MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 16 Mei 2018 09:19
Kasus Narkoba Tempati Posisi Puncak

Pidana Umum Ditangani Kejari Penajam

DIMUSNAHKAN: Kejari Penajam memusnahkan barang bukti perkara baik itu senjata tajam maupun narkotika, karena kasusnya telah melalui proses sidang pengadilan.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam memusnahkan barang bukti kasus pidana umum (pidum) berupa senjata tajam jenis badik, parang dan senjata rakitan serta narkotika di kantor Kejari Penajam, Selasa (15/5). Pemusnahan yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Penajam Darfiah ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Setkab PPU Suhardi, Kapolres PPU AKBP Sabil Umar, Kepala Dinas Kesehatan dr Arnold Wayong dan Kepala Disdikpora Marjani.

Barang bukti senjata tajam dimusnahkan dengan cara digurinda. Sementara barang bukti sabu-sabu dan pil koplo dilarutkan kedalam minyak tanah kemudian dibuang di closet. Untuk barang bukti berupa bong atau alat isap sabu-sabu dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kajari Penajam Darfiah mengungkapkan, kasus pidana umum yang ditangani oleh kejaksaan yang menempati urutan pertama adalah kasus narkotika. Yakni sebanyak 30 kasus. Sementara perkara orang dan harta benda seperti kekerasan hanya lima kasus dan enam kasus ketertiban umum yang meliputi perjudian. Serta satu kasus perlindungan anak. Barang bukti perkara yang dimusnahkan ini telah melalui proses sidang dan status hukumnya telah dinyatakan inkra. “Sabu-sabu yang dimusnahkan 1,331 gram dan 7.961 butir pil koplo,” kata Darfiah pada media ini.

Darfiah menyatakan, barang bukti kasus narkoba yang dimusnahkan tersebut merupakan sisa dari Laboratorium Forensik Cabang Surabaya. Jadi, yang dimusnahkan itu adalah sampel dari barang bukti yang dibawa ke persidangan sebelumnya. Karena sebagian besar barang bukti lainnya telah dimusnahkan oleh pihak kepolisian.

“Kita bekerja sama dengan pihak kepolisian bahwa pada tahap penyidikan sebagian besar barang bukti narkotika telah dimusnahkan. Nah, yang dimusnahkan hari ini hanya sampel yang dibawa di persidangan. Barang bukti itu dimusnahkan untuk menghindari penyalahgunaan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” terangnya.

Sebanyak 30 kasus yang telah melewati proses persidangan ini adalah kasus yang diungkap oleh kepolisian dari Januari-April. Karena untuk kasus di Mei ini masih dalam proses. Para terpidana kasus narkoba, Darfiah mengungkapkan, rata-rata divonis lima tahun penjara.

“Barang bukti sabu-sabu 1 kilogram ke atas itu hukumannya seumur hidup sampai hukuman mati. Pelaku narkoba yang telah divonis itu rata-rata lima tahun penjara karena barang buktinya hanya sedikit atau hanya ada yang 1 gram, 2 gram. Karena hukuman bagi pelaku narkoba itu snagat tergantung dengan barang bukti yang ditemukan,” jelasnya.

Darfiah mengungkapkan, kasus narkoba setiap tahun mengalami peningkatan. Karena itu dibutuhkan kerja sama lintas sektor untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. “penegak hukum, pemerintah daerah dan masyarakat harus bersinergi dalam memerangi narkoba. Indonesia merupakan pasar narkoba, karena berada di urutan keenam. Masih di bawah China di urutan kedua sebagai pengguna narkoba tertinggi,” tandasnya. (kad/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:13

Polres Lidik Kebakaran Lahan Milik KMS

PENAJAM  -  Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:11

Peringatan HUT Ke-73 RI Digelar Secara Sederhana

PENAJAM  -  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia di Kabupaten Penajam…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:10

22 Warga Binaan Dapat Remisi Bebas

TANA PASER  - Sedikitnya 121 warga binaan Rumah Tahanan Kelas II B Tanah Grogot mendapatkan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:09

Ada Dana Sisa Hibah Pilbup PPU, Uangnya Mau Diapakan?

PENAJAM  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU) akan mengembalikan dana…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:09

Katsul Wijaya Duduki Jabatan Baru

TANA PASER  – Setelah kurang lebih 9 tahun bertugas mengurusi desa, Katsul Wijaya yang dikenal…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:09

Nama Kasubden 3 Den A Brimob Pelopor Dicatut

TANA PASER  -  Nama Kepala Subden 3 Den A Brimob Pelopor Paser, AKP Agus Susanto dicatut oknum…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:07

Tingkatkan Produksi Cabai

TANA PASER  – Dinas Pertanian Kabupaten Paser menyalurkan bantuan peralatan pengolah…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:51

10 Hektare Lahan Perkebunan KMS Terbakar

PENAJAM  -  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi wilayah perkembunan kelapa sawit…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:50

Terkendala Anggaran Tagihan Listrik

PENAJAM  -  Lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam,…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:49

Kampung Mului Ditetapkan Sebagai MHA

TANA PASER  –  Bupati Paser, Yusriansyah Syarkawi menetapkan Kampung Mului yang berada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .