MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Sabtu, 09 Juni 2018 01:05
Buat Ini, PPU Butuh Modal Rp 2 T

MIGAS

-

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berjuang untuk mendapatkan hak yang lebih besar terhadap pengelolaan sumur migas eks Chevron.

Masa kontrak kerja Chevron untuk Blok East Kalimantan (Eastkal) tak lama lagi berakhir, yakni Oktober 2018. Ketika masa kontrak itu berakhir, maka seluruh aset dan pengelolaannya diserahkan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pengelolaan sumur minyak dan gas ini diserahkan sepenuhnya kepada PT Pertamina.

Namun, Menteri ESDM Ignasius Jonan masih memberi peluang bagi Pemkab PPU untuk mendapatkan porsi saham yang lebih besar. Pemkab PPU disarankan untuk melakukan pembicaraan business to business dengan Pertamina. Hal ini disampaikan Menteri ESDM saat melakukan kunjungan kerja di PPU, 26 April lalu.

Jatah participating interest (PI) 10 persen untuk daerah dinilai kurang adil. Karena itu, PPU menginginkan hak pengelolaan Blok Eastkal sebesar 49 persen dan 51 persennya untuk Pertamina. Tetapi belakangan ini, Menteri Jonan siap melepas 100 persen hak pengelolaan kepada daerah. 

“Saya baca pernyataan Pak Jonan di salah satu media, bahwa siap melepas 100 persen. Kalau memang itu benar, maka ini kabar baik untuk PPU. Mudah-mudahan perjuangan mendapatkan hak pengelolaan eks Chevron itu bisa terwujud,” kata anggota Komisi VII DPR RI Ihwan Datu Adam.

Mengenai informasi tersebut, Bupati PPU Yusran Aspar mengaku akan mengonfirmasi terkait pelepasan hak kelola 100 persen tersebut kepada Kementerian ESDM atau Pertamina.

“Alhamdulillah, kalau memang mau melepas semuanya. Tapi kita belum ketemu dengan Pertamina untuk memastikan hal itu,” kata Yusran pada media ini, kemarin (8/6).

Yusran menyatakan, Pemkab PPU melalui Perusahaan Daerah (Perusda) Benuo Taka siap mengelola ladang migas peninggalan perusahan asal Amerika ini.  Tetapi, mengelola perusahaan migas memerlukan modal yang tidak sedikit. Pemerintah daerah mesti menyiapkan dana sekira Rp 2 triliun lebih jika mendapatkan porsi saham yang lebih besar.

Modal sebesar itu, pemerintah daerah tentu harus menggandeng investor. Karena APBD jelas tidak bisa mendanai hal tersebut, mengingat defisit keuangan yang dialami daerah.

“Sudah ada mitra atau pihak ketiga yang berminat mendampingi kita. Dia pengusaha dari Jakarta. Tapi, saya belum bisa pastikan karena belum melihat bukti-bukti kemampuan finansialnya,” ujarnya.

Yusran berharap, pemerintah pusat dapat mengakomodasi keinginan PPU untuk memiliki porsi hak pengelolaan eks Chevron yang lebih besar. “Kalau kita mendapatkan saham lebih besar, kami berharap operatornya nanti tetap dari Pertamina,” tandasnya. (kad/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 08:51

SANTRIKU HEBAT

Atraksi Persatuan Senam Daroin (Persada) santri Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa, Jalan Soekarno-Hatta…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:50

LGBT Jangan Dikucilkan, Bagusnya Diapain?

BALIKPAPAN  –  Isu maraknya lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Kota…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:48

Nelayan Kecil Merasa Senang

BALIKPAPAN  -  Para nelayan penerima bantuan program konversi BBM ke elpiji dari Kementerian…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:47

Wagub Ajak Santri Perangi Narkoba

SAMARINDA  - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi mengajak para santri bersama pemerintah…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:47

Optimis Jabat Kembali Dewan Pengawas

BALIKPAPAN  - Rencana pergantian Dewan Pengawas Direksi PDAM Tirta Manggar bakal segera dilaksanakan.…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:46

Regulasi Penyiaran Memiliki Peluang Bisnis

SAMARINDA  -  Gubernur Kaltim Isran Noor meminta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID)…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:45

Pecahkan Rekor MURI Naskah Pancasila Huruf Arab Pegon

BALIKPAPAN  –  Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Balikpapan mengikuti…

Senin, 22 Oktober 2018 07:50

Arus Jalan Ruhui Rahayu II Dialihkan

BALIKPAPAN  -  Kawasan Jalan Ruhui Rahayu II, Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan…

Senin, 22 Oktober 2018 07:47

APK Caleg dan Parpol Makin Marak

BALIKPAPAN  -  Alat peraga kampanye (APK) calon anggota legislatif (caleg) dan partai politik…

Senin, 22 Oktober 2018 07:46

Soal Patungan Bangun SPN

BALIKPAPAN  -  Rencana pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltim di Desa Margahayu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .