MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 08 Juni 2018 08:37
Produk UMKM Sulit Masuk Pasar Ritel Modern

Akibat Biaya Distribusi Tinggi dan Terkendala Jaminan Halal

USAHA KECIL:Biaya distribusi tinggi dan minimnya jaminan halal membuat produk UMKM sulit masuk ke pasar ritel modern.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) mengakui  produk Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang masuk ke retail modern masih sangat minim. Salah satu penyebab karena produk UMKM kurang memperhatikan kemasan halal.

"Yang jadi kendala UMKM kesululitan masuk pasar retail modern karena minimnya perhatian pelaku usaha terhadap pentingnya label jaminan kehalalan produk," tegasKepala Bidang Koperasi DKUMKMP, Tri Murtianah, kepada Balikpapan Pos, kemarin.

Diakui Tri Murtianah,  pihaknyasulit mengakomodir kurang lebih 20 ribu UMKM di Balikpapan yang jumlahnya terus bertambah setiap tahun. Selain itu, minimnya alokasi anggaran untuk pengurusan administrasi legalitas halal serta pengusaha menanggung sendiri biaya distribusi produk UMKM ke retail modern.

"Juga masalah beban biaya distribusi yang tinggi jadi kendala. Memang sekarang ini belum ada regulasi yang mengatur patokan biaya distribusi maksimum produk UMKM ke retail modern," akunya.

Untuk sekali distribusi, kata dia membutuhkan biaya mencapai Rp 500 ribu. Selain itu ada pula sistem bagi hasil uang diberlakukan pelaku usaha retail pada UMKM. Untuk diketahui sesuai peraturan wali kota (Perwali) Nomor 21 Tahun 2017 bahwa minimal 20 persen gerai di pasar retail modern adalah produk UMKM.

Saat ini ada sekira 100 lebih merek produk UMKM sudah masuk retail. Menurutnya DKUMKMP tetap mendorong agar UMKM menjadi industri yang melakukan fungsi produksi dan berbagi peran salahsatunya retail sebagai pemasaran.

"Kalau mereka produksi sendiri dan jual sendiri akan sulit maju. Mereka juga anggap pasar retail ambil banyak untung dan fee terlalu mahal. Padahal, mereka jual space atau ruang. Makin laris produk maka makin sedikit ambil untung. Kalau masuk retail modern jaringan jadi ke seluruh Indonesia. Misal kurang laku di sini kan laku di daerah lain," tandasnya. (cha/vie)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 10:52

Bantuan Anggaran Pemprov Kaltim Minim

BALIKPAPAN-Minimnya bantuan anggaran dari Pemprov Kaltim untuk Kota Minyak mendapat…

Kamis, 21 Maret 2019 10:50

Rizal Mengaku Nomor Satu ke Mendag

BALIKPAPAN-Pelaksanaan video conference antara Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita dan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:49

Gubernur Minta Dishub Tuntaskan Proyek Perhubungan

SAMARINDA-Gubernur Isran Noor meminta jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) dan kabupaten/kota…

Kamis, 21 Maret 2019 10:49

Anggaran BPBD Minimal Rp 30 M Per Tahun

BALIKPAPAN-Alokasi anggaran dari pemerintah untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:47

Mendag Resmikan Kantor UPTD Metrologi

BALIKPAPAN-Memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas) kemarin (20/3), Pemkot Balikpapan melakukan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:45

DBH Dipangkas, Wali Kota Curhat ke Presiden

BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi mengaku sempat curhat kepada Presiden, Joko…

Rabu, 20 Maret 2019 10:34

Balikpapan Hanya Rp 90 M, Paser Rp 340 M

BALIKPAPAN –Pemerintah Kota Balikpapan melaksanakan  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:30

Dewan Usul Pajak THM Gunakan Sistem Lump Sum

BALIKPAPAN–Pihak legislatif mendorong pemerintah kota agar menggunakan sistem lump sum…

Rabu, 20 Maret 2019 10:29

Bawaslu Kaltim Gandeng Fakultas Hukum Uniba

BALIKPAPAN-Untuk meningkatkan proses pengawasan Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:27

BPPDRD Akui PAD Menurun

BALIKPAPAN-Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*