MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Selasa, 22 Mei 2018 09:29
THR dan Gaji ke-13 Butuh Anggaran Rp 28 Miliar

PPU Masih Bingung Soal Tambahan Tunjangan Kinerja

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Besaran tunjangan hari raya (THR) tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Berdasarkan rancangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tahun ini, aparatur sipil negara (ASN) akan mendapatkan THR sebesar gaji pokok dan ditambah tunjangan kinerja. Sementara tahun lalu, pegawai hanya mendapatkan THR satu bulan gaji pokok.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum bisa menjabarkan terkait dengan tambahan pengahasilan berdasarkan tunjangan kinerja tersebut. “THR ditambah tunjangan kinerja sesuai dengan rancangan Kemenkeu itu masih tanda tanya. THR sebesar gaji pokok ditambah tunjangan kinerja yang mana dimaksud.

Apakah kebijakan itu berlaku hanya di kementerian atau lembaga negara atau juga berlaku di pemerintah daerah. Karena sampai saat ini kita di daerah masih menunggu tembusan kebijakan pemerintah pusat itu,” kata Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setkab PPU Alimuddin pada media ini, kemarin.

Ia menyatakan, sejauh meberian THR ditambah tunjangan kinerja tersebut apakah diberlakukan ke seluruh elemen pemerintah pusat dan daerah atau hanya diberlakukan bagi daerah yang menerapkan sistem tunjangan kinerja.

“Kita masih bingung apakah tambahan tunjangan kinerja itu diterapkan bagi daerah yang menerapkan insentif berbasis kinerja. Yang jelas tambahan tunjangan kinerja itu belum bisa kita terjemahkan,” terangnya.

Pemerintah daerah memastikan THR ASN atau yang biasa dikenal gaji ke-14 maupun gaji ke-13 rencana dibagikan sebelum Lebaran Idulfitri sesuai dengan instruksi pemerintah pusat. Alimuddin menyatakan, anggaran untuk gaji ke-13 dan 14 telah disediakan oleh pemerintah pusat melalui dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp 28 miliar. Karena kebutuhan gaji seluruh ASN yang ada di Benuo Taka sebesar RP 14 miliar per bulan.

“Kalau sebesar satu bulan gaji maka anggaran dibutuhkan Rp 14 miliar. Jadi, total anggaran untuk gaji ke- 13 dan 14 sebesar Rp 28 miliar. Nah, anggaran ini belum termasuk tambahan tunjangan kinerja,” ujarnya. (kad/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 07:26

Sekkab Kecewa THL Terlibat Narkoba

PENAJAM  -  Tes urine yang digelar Badan Narkotika Kabupaten (BNK)…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:24

Tiga Proyek Jalan Molor

PENAJAM  -   Dari tujuh pembangunan infrastruktur jalan yang menggunakan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:22

Pasar Waru Belum Bisa Dioperasikan

PENAJAM  -  Pasar Waru yang berlokasi di Desa Sesulu, Kecamatan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:22

Bupati Minta Kades Tingkatkan Potensi Desa

TANA PASER –  Keberhasilan pemerintahan desa tergantung pada pemimpin desa,…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:21

BPJS Kesehatan Minta Dukungan Pemerintah Daerah

TANA PASER – Selama lima tahun berjalan, Program Jaminan Kesehatan…

Jumat, 18 Januari 2019 07:55

Satu Rumah di Gunung Steleng Terbakar

PENAJAM   -   Satu unit rumah di Jalan Inpres RT…

Jumat, 18 Januari 2019 07:53

Lagi, Dua THL Terdeteksi Positif Narkoba

PENAJAM  -   Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Penajam Paser Utara…

Jumat, 18 Januari 2019 07:52

Kabupaten Paser Berupaya Penuhi Target Swasembada Beras

TANA PASER  –   Kabupaten Paser saat ini tengah berupaya memenuhi…

Jumat, 18 Januari 2019 07:51

87 Pejabat Eselon III Jalani Asesmen

PENAJAM  -  Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan  (BKPP) Kabupaten Penajam…

Jumat, 18 Januari 2019 07:50

KPU Paser Akui Honor KPPS Minim

TANA PASER  –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser mengakui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*