MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Sabtu, 19 Mei 2018 00:48
Pasangan Asyik Masih Berpeluang Ikut Debat

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat mengatakan, lembaganya masih mempelajari rekomendasi Bawaslu Jawa Barat atas pelanggaran aturan kampanye yang dilakukan oleh pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu karena memamerkan kaos bertuliskan ”2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden” saat Debat Sesi Kedua, beberapa waktu lalu.

 

Yayat mengatakan, KPU memiliki waktu 7 hari mempelajari rekomendasi Bawaslu tersebut untuk pemberian sanksi pada pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu. ”Saat ini masih dipelajari oleh tim hukum (KPU Jabar). Dan hasilnya akan dibawa sebagai bahan Rapat Pleno KPU, kira-kira apa sanksi yang akan diberikan,” kata dia saat dihubungi wartawan, Kamis (17/5).

 

Yayat mengatakan, dari rekomendasi Bawaslu, bahwa apa yang dilakukan oleh pasangan Asyik ini termasuk pelanggaran administrasi karena membawa atribut selain atribut pasangan calon, maka dirinya menepis kemungkinan pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra, PAN dan PKS ini mendapat sanksi larangan mengikuti debat terbuka putaran ketiga.

 

”Untuk larangan mengikuti debat itu pada pasangan calon yang sebelumnya tidak mengikuti debat, sanksinya dilarang mengikuti debat berikutnya. Tapi kalau Bawaslu memberikan rekomendasi adanya pelanggaran administrasi ini arahnya ke peringatan, ke surat peringatan,” terang Yayat.

 

Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat Harminus Koto mengatakan, lembaganya memutuskan merekomendasikan pasangan calon gubernur Sudrajat-Ahmad Syaikhu melanggar aturan kampanye saat debat pemilihan gubernur di kampus Universitas Indonesia yang berjung ricuh di Depok, 14 Mei 2018. ”Pelanggaran sudah terbukti. Pasangan calon melakukan pelanggaran karena dalam debat itu tidak boleh membawa atribut di luar dari pada atribut kampanye,” kata dia saat dihubungi, Rabu (16/5)

 

Sementara, Ketua tim pemenangan pasangan Asyik (Sudrajat-Ahmad Syaikhu), Haru Suandharu mengatakan, belum bisa menanggapi rekomendasi Bawaslu tersebut. ”Saya belum menerima suratnya. Jadi saya mau terima dulu untuk dipelajari. Baru setelah itu akan kita tanggapi. Kalau sekarang masih katanya,” kata dia.

 

Haru mengatakan, yang disampaikan pasangan Asyik itu meneruskan aspirasi masyarakat yang menginginkan pergantian kepemimpinan nasional dalam Pemilu 2019. ”Itu bagian dari aspirasi. Dan kita sebagai warga negara bebas untuk berpendapat. Sehingga itu mestinya gak jadi persoalan,” kata dia.

 

Sebelumnya, acara debat terbuka Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 yang berlangsung di Balairung Universitas Indonesia sempat mengalami kericuhan. Ini terjadi saat pasangan Sudrajat-Syaikhu menyampaikan pernyataan penutupnya. ”Kalau 2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden,” kata Sudrajat di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (14/5).

 

Sementara itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera justru yakin duet Sudrajat-Syaikhu elektabilitasnya makin meroket. ”Kami yakin, justru elektabilitas Asyik kian meroket,” kata Mardani, kepada INDOPOS.

 

Ia memahami, dalam Pilkada memang ada aturannya. Namun, Mardani berpendapat bahwa tim kampanye Sudrajat-Syaikhu partai pasti memiliki alasannya. ”PKS mengapresiasi kecerdasan pasangan Asyik mengangkat isu yang memang banyak disuarakan masyarakat Jawa Barat,” lanjut Mardani. (dil/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 07:50

Satria Gerindra Deklarasikan #2019PrabowoSandi

JAKARTA   -  Pengurus Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (PP Satria) Gerindra menggaungkan…

Kamis, 20 September 2018 07:48

Kubu Jokowi Sindir Nama Koalisi

JAKARTA   -  Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menamakan tim suksesnya Koalisi Adil dan…

Kamis, 20 September 2018 07:47

Kubu Jokowi Sindir Nama Koalisi

JAKARTA   -  Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menamakan tim suksesnya Koalisi Adil dan…

Kamis, 20 September 2018 07:47

Kubu Jokowi Sindir Nama Koalisi

JAKARTA   -  Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menamakan tim suksesnya Koalisi Adil dan…

Kamis, 20 September 2018 07:46

Bamsoet Sarankan SBY Dorong KPK Tuntaskan Century

JAKARTA   -  Ketua DPR Bambang Soesatyo mendukung langkah Presiden RI Keenam Susilo Bambang…

Kamis, 20 September 2018 07:44

Polres Paser Siagakan 400 Personil

TANA PASER  –  Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra memimpin dan memasangkan pita kepada…

Rabu, 19 September 2018 07:33

Ini Alasan Kubu Prabowo-Sandi Belum Matangkan Struktur Timses

JAKARTA   -  Kubu bakal calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum…

Rabu, 19 September 2018 07:31

Gerindra dan PKS Berebut Kursi Wagub DKI

JAKARTA  -  Belum ada kata sepakat antara Gerindra dengan PKS soal wagub DKI Jakarta pengganti…

Rabu, 19 September 2018 07:31

Persiapan Coblosan Ulang di Sampang

SAMPANG   -  Coblosan Ulang Pilkada Sampang rencananya akan digelar 27 Oktober 2018. Bagaimana…

Rabu, 19 September 2018 07:30

Targetkan Partisipasi Pemilih Mencapai 77,5 Persen

JAKARTA   -   Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .