MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Sabtu, 09 Juni 2018 01:05
Buat Ini, PPU Butuh Modal Rp 2 T

MIGAS

-

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berjuang untuk mendapatkan hak yang lebih besar terhadap pengelolaan sumur migas eks Chevron.

Masa kontrak kerja Chevron untuk Blok East Kalimantan (Eastkal) tak lama lagi berakhir, yakni Oktober 2018. Ketika masa kontrak itu berakhir, maka seluruh aset dan pengelolaannya diserahkan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pengelolaan sumur minyak dan gas ini diserahkan sepenuhnya kepada PT Pertamina.

Namun, Menteri ESDM Ignasius Jonan masih memberi peluang bagi Pemkab PPU untuk mendapatkan porsi saham yang lebih besar. Pemkab PPU disarankan untuk melakukan pembicaraan business to business dengan Pertamina. Hal ini disampaikan Menteri ESDM saat melakukan kunjungan kerja di PPU, 26 April lalu.

Jatah participating interest (PI) 10 persen untuk daerah dinilai kurang adil. Karena itu, PPU menginginkan hak pengelolaan Blok Eastkal sebesar 49 persen dan 51 persennya untuk Pertamina. Tetapi belakangan ini, Menteri Jonan siap melepas 100 persen hak pengelolaan kepada daerah. 

“Saya baca pernyataan Pak Jonan di salah satu media, bahwa siap melepas 100 persen. Kalau memang itu benar, maka ini kabar baik untuk PPU. Mudah-mudahan perjuangan mendapatkan hak pengelolaan eks Chevron itu bisa terwujud,” kata anggota Komisi VII DPR RI Ihwan Datu Adam.

Mengenai informasi tersebut, Bupati PPU Yusran Aspar mengaku akan mengonfirmasi terkait pelepasan hak kelola 100 persen tersebut kepada Kementerian ESDM atau Pertamina.

“Alhamdulillah, kalau memang mau melepas semuanya. Tapi kita belum ketemu dengan Pertamina untuk memastikan hal itu,” kata Yusran pada media ini, kemarin (8/6).

Yusran menyatakan, Pemkab PPU melalui Perusahaan Daerah (Perusda) Benuo Taka siap mengelola ladang migas peninggalan perusahan asal Amerika ini.  Tetapi, mengelola perusahaan migas memerlukan modal yang tidak sedikit. Pemerintah daerah mesti menyiapkan dana sekira Rp 2 triliun lebih jika mendapatkan porsi saham yang lebih besar.

Modal sebesar itu, pemerintah daerah tentu harus menggandeng investor. Karena APBD jelas tidak bisa mendanai hal tersebut, mengingat defisit keuangan yang dialami daerah.

“Sudah ada mitra atau pihak ketiga yang berminat mendampingi kita. Dia pengusaha dari Jakarta. Tapi, saya belum bisa pastikan karena belum melihat bukti-bukti kemampuan finansialnya,” ujarnya.

Yusran berharap, pemerintah pusat dapat mengakomodasi keinginan PPU untuk memiliki porsi hak pengelolaan eks Chevron yang lebih besar. “Kalau kita mendapatkan saham lebih besar, kami berharap operatornya nanti tetap dari Pertamina,” tandasnya. (kad/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:06

Rizal Minta Jaga Kebersamaan

BALIKPAPAN  -  Wali Kota Rizal Effendi menjadi inspektur upacara (irup) pada peringatan HUT…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:04

Abrasi Pantai Manggar Semakin Parah

BALIKPAPAN  -  Pantai Segara Sari Manggar di Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, kondisinya…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:02

Awang Minta Bangun Lapas dan Rutan Baru

SAMARINDA  - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap Lembaga…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:01

Sapi Kurban, Sebagian Besar dari Sulawesi

BALIKPAPAN  -  Kebutuhan sapi dan kambing semakin meningkat menjelang Hari Raya Iduladha.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:00

WADUH..!! Air Bersih di Balikpapan Cuma Cukup untuk Enam Bulan

BALIKPAPAN  -  Kebutuhan air bersih bagi warga Balikpapan masih mencukupi hingga beberapa…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:59

Balikpapan Adalah Miniatur Indonesia

BALIKPAPAN  -  Gedung Graha Pemuda KNPI di Jalan Ruhui Rahayu, Balikpapan Selatan, pada Kamis…

Jumat, 17 Agustus 2018 09:01

Nyanyikan 10 Lagu, Ribuan Tiket Sabyan Ludes

BALIKPAPAN  -  Hampir dua ribu penonton memadati Ballroom Swiss-Belhotel, Kamis (16/8) malam.…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:59

Sweeping, AP Tak Profesional

BALIKPAPAN  -   Adanya pemeriksaan atau sweeping terhadap kendaraan yang melakukan penjemputan…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:59

Warga DAS Diminta Serahkan Fotokopi Alas Hak

BALIKPAPAN  -  Proses pembebasan lahan untuk normalisasi Sungai Ampal segera dilakukan. Itu…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:58

Lahir 17 Agustus, 22 Warga Dapat SIM Gratis

BALIKPAPAN  -  Hari Kemerdekaan pada tahun ini menjadi momen tersendiri bagi 22 warga Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .