MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Jumat, 08 Juni 2018 00:45
Jasa Raharja Semakin Cepat dalam Pelayanan
PELAYANAN: Kasubag Pelayanan Jasa Raharja Kota Balikpapan Bobi Nelwan (kanan), didampingi Kabag Administrasi Bedri saat bincang sore di program Rileks On Radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Rabu (6/6).

PROKAL.CO,  

 

 

 

KPFM BALIKPAPAN - PT Jasa Raharja Kota Balikpapan terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat, dalam hal ini penanganan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas. 

 

Terbaru, BUMN asuransi kecelakaan ini melakukan percepatan layanan untuk korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit lewat Manfaat Tambahan Penggantian Biaya P3K dan biaya Ambulans. 

 

Seperti yang di sampaikan KasubagPelayanan Jasa Raharja Kota Balikpapan Bobi Nelwan, di dampingi Kabag Administrasi Bedri saat saat bincang sore di program Rileks On Radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Rabu kemarin (6/6).

 

Bobi menjelaskan saat ini korban luka-luka dari kecelakaan lalu lintas bisa langsung ditangani oleh rumah sakit yang pembiayaannya dibayarkan oleh Jasa Raharja. 

 

"Selama sudah ada keterangan dari kepolisian, lansung di rawat di rumah sakit.  Biaya sepenuhnya di tanggung Jasa Raharja.  Jadi nanti rumah sakit yang menagih ke Jasa Raharja, bukan nagih ke pasien atau korban, " ungkapnya. 

 

Sementara itu, untuk korban yang meninggal dunia,  pihaknya langsung mendatingi rumah ahli waris untuk membantu dalam memperlancar proses pencairan santunan. 

 

"Lansung kita datangin rumah ahli waris,  terkadang masih ada masyarakat yang tidak tau kantor Jasa Raharja Balikpapan  itu di mana. Nah kami lansung jemput bola.  Kami tidak mau masyarakat  itu kebingungan, " ujarnya. 

 

Untuk jangka waktu pencarian dana santunan,  dia memastikan tidak akan memakan waktu yang cukup lama. Misalnya, untuk biaya perawatan korban yang dirawat di rumah sakit dalam 14 hari pihak rumah sakit sudah bisa menagih ke Jasa Raharja. 

 

Sementara santunan  meninggal dunia, menurutnya, realisasi rata-rata nasional santunan untuk korban meninggal dunia bisa selesai dalam waktu satu hari. Kemudian realisasi rata-rata kecepatan penyelesaian santunan sejak berkas lengkap yakni dalam hitungan jam. 

 

"Semua dipermudah. Kami komitmen selalu memberikan pelayanan  yang terbaik kepada masyarakat," ucapnya. 

 

Untuk besaran santunan lanjut dia, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017, ada kenaikan.  Seperti  santunan meninggal dunia yang awalnya Rp 25 juta jadi Rp 50 juta, kemudian santunan cacar tetap maksimal Rp 50 juta, santunan perawatan maksimal Rp 20 juta.

 

"Sementara penggantian biaya penguburan bagi yang tak memiliki ahli waris Rp 4 juta,  penggantian biaya ambulans Rp 500 ribu dan 

besaran Manfaat Tambahan Penggantian Biaya P3K sebesar Rp 1 juta, " tandasnya.  (Fredy Janu/Kpfm/san)

 


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*