MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 24 Mei 2018 09:20
DPRD Ingatkan Bupati Tidak Tebang Pilih

Pejabat Bapelitbang Indisipliner Harus Diberi Sanksi Berat

PROKAL.CO, PENAJAM  -   Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menekankan kepada pemerintah daerah untuk memproses kasus indisipliner Kabid Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU Cristian Nur Selamat sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Ketua Komisi I DPRD PPU, Fadliansyah mengatakan, pegawai yang melakukan pelanggaran indisipliner karena tidak masuk kerja hampir setahun telah layak untuk diberi sanksi tegas berupa pemecatan sebagai aparatur sipil negara (ASN). Karena dalam PP Nomor 53, pegawai yang tidak masuk 46 hari saja terancam sanksi penurunan pangkat hingga pemecatan. Apalagi yang bersangkutan tidak masuk kerja mulai Agustus 2017 sampai saat ini.

Menurutnya, pejabat pembina kepegawaian (PPK) dalam hal ini bupati yang memiliki kewenangan mengangkat dan meberhentikan pegawai harus bertindak tegas sesuai dengan peraturan kepegawaian. Jangan sampai dalam penanganan kasus indisipliner yang dilakukan oleh pejabat eselon III Bapelitbang ini ada perlakuan khusus. Karena informasinya ada kedekatan dengan petinggi di daerah ini.

“Bupati harus bertindak tegas, jangan tebang pilih. Sebagai orang profesional yang mengabdi di institusi pemerintah tidak melihat apakah itu istri, anak, saudara, paman, keponakan, harus diberi sanksi tegas. Bupati harus menempatkan diri sebagai bupati. Banyak pegawai yang dipecat karena tidak masuk kerja selama 50 hari, ada yang 60 hari. Apalagi tidak masuk setahun, sudah jelas sanksinya berat,” kata Fadliansyah pada media ini, kemarin (23/5).

Pegawai yang tidak masuk kerja hampir setahun lantas terbebas dari sanksi pemecatan, maka pemerintah daerah mempertaruhkan kredibilitasnya. Fadliansyah menyatakan, jika pemerintah daerah tidak memberikan sanksi pemecatan, maka akan menjadi contoh buruk bagi pegawai yang lain. “Nanti pegawai yang lain juga ikut bermalas-malasan masuk kantor. Karena yang mangkir hampir setahun saja tidak dipecat. Kalau yang bersnagkutan diberi sanksi pemecatan, maka akan menjadi pelajaran bagi pegawai yang lain. Karena pejabat eselon III saja dipecata apalagi kalau hanya staf biasa,” ujar politikus Golkar ini.

Bupati PPU Yusran Aspar telah membentuk tim penanganan kasus indisipliner pejabat eselon III ini. yang tergabung dalam tim tersebut yakni Inspektorat, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKP), Asisten I dan Asisten III Setkab PPU. Kepala BKPP PPU Surodal Santoso memastikan, pejabat indisipliner tersebut sementara diproses. “Tetap kita proses sesuai dnegan aturan yang ada. Kami dari tim yang diberi mandat untuk menangani kasus ini. Nanti hasilnya akan direkomendasikan ke PPK (bupati, Red.). Nah, ujung tombaknya tetap di PPK,” jelasnya.

Surodal menyatakan, proses penaganan kasus indisipliner ini akan memakan waktu tiga minggu. “Paling lama waktunya tiga minggu untuk proses. Yang bersangkutan juga masih aka kita panggil untuk dimintai klarifikasi. Setelah itu tim memberikan rekomendasi,tetapi keputusannya tetap di PPK,” tandasnya. (kad/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 10:27

Jaga Stabilitas Harga dan Cegah Permainan Tengkulak

PENAJAM- Sekretaris Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Thohiron…

Kamis, 21 Maret 2019 10:25

Perbaiki Gizi, Bentuk Tim Penanggulangan Stunting

PENAJAM- Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pernah mendapat predikat tertinggi…

Kamis, 21 Maret 2019 10:25

110 Calon Siswa Polri Jalani Rikmin

TANA PASER – Sedikitnya 110 calon siswa (casis) mengikuti rikmin…

Kamis, 21 Maret 2019 10:24

KLB Dicabut, Pemkab Galakkan Jumat Bersih

TANA PASER – Pemkab Paser mencabut status Kejadian Luar Biasa…

Kamis, 21 Maret 2019 10:23

Tiga ASN Indisipliner Masih Diproses

PENAJAM- Tiga aparatur sipil negara (ASN) indisipliner di lingkungan pemerintah…

Kamis, 21 Maret 2019 10:22

Jalan Petung-Sepaku dan Sotek-Bongan Jadi Prioritas

PENAJAM-Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud (AGM)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:14

DBD Serang Penajam dan Sepaku

PENAJAM- Kasus deman berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Penajam Paser…

Rabu, 20 Maret 2019 10:13

Laporan Kinerja OPD Disusun Jadi LKPj Bupati 2018

TANA PASER – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:12

Satu THL Sekretariat DPRD Positif Narkoba

PENAJAM- Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Penajam Paser Utara (PPU) mendeteksi…

Rabu, 20 Maret 2019 10:10

Potensi PAD Belum Dikelola Maksimal

PENAJAM- Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Nanang Ali menilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*