MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 07:59
Airsoft Gun yang Anca Gunakan untuk Menembak Sopir Taksi Online Itu Dipesan via Online
BARANG BUKTI: Airsoft gun yang digunakan Anca untuk menghabisi nyawa Handarri.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Satu dari tiga alat yang dipakai membunuh Handarri secara sadis, yakni airsoft gun, ternyata milik Darmadi Anca. Bukan Yadi, rekannya. Hal itu terungkap dari pemeriksaan polisi kemarin (13/6). Handarri merupakan driver taksi online yang dibunuh oleh Anca di kawasan Jalan Prona III, RT 53, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Selasa (12/6) lalu.

Pembunuhan terjadi ketika Handarri mengantar Anca dari indekosnya di Prapatan menuju Prona. Korban ditembak menggunakan airsoft gun, sempat lari keluar mobil yang menabrak tiang listrik, namun berhasil dikejar pelaku.

Anca lantas menghantam kepala Handarri empat kali menggunakan dongkrak mobil. Tak hanya sampai di situ, pelaku kembali menyerang korbannya dengan pisau ke arah bawah telinga kiri serta pinggang hingga tewas dan tergeletak di semak belukar. Pembunuhan itu dipicu persoalan sepele. Anca mengaku tak terima dilecehkan karena uang yang dimilikinya hanya Rp 16 ribu.

“Duit segitu aja mau diantar sampai sana,” kata Anca menirukan omongan Hamdarri.

Usai membunuh, Anca kabur ke Prapatan diantar oleh Yadi. Setelah itu, pelaku bersama istrinya menyewa travel yang dikendarai Michel hendak kabur ke Sangatta, Kutai Timur. Anca dibekuk di jalan poros Balikpapan-Samarinda Km 51.

“Senjata (airsoft gun, Red) itu milik Anca. Bukan punya Yadi yang ditemukan dalam kediamannya. Yadi hanya dititipkan. Anca membelinya dari online dan hanya untuk jaga diri,” kata Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Makhfud Hidayat, kemarin.

 

Dia memastikan, kepemilikan pistol yang dibeli secara online itu ilegal. Mudahnya pembelian airsoft gun inilah yang menjadi perhatian serius kepolisian. Makhfud mengatakan, pihaknya akan mengawasi kepemilikan air soft gun tersebut. Apalagi, belum ada undang-undang yang mengaturnya secara tegas.

“Diaturnya hanya dalam Perkapolri Nomor 8 Tahun 2012,” sebut dia.

Makhfud Hidayat menjelaskan, ada beberapa poin penting perihal kepemilikan airsoft gun. Pertama, hanya digunakan untuk kepentingan olahraga menembak reaksi, baik saat latihan ataupun pertandingan. Sehingga dapat memiliki atau menggunakan untuk kepentingan olahraga saja. Artinya memiliki kartu tanda anggota klub menembak yang bernaung di bawah Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin). Dari Perbakin, mereka yang memiliki senjata tersebut ada bukti surat keterampilan menembak yang dikeluarkan oleh Pengprov Perbakin.

“Juga harus memiliki izin pemilik dan penggunaan dari polda setempat dengan tembusan polres dan izin penggunaannya hanya satu tahun. Setiap tahun diperpanjang. Nah, kepemilikan pelaku ini sudah pasti ilegal, karena tidak sesuai dengan aturan,” papar dia.

Atas kejadian ini, dia berjanji akan melakukan sosialisasi kepada klub yang ada di bawah naungan Pengurus Cabang (Pengcab) Perbakin Balikpapan. Gunanya untuk meminimalisasi penggunaan senjata yang tidak sesuai fungsinya. “Soal pembelian online dari tersangka masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas dia.  (ham/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 09:35

ASTAGA..!! Bayi Dibunuh Ibu Kandung Sendiri, Mayatnya Dibuang ke Toilet Bandara

BALIKPAPAN  -  Sungguh tega. Jasad bayi mungil tak berdosa ditemukan tewas dibuang di toilet…

Minggu, 21 Oktober 2018 09:24

Ibu Pembuang Bayi di Toilet Bandara SAMS Itu Bisa Dijerat 15 Tahun Penjara

BALIKPAPAN - Kasus penemuan jasad bayi laki-laki di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan…

Minggu, 21 Oktober 2018 09:20

BISANYA TUH NAH..!! Orangtua Tak Tahu Anaknya Hamil

KEHAMILAN Nurul Diah (18) rupanya berhasil ditutupi selama sembilan bulan hingga dirinya melahirkan…

Minggu, 21 Oktober 2018 09:18

Pemkot Bakal Obati Kaum LGBT, Gimana Caranya?

BALIKPAPAN - Selain upaya sweeping yang bakal dilakukan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Pemkot…

Minggu, 21 Oktober 2018 09:16

Kabel AC Korslet, Sekolah Pramugari Nyaris Ludes

BALIKPAPAN - Warga Sepinggan, Jalan Syarifuddin Yoes RT 1, Balikpapan Selatan ini mendadak dihebohkan…

Minggu, 21 Oktober 2018 09:12

Baru Bebas, Residivis Narkoba Dibekuk Lagi

TANA PASER – Nasib sial menimpa seorang residivis Narkoba berinisial SP (37). Baru sebulan menghirup…

Minggu, 21 Oktober 2018 09:11

Monyet Belanda Terjaga, Kebanjiran Turis Asing

Tak hanya mencegah abrasi, keberadaan kawasan konservasi Mangrove Center Graha Indah di Balikpapan Utara…

Minggu, 21 Oktober 2018 09:08

Lulusan Tekhnik, Beralih Pimpin Dunia Pendidikan

MUHAIMIN merupakan salah satu pemuda yang memiliki karir gemilang sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:19

GNPF Siap Sweeping LGBT

BALIKPAPAN  –  Kalangan LGBT (Lesbi, Gay, Biseks dan Transgender) harus bersiap-siap…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:17

Jadi Bandar Togel, Dua Kakek Diringkus

BALIKPAPAN   -  Tua-tua keladi, makin tua makin jadi, peribahasa inilah yang pantas disematkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .