MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Rabu, 16 Mei 2018 09:05
Investor Masih Kaji Ulang

Ganti Rugi Pembongkaran Kantor

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -   Pemkot Balikpapan telah memanggil investor supermal, guna meminta penjelasan terkait ganti rugi pembangunan Kantor Kecamatan Balikpapan Tengah dan Kelurahan Mekar Sari yang belum juga dibayar.

 Sekretaris Kota (Sekkot) Balikpapan Sayid MN Fadli mengaku, dirinya sudah mendapatkan laporan dari mantan Asisten II Pemkot Balikpapan, Sri Soetantinah terkait nasib dua kantor pelayanan publik yang digusur untuk kepentingan proyek supermal itu.

 “Saya mendapatkan laporan dari Asisten II bahwa investor sudah dipanggil dan diberikan penjelasan. Sekarang investor lagi mengkaji usulan yang diajukan oleh pemkot,” ujar Sayid, kemarin (15/5).

 Pihaknya, kata Sayid, memahami terkait lambatnya pembayaran ganti rugi untuk pembangunan dua kantor itu.

“Memang dulu sudah pernah disampaikan juga (keterlambatan, Red). Tapi, mungkin karena ada perubahan mekanisme yang saya enggak begitu mengerti, maka kami panggil lagi (investor) sebelum Ibu Asisten II pensiun. Laporan sementara ke aku seperti itu. Tindak lanjutnya, aku tidak tahu karena mereka masih mengkaji apa yang disurati oleh pemkot,” bebernya.

 

Akibat perubahan mekanisme itu, kata Sayid, maka investor masih melakukan kaji ulang untuk memenuhi permintaan pemkot. “Yang jelas target kami, minta secepatnya kalau bisa,” tandasnya.

 

Lebih jauh Sayid memaparkan, meski investor sudah membayar ganti rugi untuk dua kantor layanan masyarakat itu, namun pemkot tidak bisa langsung membangun.

 

“Enggak bisa kami langsung bangun karena ada tambahan biaya yang harus kami penuhi. Karena desain kantor yang akan dibangun lebih besar daripada sebelum dibongkar,” akunya.

 

Dikatakan, pihaknya tidak ingin membangun dua kantor itu seperti semula. Seharusnya dua kantor tersebut dibangun lebih besar sesuai tuntutan layanan yang bertambah komplet. “Tapi, kalau hanya membangun seperti dulu, ya bisa saja,” pungkasnya.

 

INVESTOR MINTA WAKTU PERTENGAHAN 2018

Dari Samarinda, investor pembangunan supermal rupanya meminta waktu lagi untuk melanjutkan penyelesaian pembangunan mal yang diprediksi akan menjadi mal terbesar se-Kalimantan itu.

Menurut keterangan Ketua Komisi II DPRD Kaltim Edi Kurniawan, investor meminta waktu hingga pertengahan tahun ini. Mengapa pertengahan tahun? Karena proyeksi keadministrasian akan rampung, terutama terkait peralihan status lahan dari selama ini milik Pemprov Kaltim dihibahkan ke Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya (MBS) Kaltim.

“Nah, dari penjelasan mereka, proses peralihan hingga surat tanahnya itu membutuhkan waktu sampai 2 tahunan untuk mengurusnya. Nah, itulah kemudian yang terlihat investor dan kontraktor masih tak berani membangun,” kata Edi, kemarin.

Namun, lanjutnya, investor meyakinkan pertengahan tahun ini semua yang terkait status lahan berikut surat-suratnya akan rampung.

“Ya, kita berikan lah waktu sampai pertengahan tahun 2018 ini. Ya, mungkin usai Idulfitri-lah. Kalau juga sampai habis Lebaran itu tak ada progresnya, ya, kita komisi II akan panggil mereka kembali untuk kita akan evaluasi,” ujarnya.

Terkait pergantian lahan untuk kantor lurah dan kecamatan, dijelaskan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kaltim ini, hal itu tidak sepenuhnya keterlambatan dari investor. Melainkan, karena ketersediaan lahan yang seharusnya menjadi tanggung jawab Pemkot Balikpapan belum tersedia.

“Nah, coba tanyakan soal lahannya itu ke Pemkot Balikpapan. Kalau lahannya sudah ada, mereka investor sewaktu kami tanyakan itu, komitmen untuk membangunnya. Karena mereka ‘kan memang komitmen untuk mengganti dengan kantor yang baru,” terangnya.

Dia berharap, persoalan supermal akan cepat rampung. Jikapun harus berlanjut ataupun dihentikan pembangunannya, maka harus diketahui alasannya dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Intinya semua bisa dipertanggungjawabkan lah. Kami, Komisi II DPRD Kaltim, akan terus memantau perkembangannya,” tandasnya. (tur/hai/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 08:52

Ekonomi Lesu, Penyumbang Hewan Kurban Menurun

BALIKPAPAN  -   Pengelola hewan kurban Masjid Agung  At-Taqwa, Jalan Jenderal Sudirman,…

Senin, 20 Agustus 2018 08:49

Progres Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Capai 65 Persen

BALIKPAPAN  -  Proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda yang ditangani PT Jasa Marga, tidak sepenuhnya…

Senin, 20 Agustus 2018 08:47

Pemkot Lelang Pengadaan Dua Unit Shuttle Bus

BALIKPAPAN  -  Pengadaan shuttle bus kini dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP).…

Senin, 20 Agustus 2018 08:44

Tanah Tak Bersengketa, Segera Urus PTSL

BALIKPAPAN  -  Kemudahan dan percepatan dalam pembuatan sertifikat tanah bagi masyarakat benar-benar…

Senin, 20 Agustus 2018 08:42

WADUH..!! Gizi Buruk Capai Delapan Kasus

BALIKPAPAN  -  Memasuki Agustus ini, ada delapan kasus gizi buruk di Kota Minyak. Sosialisasi…

Senin, 20 Agustus 2018 08:41

O’Chicken Buka Cabang Pertama di Balikpapan

Bisnis fried chicken memang tidak pernah surut diterpa zaman. Berbagai brand atau merek bermunculan…

Senin, 20 Agustus 2018 08:38

Bangga, Nasdem Raih Tiga Kursi di Legislatif

BALIKPAPAN  -   Mundurnya Redy Asmara dari jabatan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai…

Minggu, 19 Agustus 2018 08:54

Akhir Bulan, Mutasi Lurah dan Kasubag

BALIKPAPAN - Sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkot Balikpapan akan dilakukan mutasi…

Minggu, 19 Agustus 2018 08:51

Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka

BALIKPAPAN - Ribuan warga tumpah ruah di Lapangan Merdeka, Jalan Jendral Sudirman, Sabtu (18/8) pagi.…

Minggu, 19 Agustus 2018 08:47

Pasar Beler Bikin Macet, Mana Nih Satpol PP?

BALIKPAPAN - Meskipun telah dilarang. Namun sampai saat ini pasar di Jalan Beler, Kelurahan Sumber Rejo,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .