MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 16 Mei 2018 09:19
Kasus Narkoba Tempati Posisi Puncak

Pidana Umum Ditangani Kejari Penajam

DIMUSNAHKAN: Kejari Penajam memusnahkan barang bukti perkara baik itu senjata tajam maupun narkotika, karena kasusnya telah melalui proses sidang pengadilan.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam memusnahkan barang bukti kasus pidana umum (pidum) berupa senjata tajam jenis badik, parang dan senjata rakitan serta narkotika di kantor Kejari Penajam, Selasa (15/5). Pemusnahan yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Penajam Darfiah ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Setkab PPU Suhardi, Kapolres PPU AKBP Sabil Umar, Kepala Dinas Kesehatan dr Arnold Wayong dan Kepala Disdikpora Marjani.

Barang bukti senjata tajam dimusnahkan dengan cara digurinda. Sementara barang bukti sabu-sabu dan pil koplo dilarutkan kedalam minyak tanah kemudian dibuang di closet. Untuk barang bukti berupa bong atau alat isap sabu-sabu dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kajari Penajam Darfiah mengungkapkan, kasus pidana umum yang ditangani oleh kejaksaan yang menempati urutan pertama adalah kasus narkotika. Yakni sebanyak 30 kasus. Sementara perkara orang dan harta benda seperti kekerasan hanya lima kasus dan enam kasus ketertiban umum yang meliputi perjudian. Serta satu kasus perlindungan anak. Barang bukti perkara yang dimusnahkan ini telah melalui proses sidang dan status hukumnya telah dinyatakan inkra. “Sabu-sabu yang dimusnahkan 1,331 gram dan 7.961 butir pil koplo,” kata Darfiah pada media ini.

Darfiah menyatakan, barang bukti kasus narkoba yang dimusnahkan tersebut merupakan sisa dari Laboratorium Forensik Cabang Surabaya. Jadi, yang dimusnahkan itu adalah sampel dari barang bukti yang dibawa ke persidangan sebelumnya. Karena sebagian besar barang bukti lainnya telah dimusnahkan oleh pihak kepolisian.

“Kita bekerja sama dengan pihak kepolisian bahwa pada tahap penyidikan sebagian besar barang bukti narkotika telah dimusnahkan. Nah, yang dimusnahkan hari ini hanya sampel yang dibawa di persidangan. Barang bukti itu dimusnahkan untuk menghindari penyalahgunaan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” terangnya.

Sebanyak 30 kasus yang telah melewati proses persidangan ini adalah kasus yang diungkap oleh kepolisian dari Januari-April. Karena untuk kasus di Mei ini masih dalam proses. Para terpidana kasus narkoba, Darfiah mengungkapkan, rata-rata divonis lima tahun penjara.

“Barang bukti sabu-sabu 1 kilogram ke atas itu hukumannya seumur hidup sampai hukuman mati. Pelaku narkoba yang telah divonis itu rata-rata lima tahun penjara karena barang buktinya hanya sedikit atau hanya ada yang 1 gram, 2 gram. Karena hukuman bagi pelaku narkoba itu snagat tergantung dengan barang bukti yang ditemukan,” jelasnya.

Darfiah mengungkapkan, kasus narkoba setiap tahun mengalami peningkatan. Karena itu dibutuhkan kerja sama lintas sektor untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. “penegak hukum, pemerintah daerah dan masyarakat harus bersinergi dalam memerangi narkoba. Indonesia merupakan pasar narkoba, karena berada di urutan keenam. Masih di bawah China di urutan kedua sebagai pengguna narkoba tertinggi,” tandasnya. (kad/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 09:22

Ramadan, Pasar Senaken Malah Sepi Pembeli

TANA PASER  –  Jam menunjukkan pukul 10.00 Wita. Situasi di Pasar Induk Penyembolum,…

Kamis, 24 Mei 2018 09:20

DPRD Ingatkan Bupati Tidak Tebang Pilih

PENAJAM  -   Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menekankan kepada pemerintah daerah untuk…

Kamis, 24 Mei 2018 09:19

Rutan Kelas IIB Tanah Grogot Tingkatkan Pengamanan

TANA PASER  –   Guna menghindari masuknya barang-barang terlarang kepada tahanan dan…

Kamis, 24 Mei 2018 09:18

Utamakan Kepentingan Masyarakat, Berharap Jembatan Tol Terwujud

PENAJAM  -  Sebagaimana tradisi Safari Ramadan yang dilakukan jajaran pejabat Pemkab Penajam…

Kamis, 24 Mei 2018 09:17

11 Desa Belum Terima ADD Tahap Pertama

PENAJAM - Sebanyak 11 desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum medapatkan kucuran alokasi dana…

Rabu, 23 Mei 2018 08:50

Banyak Angkutan Sawit Melebihi Kapasitas

TANA PASER  -  Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser berharap bantuan pengadaan jembatan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:48

Nicko Anggap Sudah Lewat

PENAJAM  -   Pembangunan Jembatan Tol Penajam-Balikpapan tak lama lama lagi terwujud. Digadang-gadang…

Rabu, 23 Mei 2018 08:47

Kampung Warna-Warni Kini Dialiri Listrik

TANA PASER  -  Setelah menanti cukup lama, akhirnya 20 kepala keluarga yang bermukim di Kampung…

Rabu, 23 Mei 2018 08:46

Ditarget 78 Persen Partisipasi Pemilih

PENAJAM  -  Pemilihan bupati (Pilbup) Penajam Paser Utara (PPU) 2018, Komisi Pemilihan Umum…

Rabu, 23 Mei 2018 08:44

Debat Paslon Digelar di Jakarta

PENAJAM  -  Debat pasangan calon bupati dan wakilbupati Penajam Paser Utara (PPU) akan dilaksanakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .