MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Jumat, 25 Mei 2018 23:47
Maag dan Diabetes Wajib Perhatian Ekstra
INTERACTIVE: Kepala Instalasi Farmasi RSPB, Irmawati. S.Farm.,Apt (kiri) dan Pengawas Komunikasi dan Pengembangan Produk RSPB, Liza Permatasari, Dipl.PR, S.Pd.

PROKAL.CO,  

KPFM BALIKPAPAN- Saat berpuasa beberapa orang yang memiliki keluhan atau sakit maag dan diabetes, wajib mendapat perhatian ekstra. Penggunaan obat yang tepat pun wajib dilakukan untuk mendapatkan kelancaran saat berpuasa. Dua hal tersebut dibeberkan pada segmen Interactive Healthy Care (IHC) bersama Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dalam program KK Jessica KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Jumat (25/5).
"Ada obat yang dikonsumsi sebelum makan dan ada yang sesudah. Beberapa obat akan terserap maksimal saat perut dalam keadaan kosong, begitu juga sebaliknya," ujar Kepala Instalasi Farmasi RSPB Irmawati S.Farm Apt saat talkshow yang dipandu Jessica Vathur tersebut.
Didampingi Pengawas Komunikasi dan Pengembangan Produk RSPB Liza Permatasari Dipl.PR, S.Pd.

Irmawati menjelaskan, bagi yang memiliki maag, sebaiknya minum obat setengah jam sebelum makan berat, agar lambung terlapisi sebelum makanan dicerna.
"Untuk yang minum obat tiga kali sehari selama puasa, sebaiknya memiliki interval yang sama. Bisa mulai dikonsumsi saat berbuka, kemudian di pukul sebelas malam dan terakhir pada saat sahur pukul empat subuh," katanya.
Bagaimana dengan penderita diabetes? "Nah, yang biasanya harus suntik insulin tiga kali sehari dengan reaksi cepat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter saat berpuasa untuk mendapatkan obat dengan reaksi lebih panjang dari 12 hingga 24 jam. Dosis pada saat sahur biasanya setengah dari dosis biasa, karena dikhawatirkan pada saat siang hari terjadi penurunan drastis jumlah gula yang bisa membahayakan penderita diabetes," jelasnya.
Irmawati mengatakan, dokter juga akan melihat kondisi pasien saat memberikan resep, melihat history selama tiga bulan terakhir apakah stabil atau tidak. Beberapa ciri terkena diabetes adalah sering haus dan sering pipis, selain itu sering merasa lapar.
"Gula darah normal adalah di bawah 200 untuk pemeriksaan sewaktu, dan di bawah 120 saat periksa saat puasa. Supaya terhindar dari diabetes hindari makanan manis dan karbo tinggi, bisa mengganti nasi putih dengan beras merah atau karbohidrat kompleks," imbuhnya.
Untuk yang terkena flu, batuk dan pilek, mengingat kondisi Balikpapan yang sering mengalami perubahan cuaca secara ekstrem, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. "Apalagi untuk obat batuk, pilek dan obat flu yang mengandung PPA atau (Phenylpropanolamin), karena obat ini tidak bisa dibeli secara bebas, harus sesuai resep dokter. Dosis dan takarannya disesuaikan dengan kondisi pasien," katanya.
Liza Permatasari menambahkan, selama Ramadan perubahan jam pelayanan klinik di RSPB setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 07.00 hingga 12.00 Wita dan 13.00 hingga 15.00 Wita. Untuk klinik sore dari pukul 15.00 hingga 17.00 Wita. Sedangkan di hari Sabtu mulai pukul 09.00 hingga 12.00 Wita. Libur Hari Raya Idul Fitri mulai tanggal 14 sampai 18 Juni 2018, normal kembali seperti biasa pada tanggal 19 Juni 2018. Untuk keadaan darurat bisa datang langsung ke IGD RSPB. (Jessica/Kpfm/cal)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .