MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 18 Juni 2018 08:50
Alih Fungsi Lahan Sulit Dibendung

Ratusan Hektare Sawah PPU Jadi Kebun Sawit

ALASAN PENGAIRAN: Ratusan hektare sawah di PPU ditanami kelapa sawit lantaran keterbatasan pengairan.

PROKAL.CO, HASIL  pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utar (PPU) telah mampu mencukupi kebutuhan warga, khususnya beras. Bahkan, produksi beras masa tanam Oktober-Maret (Obmar) surplus 9.311 ton. Terdapat 13 ribu hektare sawah produktif yang tersebar di Kecamatan Penajam, Waru, Sepaku dan Babulu. Diantara empat kecamatan ini, Babulu menjadi sentral pertanian di Benuo Taka karena luasan sawah mencapai 8.500 hektare.

Namun, lahan pertanian di daerah terus mengalami penyusutan karena alih fungsi lahan terus terjadi. Khususnya di Babulu diperkirakan 400 hektare sawah berubah menjadi lahan perkebunan sawit. Hal yang sama juga terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, berhektare-hektare sawah ditanami sawit oleh pemiliknya. Keterbatasan pengairan menjadi alasan utama bagi petani melakukan alih fungsi lahan.

“Menurut data yang ada, alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan sawit ratusan hektare,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU, Surito Widarie pada media ini, kemarin.

Mempertahankan lahan pangan berkelanjutan merupakan tanggung jawab pemerintah dan petani. Warga melakukan alih fungsi lahan ini bukan tanpa alasan. Belum tercukupinya pengairan menjadi pertimbangan utama bagi petani sehingga memutuskan sawah mereka di tanami sawit tanpa mempertimbangkan aturan yang berlaku.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan. Kemudian dibentengi Undang Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Alih Fungsi Lahan dan Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 1 Tahun 2013. Bahwa pemerintah dapat melakukan tindakan pencegahan dan penindakan. Jadi, sawit yang tanam di lahan pertanian bisa dicabut oleh pemerintah.

Tak hanya tidakan pencabutan, pemerintah daerah harus memberikan pemahaman terkait aturan tentang lahan pangan berkelanjutan untuk mencapai swasembada pangan. “Ini tidak mudah, perlu kesabaran untuk memotivasi petani agar betul-betul lahan pangan berkelanjutan dipertahankan agar kebutuhan pangan daerah tercukupi,” terang Surito Widarie.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat agar lahan pangan berkelanjutan tetap bertahan. Surito Widarie menyebutkan, salah staunya adalah pemberian bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin garap lahan, mesin tanam dan mesin panen. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian juga kerapa kali menyiapkan bantuan benih unggul dan menjamin ketersediaan pupuk.

“Upaya lainnya adalah memberikan insentif kepada petani berupa sertifikat lahan pertanian gratis. Selain itu ada pupuk dan benih agar hasil panen bisa maksimal dan petani bisa untung. Kemudian ada juga program asuransi tanaman padi dari pemerintah pusat. Apabila gagal panen akibat serangan hama dan musim kemarau, petani mendapatkan ganti rugi,” terangnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 08:51

SANTRIKU HEBAT

Atraksi Persatuan Senam Daroin (Persada) santri Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa, Jalan Soekarno-Hatta…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:50

LGBT Jangan Dikucilkan, Bagusnya Diapain?

BALIKPAPAN  –  Isu maraknya lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Kota…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:48

Nelayan Kecil Merasa Senang

BALIKPAPAN  -  Para nelayan penerima bantuan program konversi BBM ke elpiji dari Kementerian…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:47

Wagub Ajak Santri Perangi Narkoba

SAMARINDA  - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi mengajak para santri bersama pemerintah…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:47

Optimis Jabat Kembali Dewan Pengawas

BALIKPAPAN  - Rencana pergantian Dewan Pengawas Direksi PDAM Tirta Manggar bakal segera dilaksanakan.…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:46

Regulasi Penyiaran Memiliki Peluang Bisnis

SAMARINDA  -  Gubernur Kaltim Isran Noor meminta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID)…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:45

Pecahkan Rekor MURI Naskah Pancasila Huruf Arab Pegon

BALIKPAPAN  –  Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Balikpapan mengikuti…

Senin, 22 Oktober 2018 07:50

Arus Jalan Ruhui Rahayu II Dialihkan

BALIKPAPAN  -  Kawasan Jalan Ruhui Rahayu II, Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan…

Senin, 22 Oktober 2018 07:47

APK Caleg dan Parpol Makin Marak

BALIKPAPAN  -  Alat peraga kampanye (APK) calon anggota legislatif (caleg) dan partai politik…

Senin, 22 Oktober 2018 07:46

Soal Patungan Bangun SPN

BALIKPAPAN  -  Rencana pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltim di Desa Margahayu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .