MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Minggu, 20 Mei 2018 08:09
Stok Daging Ayam Terbatas

Distributor Batasi Pasokan ke Pengecer

MULAI LANGKA: Pedagang ayam di sejumlah pasar tradisional kekurangan stok ayam karena dibatasi pengiriman dari pengecer. (DOK)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Memasuki bulan Ramadan, harga daging ayam ras mengalami kenaikan. Bukan karena permintaan tinggi, namun akibat stok yang terbatas. Jika biasanya pedagang mendapat pasokan 100-150 ekor ayam per harinya, maka semenjak bulan puasa hanya dipasok 30-75 ekor ayam.

Para pedagang pun mengeluhkan pasokan yang berkurang cukup signifikan itu. Padahal, banyak yang mencari daging ayam untuk dijadikan menu berbuka maupun sahur.

Rahmawati, salah seorang pedagang Pasar Klandasan mengaku bahwa ayam yang sebelumnya dia jual Rp 40 ribu, kini menjadi Rp 50 ribu per ekor.

“Masuk berapa hari Ramadan ini, mulai naik lagi. Pasokan kosong memang. Lagi nggak ada. Sekarang aja dijatah sama distributor tiap penjual,” ungkap Rahmawati, kemarin (19/5).

Dia pun mau tidak mau menjual ayam sesuai pasokan. “Jelas penjualan berkurang, karena stok nggak ada. Saya paling dapat separuhnya dari biasanya, 75 ekor sehari,” terang dia.

Pedagang lain, Nurdin mengaku bahwa ayam ras yang biasa dia jual dengan harga Rp 20 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Dia pesimis, harga daging ayam ras bisa turun selama Ramadan ini.

“Bulan puasa naik terus, nggak ada turunnya lagi. Pasokannya nggak ada, mahal-mahal. Stok nggak ada. Saya dijatah 30 ekor aja sama distributor,” ujarnya.

Jika biasanya dijatah 100 ekor per hari, beberapa hari ini dia hanya mendapat 30 ekor saja. Padahal, langganannya sering membeli ayam dalam jumlah besar.

Karena kelangkaan stok ayam, maka dia terpaksa menyimpan untuk langganan yang sering membeli padanya. “Langganan hari-hari ada yang ambil 20 ekor. Ini cuma di stok 30 aja,” katanya.


Jika merasakan stok kurang, dia mau tidak mau mencari ke pedagang lain. Kalau sudah begitu, ayam ras yang dia jual ke pelanggan, harganya akan berbeda dengan pembeli lain.

“Kalau ke orang ‘kan seekor Rp 50 ribu, kalau ke langganan nggak sampai Rp 50 ribu,” imbuhnya.

Dia mengaku, sebelum Ramadan tidak ada pembatasan dari distributor. Biasanya stok sesuai permintaan pengecer. Namun, kali ini distributor harus membagi rata untuk tiap pengecer. “Malah ada yang nggak dapat jatah juga, tergantung yang motong ayam,” tandas Nurdin. (cha/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 10:52

Bantuan Anggaran Pemprov Kaltim Minim

BALIKPAPAN-Minimnya bantuan anggaran dari Pemprov Kaltim untuk Kota Minyak mendapat…

Kamis, 21 Maret 2019 10:50

Rizal Mengaku Nomor Satu ke Mendag

BALIKPAPAN-Pelaksanaan video conference antara Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita dan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:49

Gubernur Minta Dishub Tuntaskan Proyek Perhubungan

SAMARINDA-Gubernur Isran Noor meminta jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) dan kabupaten/kota…

Kamis, 21 Maret 2019 10:49

Anggaran BPBD Minimal Rp 30 M Per Tahun

BALIKPAPAN-Alokasi anggaran dari pemerintah untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:47

Mendag Resmikan Kantor UPTD Metrologi

BALIKPAPAN-Memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas) kemarin (20/3), Pemkot Balikpapan melakukan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:45

DBH Dipangkas, Wali Kota Curhat ke Presiden

BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi mengaku sempat curhat kepada Presiden, Joko…

Rabu, 20 Maret 2019 10:34

Balikpapan Hanya Rp 90 M, Paser Rp 340 M

BALIKPAPAN –Pemerintah Kota Balikpapan melaksanakan  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:30

Dewan Usul Pajak THM Gunakan Sistem Lump Sum

BALIKPAPAN–Pihak legislatif mendorong pemerintah kota agar menggunakan sistem lump sum…

Rabu, 20 Maret 2019 10:29

Bawaslu Kaltim Gandeng Fakultas Hukum Uniba

BALIKPAPAN-Untuk meningkatkan proses pengawasan Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:27

BPPDRD Akui PAD Menurun

BALIKPAPAN-Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*