MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Selasa, 22 Mei 2018 09:29
THR dan Gaji ke-13 Butuh Anggaran Rp 28 Miliar

PPU Masih Bingung Soal Tambahan Tunjangan Kinerja

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Besaran tunjangan hari raya (THR) tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Berdasarkan rancangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tahun ini, aparatur sipil negara (ASN) akan mendapatkan THR sebesar gaji pokok dan ditambah tunjangan kinerja. Sementara tahun lalu, pegawai hanya mendapatkan THR satu bulan gaji pokok.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum bisa menjabarkan terkait dengan tambahan pengahasilan berdasarkan tunjangan kinerja tersebut. “THR ditambah tunjangan kinerja sesuai dengan rancangan Kemenkeu itu masih tanda tanya. THR sebesar gaji pokok ditambah tunjangan kinerja yang mana dimaksud.

Apakah kebijakan itu berlaku hanya di kementerian atau lembaga negara atau juga berlaku di pemerintah daerah. Karena sampai saat ini kita di daerah masih menunggu tembusan kebijakan pemerintah pusat itu,” kata Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setkab PPU Alimuddin pada media ini, kemarin.

Ia menyatakan, sejauh meberian THR ditambah tunjangan kinerja tersebut apakah diberlakukan ke seluruh elemen pemerintah pusat dan daerah atau hanya diberlakukan bagi daerah yang menerapkan sistem tunjangan kinerja.

“Kita masih bingung apakah tambahan tunjangan kinerja itu diterapkan bagi daerah yang menerapkan insentif berbasis kinerja. Yang jelas tambahan tunjangan kinerja itu belum bisa kita terjemahkan,” terangnya.

Pemerintah daerah memastikan THR ASN atau yang biasa dikenal gaji ke-14 maupun gaji ke-13 rencana dibagikan sebelum Lebaran Idulfitri sesuai dengan instruksi pemerintah pusat. Alimuddin menyatakan, anggaran untuk gaji ke-13 dan 14 telah disediakan oleh pemerintah pusat melalui dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp 28 miliar. Karena kebutuhan gaji seluruh ASN yang ada di Benuo Taka sebesar RP 14 miliar per bulan.

“Kalau sebesar satu bulan gaji maka anggaran dibutuhkan Rp 14 miliar. Jadi, total anggaran untuk gaji ke- 13 dan 14 sebesar Rp 28 miliar. Nah, anggaran ini belum termasuk tambahan tunjangan kinerja,” ujarnya. (kad/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 18:28

Waspada Longsor Susulan Lagi

PENAJAM - SDN 017 Sepaku di Desa Bukit Raya, Kecamatan…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:58

Bupati AGM Bahas Perbatasan Kukar

PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:56

Hanya Tiga Nama Direkomendasikan ke Bupati

PENAJAM- Lelang lima jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:54

Blangko E-KTP Habis Lagi

PENAJAM- Stok blangko e-KTP di Kabupaten Penajam Paser Utara telah…

Kamis, 20 Juni 2019 10:55

Tiga OPD BatalDilebur

PENAJAM-AwalJanuari 2019, sempatdiwacanakantigaorganisasiperangkatdaerah (OPD) di lingkunganPemerintahKabupatenPenajamPaser…

Kamis, 20 Juni 2019 10:54

Golkar Kaltim Target Sapu Bersih

TANA PASER – Sekretaris DPD Partai Golkar Kaltim H Abdul…

Rabu, 19 Juni 2019 11:24

Peserta Lelang Jabatan Wajib Asesmen

PENAJAM- Seluruh peserta open bidding atau lelang terbuka jabatan pimpinan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:21

Bupati Ingatkan OPD Tingkatkan Kinerja

TANA PASER – Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi pada tahun 2019…

Rabu, 19 Juni 2019 11:18

Kejar PAD, PPU Bentuk Bapenda

PENAJAM - Pengelolaan potensi pendapatan daerah (PAD) di Kabupaten Penajam…

Selasa, 18 Juni 2019 11:05

Longsor Ditutupi 30 Terpal

PENAJAM - Beberapa hari terakhir ini, curah hujan di Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*