MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Jumat, 18 Mei 2018 07:42
Tidak Jera Pasang APK Ilegal
TEGAS: Panwaslu kembali mencopot APK yang dipasang tidak sesuai ketentuan.

PROKAL.CO, SANGATTA   -   Panwaslu Kutai Timur (Kutim) menjalin kerjasama dengan Satpol PP  untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dianggap menyalahi aturan. Penertiban tersebut dilakukan di sejumlah Kecamatan se Kutim. Penertiban seperti ini sudah kesekian kali dilakukan petugas, tak ada sanksi tegas membuat oknum tim paslon tetap memasang APK ilegal.

Hingga saat ini, ratusan APK liar telah ditertibkan dan disita tim gabungan. Hal tersebut diutarakan oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Kutim, Idris.

Dia mengatakan, penertiban ini merupakan tindakan tegas panwaslu atas pelanggaran yang dilakukan setiap paslon. Menurutnya semua kegiatan yang dilakukan mengacu pada peraturan yang berlaku.

"Kami tertibkan APK yang tidak sesuai dengan PKPU no 4 tentang kampanye, terkait dengan izin cetak dan kesepakatan antara KPU dan tim paslon. Terutama daerah terlarang seperti median jalan, sarana umum, tiang listrik, pohon, tempat ibadah dan tempat pendidikan," ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (17/5).

Dalam menertibkan APK ilegal tersebut, pihaknya membagi tugas menjadi empat tim. Hal tersebut dilakukan guna memudahkan pekerjaan yang ada. "Kami terus lakukan koordinasi dengan tim lain. Hal itu dilakukan agar mampu mencegah kesalahan terjadi," terangnya.

Dia mengungkapkan telah melakukan inventarisir sejak dua pekan lalu kemudian memberi imbauan pada setiap paslon. Namun dengan alasan tidak diindahkan menjadi dasar pihaknya mengambil tindakan penurunan paksa APK.

"Setiap paslon sudah diberi imbauan, tapi tidak ada yang berinisiatif untuk menurunkan sendiri. Jadi kami berkoordinasi dengan panwascam untuk penertiban serentak di 18 kecamatan," tandasnya.

Idris menjelaskan rekapan data dari tiga kecamatan mencapai ratusan pelanggaran. Selain dari itu, daerah dengan jumlah pelanggaran tertinggi diraih oleh Sangatta Utara.

"Baliho enam, spanduk 17, umbul-umbul 44, poster 30, banner 81, lainnya seperti bendera atau yang tidak diatur dalam PKPU no 4 sebanyak 22. Itu semua kami copot paksa," paparnya. (*/la/kpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 09:38

Petahana yang Gugur di Fase Awal, Bakal Gugat Pansel KPU

SAMARINDA – Sembilan nama yang gugur dalam seleksi awal komisioner…

Senin, 19 November 2018 09:37

Masalah Longsor, Air Bersih dan Pendidikan

BALIKPAPAN - Anggota DPRD Dapil Balikpapan Tengah Riri Saswita Diano…

Senin, 19 November 2018 09:35

Warga Butuh Air Bersih dan Ambulans

BALIKPAPAN - Anggota DPRD Dapil Balikpapan Barat Abdul Jabbar menggelar…

Sabtu, 17 November 2018 00:47

Ma'ruf Dilaporkan ke Bawaslu, Paslon Diminta Jaga Bicara

JAKARTA -  Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, dilaporkannya calon wakil…

Sabtu, 17 November 2018 00:46

Kritikan Mega Ingatkan Prabowo

JAKARTA   -   Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, pandangan Ketua…

Sabtu, 17 November 2018 00:46

Hasto Warning Parpol dan Caleg Pengusung

SURABAYA   -  Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf…

Jumat, 16 November 2018 07:49

Sandiaga Uno Ungkap Janji ke SBY

JAKARTA   -  Cawapres Sandiaga Uno bicara soal janji yang…

Jumat, 16 November 2018 07:47

Status KPU Parimo, Kewenangan KPU RI

PALU   -  Dalam sosialisasi rekrutmen anggota KPU kabupaten/kota yang…

Jumat, 16 November 2018 07:46

Bawaslu Belum Pastikan Sanksi

BANJARBARU   -   Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarbaru belum …

Jumat, 16 November 2018 07:45

Dewan Usulkan Puskesmas Baru

BALIKPAPAN  - Tak bisa dipungkiri, wilayah Balikpapan Selatan yang memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .