MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 14 Juni 2018 07:59
Airsoft Gun yang Anca Gunakan untuk Menembak Sopir Taksi Online Itu Dipesan via Online
BARANG BUKTI: Airsoft gun yang digunakan Anca untuk menghabisi nyawa Handarri.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Satu dari tiga alat yang dipakai membunuh Handarri secara sadis, yakni airsoft gun, ternyata milik Darmadi Anca. Bukan Yadi, rekannya. Hal itu terungkap dari pemeriksaan polisi kemarin (13/6). Handarri merupakan driver taksi online yang dibunuh oleh Anca di kawasan Jalan Prona III, RT 53, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Selasa (12/6) lalu.

Pembunuhan terjadi ketika Handarri mengantar Anca dari indekosnya di Prapatan menuju Prona. Korban ditembak menggunakan airsoft gun, sempat lari keluar mobil yang menabrak tiang listrik, namun berhasil dikejar pelaku.

Anca lantas menghantam kepala Handarri empat kali menggunakan dongkrak mobil. Tak hanya sampai di situ, pelaku kembali menyerang korbannya dengan pisau ke arah bawah telinga kiri serta pinggang hingga tewas dan tergeletak di semak belukar. Pembunuhan itu dipicu persoalan sepele. Anca mengaku tak terima dilecehkan karena uang yang dimilikinya hanya Rp 16 ribu.

“Duit segitu aja mau diantar sampai sana,” kata Anca menirukan omongan Hamdarri.

Usai membunuh, Anca kabur ke Prapatan diantar oleh Yadi. Setelah itu, pelaku bersama istrinya menyewa travel yang dikendarai Michel hendak kabur ke Sangatta, Kutai Timur. Anca dibekuk di jalan poros Balikpapan-Samarinda Km 51.

“Senjata (airsoft gun, Red) itu milik Anca. Bukan punya Yadi yang ditemukan dalam kediamannya. Yadi hanya dititipkan. Anca membelinya dari online dan hanya untuk jaga diri,” kata Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Makhfud Hidayat, kemarin.

 

Dia memastikan, kepemilikan pistol yang dibeli secara online itu ilegal. Mudahnya pembelian airsoft gun inilah yang menjadi perhatian serius kepolisian. Makhfud mengatakan, pihaknya akan mengawasi kepemilikan air soft gun tersebut. Apalagi, belum ada undang-undang yang mengaturnya secara tegas.

“Diaturnya hanya dalam Perkapolri Nomor 8 Tahun 2012,” sebut dia.

Makhfud Hidayat menjelaskan, ada beberapa poin penting perihal kepemilikan airsoft gun. Pertama, hanya digunakan untuk kepentingan olahraga menembak reaksi, baik saat latihan ataupun pertandingan. Sehingga dapat memiliki atau menggunakan untuk kepentingan olahraga saja. Artinya memiliki kartu tanda anggota klub menembak yang bernaung di bawah Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin). Dari Perbakin, mereka yang memiliki senjata tersebut ada bukti surat keterampilan menembak yang dikeluarkan oleh Pengprov Perbakin.

“Juga harus memiliki izin pemilik dan penggunaan dari polda setempat dengan tembusan polres dan izin penggunaannya hanya satu tahun. Setiap tahun diperpanjang. Nah, kepemilikan pelaku ini sudah pasti ilegal, karena tidak sesuai dengan aturan,” papar dia.

Atas kejadian ini, dia berjanji akan melakukan sosialisasi kepada klub yang ada di bawah naungan Pengurus Cabang (Pengcab) Perbakin Balikpapan. Gunanya untuk meminimalisasi penggunaan senjata yang tidak sesuai fungsinya. “Soal pembelian online dari tersangka masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas dia.  (ham/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 08:26

Caleg PKS Dilaporkan ke Polres

BALIKPAPAN  -  Bawaslu Balikpapan akhirnya melaporkan salah seorang calon legislatif…

Selasa, 22 Januari 2019 08:23

CATAT..!! Supermoon Akan Terjadi Tiga Kali

JAKARTA  -  Awal tahun 2019 akan dihiasi oleh fenomena purnama…

Selasa, 22 Januari 2019 08:21

Otoritas Bandara Bilang Wajar Harga Tiket Pesawat Naik

BALIKPAPAN   -  Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII berencana…

Selasa, 22 Januari 2019 08:19

Polres Gaungkan Kampanye Milenial

BALIKPAPAN  -  Kampanye Millennial Road Safety Festival (MRSF) terus digaungkan…

Selasa, 22 Januari 2019 08:18

Emak Bawa Anak, Seruduk Tiga Motor

BALIKPAPAN   -  Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di depan…

Selasa, 22 Januari 2019 08:15

Tiga Tersangka Kosmetik Ilegal, Wajib Lapor ke Polres Setiap Hari

BALIKPAPAN  -  Meski tidak mendekam di balik sel tahanan Mapolres…

Selasa, 22 Januari 2019 08:14

Tak Ada Laporan Masuk, Bawaslu Tetap Investigasi

BALIKPAPAN  -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merespons banyaknya perusakan alat…

Selasa, 22 Januari 2019 08:13

MALING EXPERT..!! Dalam Semalam, Mampu Embat Lima Motor

BALIKPAPAN  -  Suriansyah alias Ancah, salah seorang dari empat komplotan…

Senin, 21 Januari 2019 08:37

Kosmetik Ilegal, Banyak Dipakai Mahasiswi

BALIKPAPAN  -  Kasus kosmetik ilegal yang berhasil diungkap jajaran Polres…

Senin, 21 Januari 2019 08:35

Handphone Teman Kerja Disikat

BALIKPAPAN   -  Entah apa yang ada di pikiran Nophi hingga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*