MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 18 Juni 2018 08:50
Alih Fungsi Lahan Sulit Dibendung

Ratusan Hektare Sawah PPU Jadi Kebun Sawit

ALASAN PENGAIRAN: Ratusan hektare sawah di PPU ditanami kelapa sawit lantaran keterbatasan pengairan.

PROKAL.CO, HASIL  pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utar (PPU) telah mampu mencukupi kebutuhan warga, khususnya beras. Bahkan, produksi beras masa tanam Oktober-Maret (Obmar) surplus 9.311 ton. Terdapat 13 ribu hektare sawah produktif yang tersebar di Kecamatan Penajam, Waru, Sepaku dan Babulu. Diantara empat kecamatan ini, Babulu menjadi sentral pertanian di Benuo Taka karena luasan sawah mencapai 8.500 hektare.

Namun, lahan pertanian di daerah terus mengalami penyusutan karena alih fungsi lahan terus terjadi. Khususnya di Babulu diperkirakan 400 hektare sawah berubah menjadi lahan perkebunan sawit. Hal yang sama juga terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, berhektare-hektare sawah ditanami sawit oleh pemiliknya. Keterbatasan pengairan menjadi alasan utama bagi petani melakukan alih fungsi lahan.

“Menurut data yang ada, alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan sawit ratusan hektare,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU, Surito Widarie pada media ini, kemarin.

Mempertahankan lahan pangan berkelanjutan merupakan tanggung jawab pemerintah dan petani. Warga melakukan alih fungsi lahan ini bukan tanpa alasan. Belum tercukupinya pengairan menjadi pertimbangan utama bagi petani sehingga memutuskan sawah mereka di tanami sawit tanpa mempertimbangkan aturan yang berlaku.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan. Kemudian dibentengi Undang Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Alih Fungsi Lahan dan Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 1 Tahun 2013. Bahwa pemerintah dapat melakukan tindakan pencegahan dan penindakan. Jadi, sawit yang tanam di lahan pertanian bisa dicabut oleh pemerintah.

Tak hanya tidakan pencabutan, pemerintah daerah harus memberikan pemahaman terkait aturan tentang lahan pangan berkelanjutan untuk mencapai swasembada pangan. “Ini tidak mudah, perlu kesabaran untuk memotivasi petani agar betul-betul lahan pangan berkelanjutan dipertahankan agar kebutuhan pangan daerah tercukupi,” terang Surito Widarie.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat agar lahan pangan berkelanjutan tetap bertahan. Surito Widarie menyebutkan, salah staunya adalah pemberian bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin garap lahan, mesin tanam dan mesin panen. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian juga kerapa kali menyiapkan bantuan benih unggul dan menjamin ketersediaan pupuk.

“Upaya lainnya adalah memberikan insentif kepada petani berupa sertifikat lahan pertanian gratis. Selain itu ada pupuk dan benih agar hasil panen bisa maksimal dan petani bisa untung. Kemudian ada juga program asuransi tanaman padi dari pemerintah pusat. Apabila gagal panen akibat serangan hama dan musim kemarau, petani mendapatkan ganti rugi,” terangnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:06

Rizal Minta Jaga Kebersamaan

BALIKPAPAN  -  Wali Kota Rizal Effendi menjadi inspektur upacara (irup) pada peringatan HUT…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:04

Abrasi Pantai Manggar Semakin Parah

BALIKPAPAN  -  Pantai Segara Sari Manggar di Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, kondisinya…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:02

Awang Minta Bangun Lapas dan Rutan Baru

SAMARINDA  - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap Lembaga…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:01

Sapi Kurban, Sebagian Besar dari Sulawesi

BALIKPAPAN  -  Kebutuhan sapi dan kambing semakin meningkat menjelang Hari Raya Iduladha.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 08:00

WADUH..!! Air Bersih di Balikpapan Cuma Cukup untuk Enam Bulan

BALIKPAPAN  -  Kebutuhan air bersih bagi warga Balikpapan masih mencukupi hingga beberapa…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:59

Balikpapan Adalah Miniatur Indonesia

BALIKPAPAN  -  Gedung Graha Pemuda KNPI di Jalan Ruhui Rahayu, Balikpapan Selatan, pada Kamis…

Jumat, 17 Agustus 2018 09:01

Nyanyikan 10 Lagu, Ribuan Tiket Sabyan Ludes

BALIKPAPAN  -  Hampir dua ribu penonton memadati Ballroom Swiss-Belhotel, Kamis (16/8) malam.…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:59

Sweeping, AP Tak Profesional

BALIKPAPAN  -   Adanya pemeriksaan atau sweeping terhadap kendaraan yang melakukan penjemputan…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:59

Warga DAS Diminta Serahkan Fotokopi Alas Hak

BALIKPAPAN  -  Proses pembebasan lahan untuk normalisasi Sungai Ampal segera dilakukan. Itu…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:58

Lahir 17 Agustus, 22 Warga Dapat SIM Gratis

BALIKPAPAN  -  Hari Kemerdekaan pada tahun ini menjadi momen tersendiri bagi 22 warga Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .