MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Sabtu, 09 Juni 2018 01:05
Buat Ini, PPU Butuh Modal Rp 2 T

MIGAS

-

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berjuang untuk mendapatkan hak yang lebih besar terhadap pengelolaan sumur migas eks Chevron.

Masa kontrak kerja Chevron untuk Blok East Kalimantan (Eastkal) tak lama lagi berakhir, yakni Oktober 2018. Ketika masa kontrak itu berakhir, maka seluruh aset dan pengelolaannya diserahkan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pengelolaan sumur minyak dan gas ini diserahkan sepenuhnya kepada PT Pertamina.

Namun, Menteri ESDM Ignasius Jonan masih memberi peluang bagi Pemkab PPU untuk mendapatkan porsi saham yang lebih besar. Pemkab PPU disarankan untuk melakukan pembicaraan business to business dengan Pertamina. Hal ini disampaikan Menteri ESDM saat melakukan kunjungan kerja di PPU, 26 April lalu.

Jatah participating interest (PI) 10 persen untuk daerah dinilai kurang adil. Karena itu, PPU menginginkan hak pengelolaan Blok Eastkal sebesar 49 persen dan 51 persennya untuk Pertamina. Tetapi belakangan ini, Menteri Jonan siap melepas 100 persen hak pengelolaan kepada daerah. 

“Saya baca pernyataan Pak Jonan di salah satu media, bahwa siap melepas 100 persen. Kalau memang itu benar, maka ini kabar baik untuk PPU. Mudah-mudahan perjuangan mendapatkan hak pengelolaan eks Chevron itu bisa terwujud,” kata anggota Komisi VII DPR RI Ihwan Datu Adam.

Mengenai informasi tersebut, Bupati PPU Yusran Aspar mengaku akan mengonfirmasi terkait pelepasan hak kelola 100 persen tersebut kepada Kementerian ESDM atau Pertamina.

“Alhamdulillah, kalau memang mau melepas semuanya. Tapi kita belum ketemu dengan Pertamina untuk memastikan hal itu,” kata Yusran pada media ini, kemarin (8/6).

Yusran menyatakan, Pemkab PPU melalui Perusahaan Daerah (Perusda) Benuo Taka siap mengelola ladang migas peninggalan perusahan asal Amerika ini.  Tetapi, mengelola perusahaan migas memerlukan modal yang tidak sedikit. Pemerintah daerah mesti menyiapkan dana sekira Rp 2 triliun lebih jika mendapatkan porsi saham yang lebih besar.

Modal sebesar itu, pemerintah daerah tentu harus menggandeng investor. Karena APBD jelas tidak bisa mendanai hal tersebut, mengingat defisit keuangan yang dialami daerah.

“Sudah ada mitra atau pihak ketiga yang berminat mendampingi kita. Dia pengusaha dari Jakarta. Tapi, saya belum bisa pastikan karena belum melihat bukti-bukti kemampuan finansialnya,” ujarnya.

Yusran berharap, pemerintah pusat dapat mengakomodasi keinginan PPU untuk memiliki porsi hak pengelolaan eks Chevron yang lebih besar. “Kalau kita mendapatkan saham lebih besar, kami berharap operatornya nanti tetap dari Pertamina,” tandasnya. (kad/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 08:59

Pelabuhan Somber Bakal Difungsikan Lagi

BALIKPAPAN   -   Pemkot Balikpapan sudah menyelesaikan pembayaran dermaga Pelabuhan…

Rabu, 20 Juni 2018 08:57

2019, Wajib Kantongi Sertifikat Halal

BALIKPAPAN   -   Masyarakat, khususnya umat Islam, dituntut selektif memilih rumah…

Rabu, 20 Juni 2018 08:55

Desak TPID dan Disdag Sidak Pasar

BALIKPAPAN  -  Masih tingginya harga komoditas kebutuhan pokok, seperti daging sapi maupun…

Rabu, 20 Juni 2018 08:54

Disiarkan TVRI di Gedung Kesenian

SAMARINDA  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim memastikan, pelaksanaan tahapan debat pamungkas…

Rabu, 20 Juni 2018 08:53

Jemput Bola sampai Pelosok

PENAJAM  -  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser…

Selasa, 19 Juni 2018 08:06

WISATA LEBARAN

Wahana permainan air di Caribbean Island Waterpark di Perumahan Balikpapan Regency menjadi pilihan warga…

Selasa, 19 Juni 2018 08:04

Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik

JAKARTA  -  Hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik. Pemerintah telah melakukan beberapa…

Selasa, 19 Juni 2018 08:03

Tiga Hari Tembus 32 Ribu Orang

BALIKPAPAN   -  Libur panjang Lebaran dan anak sekolah berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung…

Selasa, 19 Juni 2018 07:59

Ritel Penyeimbang Harga Pasar Tradisional

BALIKPAPAN  -  Harga daging sapi yang naik sejak sebelum Hari Raya Idulfitri, mencapai Rp…

Selasa, 19 Juni 2018 07:58

Pengamanan Dibagi Tiga Ring

PENAJAM   -  Debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .