MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 16 Mei 2018 08:26
Delay Empat Jam, Emosi Penumpang Tumpah

Pesawat Lion Air Rute Jakarta-Balikpapan

LION DELAY : Penumpang Lion Air JT0762 saat mengantre menerima pembayaran kompensasi setelah empat jam mengalami delay. Sebelumnya, para penumpang menumpahkan emosi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Ratusan penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT0762 tujuan Balikpapan terkatung-katung selama empat jam di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Senin (15/5) lantaran terjadi keterlambatan (Delay) dari jadwal berangkat yang telah ditentukan.

"Menurut jadwal pesawat berangkat pukul 18.25 WIB," kata Tri Wijaya salah seorang penumpang saat menghubungi Balikpapan Pos, kemarin malam.

Semula, terang dia, keterlambatan terjadi selama 2,5 jam hingga 3 jam ke depan. Namun hingga waktu yang dijanjikan tiba, sinyal penumpang akan diberangkatkan belum juga tampak. Penumpang pun dibuat gerah, seluruh penumpang menumpahkan emosi hingga situasi menjadi memanas. Perwakilan Lion Air yang bertugas saat itu menjadi sasaran luapan kekecawaan. Meski mendapat kompensasi berupa makanan dan minuman, tak mampu meredam amarah penumpang.

"Kami hanya menerima satu kali makan berat dan minuman itupun juga menunggu tuntutan penumpang dan setelah 2 jam delay baru diberi. Padahal sesuai ketentuan harusnya dapat empat kali," kesal karyawan perusahaan properti ternama yang ekspansi ke Kota Minyak.

Kekesalan serupa diungkapkan Abdul Fai. Terlebih setibanya di Balikpapan, ia harus melanjutkan perjalanan jauh ke Kutai Barat.

"Kami dirugikan karena delay tidak diinformasikan sebelumnya. Setelah di bandara baru dikabari," tuturnya. 

Setali tiga uang Feri, warga Balikpapan yang juga terdaftar sebagai calon penumpang Lion Air ikut menumpahkan emosi.

"Pihak maskapai tidak ada inisiatif menginformasikan penyebabnya dan kapan kepastian berangkat. Justru kami yang bertanya, setelah kami bertanya baru diberi tahu dan katanya kami akan diberangkatkan dengan nomor JT151, pesawatnya dari Singapura, tapi itu pun masih wacana karena pesawatnya saja baru berangkat," jelasnya terdengar emosi.

Tanpa kepastian selama tiga jam, untuk kesekian kali amarah penumpang membara. Penumpang pun beramai-ramai menuntut kompensasi berupa uang tunai Rp 300 ribu per penumpang.

Selang satu jam setelah sebelumnya penantian hampa selama tiga jam, barulah penumpang mendapat kepastian berangkat. "Kami boarding pukul 22.10 WIB," sambung Tri Wijaya.

Terpisah saat dikonfirmasi, District Manager Lion Air Group area Balikpapan Ahmad Affandi membenarkan delay yang dialami ratusan penumpang tersebut.

"Penyebab delay karena persoalan operasional. Pesawat kami yang dari Singapura untuk melayani penerbangan ke Balikpapan terlambat mendarat," akunya.

Ia menerangkan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 151 rute Singapura - Bandara Soekarno-Hatta (CKG) mengalami delay dari seharusnya berangkat pukul 17.30 waktu setempat menjadi 19.50 waktu setempat. Sehingga baru tiba sekira pukul 22.15 WIB. Walhasil penerbangan menuju Balikpapan ikut mengalami penundaan.

"Dikarenakan ada masalah operasional jadi pesawat yang siap adalah pesawat tersebut. Jadi pesawat nomor penerbangan JT151 digunakan untuk penumpang nomor penerbangan JT762," paparnya kemudian.

Terkait kompensasi delay, Affandi mengatakan sudah sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89/2015 tentang penanganan keterlambatan penerbangan.

"Kami langsung melakukan penanganan keterlambatan penerbangan sesuai PM89 termasuk ganti rugi terhadap total 207 penumpang, karena memang sudah seharusnya dilakukan," urainya menenangkan.

Berikutnya, kata dia, pihaknya akan terus melakukan pembenahan operasional untuk mengurangi risiko terjadinya perbedaan waktu antara keberangkatan atau kedatangan agar sesuai dengan yang dijadwalkan. "Delay biasanya juga karena adanya rotasi ataupun perbaikan pesawat. Jadi kami mohon maaf," pungkasnya. (dra/san)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 08:37

Tukar Dua Tabung Elpiji 3 Kg dengan Elpiji Pinky, Gratis

BALIKPAPAN  -   Kabar gembira bagi warga kota yang menginginkan kenyamanan tinggi dalam…

Kamis, 24 Mei 2018 08:35

KPPU Yakinkan, Stok Daging Beku Cukup

BALIKPAPAN  -  Tren kenaikan harga daging ayam yang terjadi saat ini ditengarai akan memberi…

Kamis, 24 Mei 2018 08:27

Tiket Mudik Tujuan Surabaya, Semarang dan Jogja Ludes

BALIKPAPAN  -  Ibadah puasa Ramadan baru memasuki pekan pertama tapi tiket pesawat tujuan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:06

Gapura Angkasa Andalkan Joumpa

KPFM BALIKPAPAN  -  Joumpa adalah layanan VIP dari Gapura Angkasa yang memberikan kemudahan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:03

Pemudik Semayang Diproyeksi Naik 2-3 Persen

BALIKPAPAN  -   Gedung terminal Pelabuhan Semayang dipastikan akan optimal menampung calon…

Rabu, 23 Mei 2018 08:02

Handphone Center Rapak Plaza Ramai Pengunjung

BALIKPAPAN  -  Pusat  perbelanjaan Rapak Plaza tak pernah ketinggalan dalam urusan produk…

Selasa, 22 Mei 2018 08:27

Serunya Berbuka Puasa Diiringi Live Music

BALIKPAPAN  -   Menyantap hidangan berbuka puasa dengan berbagai pilihan menu memberi kenikmatan…

Selasa, 22 Mei 2018 08:18

Tambah Frekuensi Keberangkatan dan Terapkan Harga Bertingkat

BALIKPAPAN  -  Perusahaan pelayaran angkutan penumpang dan kendaraan PT Dharma Lautan Utama…

Selasa, 22 Mei 2018 08:16

Toyota Siapkan Mobil Listrik Kolaborasi dengan Tiongkok

PERCEPATAN  program elektrifikasi kendaraan di sejumlah negara memang tengah dipercepat realisasinya,…

Selasa, 22 Mei 2018 08:15

Integrasi PGN–Pertagas Guna Optimalisasi Holding BUMN Migas

SEBAGAI  kelanjutan dari pembentukan Holding BUMN Migas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .