MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Sabtu, 19 Mei 2018 01:40
Pejabat Bapelitbang Berpotensi Dipecat

Tidak Masuk Kerja Hampir Setahun, Langgar PP 53

PROKAL.CO, PENAJAM - Pejabat Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) indisipliner sementara ditangani oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

Sekkab PPU Tohar menekankan, Kabid Penelitian dan Pengembangan Bapelitbang PPU Cristian Nur Selamat akan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dengan tindakan indisipliner pada Senin (21/5) depan. “Hari senin kita panggil yang bersangkutan untuk dikonfirmasi agar dapat mengetahui apa alasannya sehingga tidak mematuhi ketentuan hari kerja,” kata Tohar pada media ini, Jumat (18/5).

Pejabat eselon III ini tidak masuk kerja hampir setahun. Berdasarkan catatan Bapelitbang, yang bersangkutan mulai tidak menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparatur sipil negara (ASN) sejak Agustus 2017.

Tindakan indisipliner itu bisa saja mengantarkan Cristian Nur Selamat keluar dari gerbang ASN alias dipecat. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, bagi pegawai yang tidak masuk kerja 46 hari akumulasi dalam setahun berpotensi mendapatkan sanksi berat atau pemberhentian. Apalagi tidak masuk kerja hampir setahun.

Tohar menegaskan, pejabat Bapelitbang ini bisa saja mendapat sanksi pemberhentian sebagai ASN. Jika tindakan indisipliner tersebut melanggar PP Nomor 53. “Bisa saja mengarah ke sana (pemecatan, Red.) kalau memang memenuhi unsur seperti yang dalam peraturan pemerintah tersebut,” jelasnya.

 Kepala Bapelitbang pun telah melakukan tindakan sesuai kewenangan. Salah satunya menegur yang bersangkutan atas tindakan indisipliner tersebut. Bahkan telah diberikan surat peryataan tidak puas. Upaya pemberian sanksi ringan oleh atasannya tersebut, pejabat eselon III ini tetap tidak mengindahkan. Sehingga kasus ini berproses di BKPP.

“Untuk internal Bapelitbang dari aspek manajemen sudah dilakukan. Artinya hubungan antara atasan dengan staf itu sudah habis. Karena itu dilimpahkan ke BKPP. Nah, BKPP lagi yang melakukan tindakan,” pungkasnya. (kad/cal)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 10:27

Jaga Stabilitas Harga dan Cegah Permainan Tengkulak

PENAJAM- Sekretaris Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Thohiron…

Kamis, 21 Maret 2019 10:25

Perbaiki Gizi, Bentuk Tim Penanggulangan Stunting

PENAJAM- Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pernah mendapat predikat tertinggi…

Kamis, 21 Maret 2019 10:25

110 Calon Siswa Polri Jalani Rikmin

TANA PASER – Sedikitnya 110 calon siswa (casis) mengikuti rikmin…

Kamis, 21 Maret 2019 10:24

KLB Dicabut, Pemkab Galakkan Jumat Bersih

TANA PASER – Pemkab Paser mencabut status Kejadian Luar Biasa…

Kamis, 21 Maret 2019 10:23

Tiga ASN Indisipliner Masih Diproses

PENAJAM- Tiga aparatur sipil negara (ASN) indisipliner di lingkungan pemerintah…

Kamis, 21 Maret 2019 10:22

Jalan Petung-Sepaku dan Sotek-Bongan Jadi Prioritas

PENAJAM-Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud (AGM)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:14

DBD Serang Penajam dan Sepaku

PENAJAM- Kasus deman berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Penajam Paser…

Rabu, 20 Maret 2019 10:13

Laporan Kinerja OPD Disusun Jadi LKPj Bupati 2018

TANA PASER – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:12

Satu THL Sekretariat DPRD Positif Narkoba

PENAJAM- Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Penajam Paser Utara (PPU) mendeteksi…

Rabu, 20 Maret 2019 10:10

Potensi PAD Belum Dikelola Maksimal

PENAJAM- Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Nanang Ali menilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*