MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Selasa, 12 Juni 2018 07:54
Inflasi Mei Capai 0,35 Persen

Dipicu Tarif Air PDAM dan Tarif Pesawat Udara

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Inflasi Kota Balikpapan pada bulan Mei 2018 kembali mengalami kenaikan. Setelah pada Februari Inflasi berada di angka 0,27 persen, Maret 0,11 persen, April 0,30 persen, maka inflasi pada bulan Mei  mencapai 0,35 persen.

Jika komoditas penyumbang inflasi sebelumnya kebanyakan adalah kelompok pangan, maka untuk bulan Mei ini komoditas penyumbang inflasi selain bahan makanan adalah tarif air PDAM dan tarif pesawat udara.

Disebutkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, Nur Wahid, ada lima komoditas yang paling memberi andil dalam kenaikan inflasi bulan Mei lalu.

"Kelima komoditas utama penyumbang inflasi bulan mei adalah ikan layang, tarif air PAM, pisang, bayam, dan tarif tiket pesawat udara," ungkapnya.

Seperti diketahui untuk komoditas ikan layang sempat mengalami kelangkaan lantaran cuaca yang ekstrem beberapa waktu lalu. Ia melanjutkan, untuk tarif PDAM yang juga mempengaruhi inflasi disebabkan oleh kebijakan penyesuaian klasifikasi pelanggan.

"Tarif air PDAM ini memberikan andil karena kebijakan penyesuaian klasifikasi pelanggan, sehingga pelanggan yang mengalami perubahan klasifikasi atau kelompok membayar lebih mahal dari sebelumnya," katanya.

Jika diurai berdasarkan kelmpok, komoditi pengeluaran konsumsi rumah tangga, pada bulan ini kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks harga dari yang tertinggi masing–masing adalah kelompok bahan makanan 0,73 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,37 persen; kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan 0,28 persen; kelompok makanan jadi,

minuman, rokok, dan tembakau 0,23 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah

raga 0,07 persen; kelompok kesehatan 0,05 persen; dan kelompok sandang 0,00 persen.

Komoditi yang memberikan andil terbesar terhadap terjadinya inflasi adalah ikan layang yang mengalami kenaikan indeks harga sebesar 13,4 persen dan memberikan andil sebesar 0,0974 persen.

Kemudian diikut tarif air minum PDAM yang mengalami kenaikan indeks sebesar 4,8 persen dan memberikan andil 0,06 persen; serta pisang dengan kenaikan indeks 8,2 persen dan memberikan andil 0,0496 persen.

Sementara itu sebelumnya selama Ramadan Pemkot Balikpapan dan tim pengendali inflasi daerah (TPID) juga melaksanakan pasar murah sebagai penyeimbang harga untuk menekan kenaikan harga dan bisa mengakibatkan inflasi sulit dikendalikan.

Menurutnya, dampak pasar murah terhadap inflasi tidak dapat diukur secara langsung.

"Tapi pasar murah ini berperan mengurangi jumlah permintaan terhadap barang tertentu sehingga diharapkan dapat menekan produsen atau pedagang agar tidak menaikkan harga produk  karena berkurangnya konsumen," jelasnya.

Sementara komoditi yang mengalami penurunan indeks harga pada bulan ini yaitu beras yang mengalami penurunan indeks harga sebesar 3,5 persen dan memberikan andil terhadap inflasi sebesar -0,1337 persen.

Lalu diikuti oleh cabai rawit yang mengalami penurunan sebesar 6,8 persen dan memberikan andil terhadap inflasi sebesar -0,02 persen, serta daging ayam ras dengan penurunan sebesar 1,6 persen dan memberikan andil sebesar -0,02 persen.(cha/vie)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 09:58

Izin Terbit, 100 Ribu Ton Jagung Brasil dan Argentina Masuk RI

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan surat persetujuan impor…

Selasa, 20 November 2018 09:57

Betah di Zona Nyaman

BALIKPAPAN - Betah di zona nyaman, satu dari sejumlah karakter…

Selasa, 20 November 2018 09:55

Kemampuan Ekonomi Lokal Akan Tergerus Pemodal Besar

BALIKPAPAN - Jamak diwartakan, Presiden RI Joko Widodo mengizinkan asing…

Senin, 19 November 2018 09:43

Ritel Offline Makin Akrab dengan Dompet Digital

BALIKPAPAN - Seakan tak mau kalah dengan ritel online, peritel…

Senin, 19 November 2018 09:42

Dinas Perkebunan Dorong Diversifikasi Energi lewat POME

BALIKPAPAN - Sebagai provinsi penghasil minyak sawit terbesar, Kaltim tengah…

Senin, 19 November 2018 09:41

Rupiah Menguat, Pemerintah dan BI Harus Tetap Antisipatif

JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali menguat sejak awal pekan…

Sabtu, 17 November 2018 00:50

Brand Fashion Perlu Orisinalitas

BALIKPAPAN  -  Bisnis fashion di Kota Balikpapan rupanya cukup dianggap…

Sabtu, 17 November 2018 00:50

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp 5.397 T

JAKARTA   -  Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada…

Sabtu, 17 November 2018 00:49

Dukung Direct Call, Pariwisata Kota dan Proyek RDMP

BALIKPAPAN   -  Mendapat mandat memimpin PT Pelindo (Persero) IV…

Jumat, 16 November 2018 07:54

Pacu Ekspor, Bea Cukai Ingatkan Empat Fasilitas Kemudahan

BALIKPAPAN  -  Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .