah, tiga komoditas kebutuhan pokok di Kabupaten…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:40

Harga Adem Ayem, Iduladha Diproyeksi Tidak Beri Tekanan

BALIKPAPAN  - Harga sejumlah bahan makanan yang cenderung adem ayem jelang Iduladha diproyeksi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:39

OSS Rampingkan Perizinan bagi Dunia Usaha

BALIKPAPAN  -  Pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pelaksanaan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:38

BBM Satu Harga Jangkau 66 Titik

JAKARTA   -   PT Pertamina telah merealisasikan BBM Satu Harga di 66 titik sampai…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:32

Bukan Sentra Produksi, Bea Cukai Fokus Pengawasan

BALIKPAPAN  - Bukan sentra produksi, Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:30

Dua Tugboat Tunda Pelayaran

BALIKPAPAN  -  Sepanjang dua minggu terakhir sejak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .