MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 18 Juni 2018 08:50
Alih Fungsi Lahan Sulit Dibendung

Ratusan Hektare Sawah PPU Jadi Kebun Sawit

ALASAN PENGAIRAN: Ratusan hektare sawah di PPU ditanami kelapa sawit lantaran keterbatasan pengairan.

PROKAL.CO, HASIL  pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utar (PPU) telah mampu mencukupi kebutuhan warga, khususnya beras. Bahkan, produksi beras masa tanam Oktober-Maret (Obmar) surplus 9.311 ton. Terdapat 13 ribu hektare sawah produktif yang tersebar di Kecamatan Penajam, Waru, Sepaku dan Babulu. Diantara empat kecamatan ini, Babulu menjadi sentral pertanian di Benuo Taka karena luasan sawah mencapai 8.500 hektare.

Namun, lahan pertanian di daerah terus mengalami penyusutan karena alih fungsi lahan terus terjadi. Khususnya di Babulu diperkirakan 400 hektare sawah berubah menjadi lahan perkebunan sawit. Hal yang sama juga terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, berhektare-hektare sawah ditanami sawit oleh pemiliknya. Keterbatasan pengairan menjadi alasan utama bagi petani melakukan alih fungsi lahan.

“Menurut data yang ada, alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan sawit ratusan hektare,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU, Surito Widarie pada media ini, kemarin.

Mempertahankan lahan pangan berkelanjutan merupakan tanggung jawab pemerintah dan petani. Warga melakukan alih fungsi lahan ini bukan tanpa alasan. Belum tercukupinya pengairan menjadi pertimbangan utama bagi petani sehingga memutuskan sawah mereka di tanami sawit tanpa mempertimbangkan aturan yang berlaku.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan. Kemudian dibentengi Undang Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Alih Fungsi Lahan dan Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 1 Tahun 2013. Bahwa pemerintah dapat melakukan tindakan pencegahan dan penindakan. Jadi, sawit yang tanam di lahan pertanian bisa dicabut oleh pemerintah.

Tak hanya tidakan pencabutan, pemerintah daerah harus memberikan pemahaman terkait aturan tentang lahan pangan berkelanjutan untuk mencapai swasembada pangan. “Ini tidak mudah, perlu kesabaran untuk memotivasi petani agar betul-betul lahan pangan berkelanjutan dipertahankan agar kebutuhan pangan daerah tercukupi,” terang Surito Widarie.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat agar lahan pangan berkelanjutan tetap bertahan. Surito Widarie menyebutkan, salah staunya adalah pemberian bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin garap lahan, mesin tanam dan mesin panen. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian juga kerapa kali menyiapkan bantuan benih unggul dan menjamin ketersediaan pupuk.

“Upaya lainnya adalah memberikan insentif kepada petani berupa sertifikat lahan pertanian gratis. Selain itu ada pupuk dan benih agar hasil panen bisa maksimal dan petani bisa untung. Kemudian ada juga program asuransi tanaman padi dari pemerintah pusat. Apabila gagal panen akibat serangan hama dan musim kemarau, petani mendapatkan ganti rugi,” terangnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 08:58

Warga Khonghucu Gelar Doa Tutup Tahun

BALIKPAPAN  -  Pada Senin (21/1) sekira pukul 06.00 Wita, pengurus…

Selasa, 22 Januari 2019 08:55

ADA APA INI..? Gubernur Panggil Bupati dan Wali Kota

SAMARINDA   -  Untuk memaksimalkan berbagai program pembangunan di Kaltim,…

Selasa, 22 Januari 2019 08:53

Bisa Umrah Berkat Jalan Sehat Balikpapan Pos

BALIKPAPAN  -  Jalan sehat garapan Balikpapan Pos pada 14 Oktober…

Selasa, 22 Januari 2019 08:53

Komisi 1 dan Bawaslu Sidak APK Langgar Aturan

BALIKPAPAN  -  Komisi I DPRD bersama Bawaslu dan Satpol PP…

Selasa, 22 Januari 2019 08:52

2023, Pemprov Kurangi 150 Desa Tertinggal

SAMARINDA  -  Pemprov melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa…

Selasa, 22 Januari 2019 08:51

Bozem Sepinggan Raya Tertutup Lumpur dan Berbau

BALIKPAPAN  -  Kondisi bozem di Sepinggan Raya, dekatBandara Sultan Aji…

Selasa, 22 Januari 2019 08:50

Merasakan Suasana “Mistis” di Kampung Petobo

Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud beserta rombongan menyerahkan bantuan…

Senin, 21 Januari 2019 08:44

Pengundian Kemilau Emas Pegadaian 2018

BALIKPAPAN  -  PT Pegadaian (Persero) memberi apresiasi kepada nasabah lewat…

Senin, 21 Januari 2019 08:43

Jembatan Pulau Balang Tingkatkan Pembangunan Wilayah Selatan Kaltim

BALIKPAPAN  -  Jembatan Pulau Balang diperkirakan akan meningkatkan pembangunan tiga…

Senin, 21 Januari 2019 08:42

Komisi IV Kecewa, Masih Banyak Fasilitas Sekolah yang Rusak

BALIKPAPAN  -  Komisi IV DPRD Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (sidak)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*