MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Jumat, 18 Mei 2018 07:42
Tidak Jera Pasang APK Ilegal
TEGAS: Panwaslu kembali mencopot APK yang dipasang tidak sesuai ketentuan.

PROKAL.CO, SANGATTA   -   Panwaslu Kutai Timur (Kutim) menjalin kerjasama dengan Satpol PP  untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dianggap menyalahi aturan. Penertiban tersebut dilakukan di sejumlah Kecamatan se Kutim. Penertiban seperti ini sudah kesekian kali dilakukan petugas, tak ada sanksi tegas membuat oknum tim paslon tetap memasang APK ilegal.

Hingga saat ini, ratusan APK liar telah ditertibkan dan disita tim gabungan. Hal tersebut diutarakan oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Kutim, Idris.

Dia mengatakan, penertiban ini merupakan tindakan tegas panwaslu atas pelanggaran yang dilakukan setiap paslon. Menurutnya semua kegiatan yang dilakukan mengacu pada peraturan yang berlaku.

"Kami tertibkan APK yang tidak sesuai dengan PKPU no 4 tentang kampanye, terkait dengan izin cetak dan kesepakatan antara KPU dan tim paslon. Terutama daerah terlarang seperti median jalan, sarana umum, tiang listrik, pohon, tempat ibadah dan tempat pendidikan," ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (17/5).

Dalam menertibkan APK ilegal tersebut, pihaknya membagi tugas menjadi empat tim. Hal tersebut dilakukan guna memudahkan pekerjaan yang ada. "Kami terus lakukan koordinasi dengan tim lain. Hal itu dilakukan agar mampu mencegah kesalahan terjadi," terangnya.

Dia mengungkapkan telah melakukan inventarisir sejak dua pekan lalu kemudian memberi imbauan pada setiap paslon. Namun dengan alasan tidak diindahkan menjadi dasar pihaknya mengambil tindakan penurunan paksa APK.

"Setiap paslon sudah diberi imbauan, tapi tidak ada yang berinisiatif untuk menurunkan sendiri. Jadi kami berkoordinasi dengan panwascam untuk penertiban serentak di 18 kecamatan," tandasnya.

Idris menjelaskan rekapan data dari tiga kecamatan mencapai ratusan pelanggaran. Selain dari itu, daerah dengan jumlah pelanggaran tertinggi diraih oleh Sangatta Utara.

"Baliho enam, spanduk 17, umbul-umbul 44, poster 30, banner 81, lainnya seperti bendera atau yang tidak diatur dalam PKPU no 4 sebanyak 22. Itu semua kami copot paksa," paparnya. (*/la/kpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 29 Januari 2019 07:56

KPU Coret Satu Caleg Dapil Sepaku

PENAJAM  -  KPU Penajam Pasar Utara  (PPU) resmi mencoret satu…

Selasa, 29 Januari 2019 07:55

Lima Partai Pilihan Generasi Milenial

JAKARTA   -  Survei yang dilakukan Center for Political Communication…

Selasa, 29 Januari 2019 07:54

Bawaslu Tentukan Status Laporan Jokowi Langgar Kampanye 7 Februari

JAKARTA   -  Bawaslu DKI Jakarta segera memutuskan status laporan…

Selasa, 29 Januari 2019 07:53

DPR Cecar KPK, soal Wacana Caleg Laporkan LHKPN Sebelum Dilantik

JAKARTA  -  KPK membuka wacana pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara…

Senin, 28 Januari 2019 07:56

Garbi Tegaskan Netral pada Pemilu 2019

BALIKPAPAN   -  Gerakkan Arah Baru Indonesia (Garbi) Kaltim menyatakan…

Senin, 28 Januari 2019 07:54

Butuh Kedewasaan dalam Berpolitik

BALIKPAPAN  -  Partai Gerindra terus melakukan konsolidasi secara internal guna…

Sabtu, 26 Januari 2019 07:33

Bawaslu Gugurkan Satu Caleg Partai Hanura

PENAJAM  -  Harapan Abd Rahman, calon anggota DPRD Penajam Paser…

Sabtu, 26 Januari 2019 07:32

Abd Rahman Tak Permasalahkan Dicoret dari Caleg

PENAJAM  -  Calon anggota DPRD Penajam Pasar Utara (PPU) daerah…

Sabtu, 26 Januari 2019 07:31

Fahri Ajukan Eksekusi Rp 30 Miliar

JAKARTA  – Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan pemecatan Fahri…

Jumat, 25 Januari 2019 07:58

Nasib Caleg Dapil Sepaku Ditentukan Hari Ini

PENAJAM  -  Nasib satu calon anggota legislative (caleg) Penajam Paser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*