MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 18 Juni 2018 08:50
Alih Fungsi Lahan Sulit Dibendung

Ratusan Hektare Sawah PPU Jadi Kebun Sawit

ALASAN PENGAIRAN: Ratusan hektare sawah di PPU ditanami kelapa sawit lantaran keterbatasan pengairan.

PROKAL.CO, HASIL  pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utar (PPU) telah mampu mencukupi kebutuhan warga, khususnya beras. Bahkan, produksi beras masa tanam Oktober-Maret (Obmar) surplus 9.311 ton. Terdapat 13 ribu hektare sawah produktif yang tersebar di Kecamatan Penajam, Waru, Sepaku dan Babulu. Diantara empat kecamatan ini, Babulu menjadi sentral pertanian di Benuo Taka karena luasan sawah mencapai 8.500 hektare.

Namun, lahan pertanian di daerah terus mengalami penyusutan karena alih fungsi lahan terus terjadi. Khususnya di Babulu diperkirakan 400 hektare sawah berubah menjadi lahan perkebunan sawit. Hal yang sama juga terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, berhektare-hektare sawah ditanami sawit oleh pemiliknya. Keterbatasan pengairan menjadi alasan utama bagi petani melakukan alih fungsi lahan.

“Menurut data yang ada, alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan sawit ratusan hektare,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU, Surito Widarie pada media ini, kemarin.

Mempertahankan lahan pangan berkelanjutan merupakan tanggung jawab pemerintah dan petani. Warga melakukan alih fungsi lahan ini bukan tanpa alasan. Belum tercukupinya pengairan menjadi pertimbangan utama bagi petani sehingga memutuskan sawah mereka di tanami sawit tanpa mempertimbangkan aturan yang berlaku.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan. Kemudian dibentengi Undang Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Alih Fungsi Lahan dan Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 1 Tahun 2013. Bahwa pemerintah dapat melakukan tindakan pencegahan dan penindakan. Jadi, sawit yang tanam di lahan pertanian bisa dicabut oleh pemerintah.

Tak hanya tidakan pencabutan, pemerintah daerah harus memberikan pemahaman terkait aturan tentang lahan pangan berkelanjutan untuk mencapai swasembada pangan. “Ini tidak mudah, perlu kesabaran untuk memotivasi petani agar betul-betul lahan pangan berkelanjutan dipertahankan agar kebutuhan pangan daerah tercukupi,” terang Surito Widarie.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat agar lahan pangan berkelanjutan tetap bertahan. Surito Widarie menyebutkan, salah staunya adalah pemberian bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin garap lahan, mesin tanam dan mesin panen. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian juga kerapa kali menyiapkan bantuan benih unggul dan menjamin ketersediaan pupuk.

“Upaya lainnya adalah memberikan insentif kepada petani berupa sertifikat lahan pertanian gratis. Selain itu ada pupuk dan benih agar hasil panen bisa maksimal dan petani bisa untung. Kemudian ada juga program asuransi tanaman padi dari pemerintah pusat. Apabila gagal panen akibat serangan hama dan musim kemarau, petani mendapatkan ganti rugi,” terangnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 10:15

Pengiriman Paket via Pos Naik 17 Persen

BALIKPAPAN-Memasuki H-14 Lebaran pada Jumat (24/5), jumlah pengiriman paket barang…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:11

Gara-Gara Ini, Kepsek Negeri Terancam Dicopot

BALIKPAPAN-Ini peringatan bagi para kepala sekolah negeri. Jika tidak mengindahkan,…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:06

Pelajari Pembahasan APBD Perubahan dan Murni

BALIKPAPAN-Sebanyak 15 anggota DPRD Kabupaten Paser melakukan kunjungan kerja ke…

Jumat, 24 Mei 2019 11:00

ASN Dilarang Terima Parsel dan Mudik Pakai Mobil Dinas

BALIKPAPAN-Aparatur sipil negara (ASN) dilarang menerima parsel saat Lebaran. Larangan…

Jumat, 24 Mei 2019 10:57

Ramadan, Stok Darah Berkurang

BALIKPAPAN-Jumlah pendonor darah mengalami penurunan. Hal ini lantaran banyak warga…

Jumat, 24 Mei 2019 10:55

Sulap Kertas Berkas Jadi Produk Bernilai Jual

BALIKPAPAN-Guna memacu kemampuan dan kreativitas sekaligus memberi dampak positif bagi…

Jumat, 24 Mei 2019 10:54

Kusumo: Banyak Warga Belum Miliki BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

BALIKPAPAN-Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) merupakan sebuah sistem jaminan sosial…

Kamis, 23 Mei 2019 10:52

TEGAS..!! Wali Kota Warning Pedagang

BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi mengingatkan pedagang di Balikpapan, supaya tidak…

Kamis, 23 Mei 2019 10:51

Sungai Ampal Akan Dipasangi Jaring Sampah

BALIKPAPAN-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan akan memasang jaring sampah…

Kamis, 23 Mei 2019 10:49

Dishub Kaltim Siapkan Posko Keamanan dan Kesehatan

SAMARINDA-Tak hanya mempersiapkan armada untuk angkutan Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*