MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Sabtu, 19 Mei 2018 02:03
Pemkot Tunggu Persetujuan DPRD

Restui Megaproyek Jembatan Tol Teluk Balikpapan

Rahmad Mas’ud

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Meskipun Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak telah memastikan Pemkot Balikpapan dan Pemkab Penajam telah menemukan kata sepakat dalam pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan yang menghubungan Kota Minyak dengan Penajam. Namun, Plt Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, masih berbeda pandangan. Restu belum sepenuhnya diberikan.

 "Namun sejauh ini pemerintah kota masih menunggu regulasi dan persetujuan dari DPRD Balikpapan terkait pembangunan jembatan tol Balikpapan–Penajam. Kita (Pemkot) tidak bisa sertamerta memberikan persetujuan tanpa adanya dukugan dari dewan," ujar Rahmad kepada Balikpapan Pos, kemarin (18/5).

 Rahmad mengaku, sejauh ini untuk titik di sisi darat jembatan di Balikpapan belum ada pembahasan. Selain itu kata dia, sepanjang regulasi jelas dan ada kesepakatan dari DPRD Balikpapan dan pemkot, maka dirinya siap dan mendukung penuh pembangunan jembatan tol Balikpapan-Penajam.

 "Dalam pembangunan jembatan tentunya ada penyertaan modal dari APBD kota. Nah, hal ini jelas harus melibatkan DPRD Balikpapan," ungkap pria yang juga menjabat ketua DPD Golkar Balikpapan ini.

 Sebelumnya, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak bersama Bupati Yusran Aspar serta pejabat Kementerian PUPR dan Waskita Karya melakukan launching pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan di Halaman Kantor Bupati Kilometer 9 Nipahnipah, Minggu (13/5) lalu.

Namun, dalam launching tersebut, pemkot Balikpapan hanya diwakili staf ahli pemkot. Rencananya groundbreaking pembangunan jembatan bakal dimulai September mendatang.

Proses pembangunan jembatan ini dimulai dengan keluarnya izin ketinggian jembatan mencapai 50 meter dengan panjang 6,5 kilometer.

 Megaproyek terbesar di Kaltim ini, diperkirakan akan menghabiskan anggaran Rp 12 triliun tanpa menggunakan APBN. Namun, murni dibangun menggunakan anggaran swasta yang dikerjakan melalui konsorsium antara PT Waskita Karya dan APBD masin-masing dari Pemprov Kaltim, Pemkab PPU, dan Pemkot Balikpapan.  (tur/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 09:14

Satpol PP Copot Reklame Terpasang di Pohon

BALIKPAPAN - Puluhan reklame yang terpasang di bahu Jalan MT…

Selasa, 20 November 2018 09:12

Tiga Kelurahan Deklarasikan Bebas BAB

BALIKPAPAN - Sebanyak tiga kelurahan mendeklarasikan kelurahan bebas dari perilaku…

Selasa, 20 November 2018 09:09

Sekretariat DPRD Raih Peringkat Tiga

BALIKPAPAN - Sekretariat DPRD Kota Balikpapan meraih penghargaan dalam Anugerah…

Selasa, 20 November 2018 09:06

Pernak-pernik Maulid Nabi Diburu Pembeli

Setiap Rabiul Awal, umat muslim memperingati Maulid Nabi. Menyambut kelahiran…

Selasa, 20 November 2018 09:03

Dishub Siap Rebut WTN Usul Penambahan CCTV

BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan cukup serius menghadapi…

Selasa, 20 November 2018 09:00

Viko Tanya ke KPU RI dan Bawa ke PTUN

SAMARINDA - Tak hanya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim,…

Selasa, 20 November 2018 08:59

Hari Ini, Garuda Mendarat di APT Pranoto

SAMARINDA - Bandara APT Pranoto Samarinda terus berbenah usai diresmikan…

Senin, 19 November 2018 08:52

MONSTER JALANAN

TRUK bertonase besar menjadi ancaman bagi pengendara sepeda motor di…

Senin, 19 November 2018 08:49

Pemilih Berkurang Seribu Orang

BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan mengonfirmasi bahwa…

Senin, 19 November 2018 08:47

Angkatan Muda Muhammadiyah Deklarasi Jam Belajar

BALIKPAPAN - Ratusan orang yang terdiri Angkatan Muda Muhammadiyah,  Aisyiyah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .