MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Selasa, 19 Juni 2018 07:22
Jerman Tak Sesuai Harapan

Joachim Loew

Joachim Loew

PROKAL.CO, TAK  sesuai harapan. ’’Ini hasil yang mengecewakan.’’ Itulah kalimat pertama pelatih Jerman Joachim Loew saat menjawab pertanyaan wartawan pada konferensi pers di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (17/6).

 Pria 58 tahun tersebut tidak bisa menutupi ekspresi kecewa. Wajahnya terlihat kusut. Tegang. Dia beberapa kali menggerakkan tangan untuk merapikan rambut. Suasana konferensi pers pun menjadi adem.

 Datang ke Rusia dengan menyandang status juara bertahan, timnas Jerman dipermalukan Meksiko 0-1 pada laga pembuka grup F. Memang, kekalahan itu belum berarti kiamat. Masih ada dua pertandingan lain (melawan Korsel dan Swedia) yang kalau dimenangkan Der Panser –julukan Jerman– bakal membawa mereka melenggang ke babak berikutnya.

 Loew mengakui timnya bermain tidak sesuai harapan. Bukan selayaknya skuad juara dunia. Manuel Neuer dkk terlihat nervous. Padahal, Jerman adalah tim bertabur bintang. Para penggawanya adalah pemain-pemain jempolan di klub-klub papan atas Eropa.

 Penggila bola pasti sangat familier dengan nama-nama seperti Mesut Oezil, Toni Kroos, Sami Khedira, Julian Draxler, Thomas Mueller, dan Mats Hummels. Sebaliknya, tidak banyak yang ngeh dengan Hirving Lozano, pencetak gol kemenangan Meksiko. Di antara starter Meksiko, yang paling kondang mungkin Javier Hernandez, sang penyerang utama yang pernah membela Manchester United dan kini bermain di West Ham.

 Tapi, inilah sepak bola. Bukan matematika. Yang besar belum tentu mengalahkan yang kecil. Jerman adalah tim besar. Kuat. Solid. Juara bertahan. Namun, kali ini mereka harus menyerah kepada kecerdikan Meksiko.

 Loew mengakui hal itu. ’’Hari ini Meksiko benar-benar bermain sempurna,’’ kata pelatih Jerman dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia tersebut.

 Die Mannschaft –julukan lain Jerman– bukan tanpa persiapan untuk meredam Meksiko. Menurut Loew, dirinya dan pemain sudah mempelajari permainan Meksiko lewat rekaman pertandingan. Tidak hanya sekali. Beberapa kali. Kesimpulannya, Meksiko cepat dalam transisi bermain.

 Nah, strategi Jerman adalah mematikan pergerakan pemain sayap seperti Lozano dengan cara double team. Yakni, dua lawan satu. Dua pemain Jerman bertugas mematikan pergerakan winger Meksiko. Apa daya, rencana itu tidak berjalan sempurna. Bahkan, Lozano yang seharusnya dimatikan malah menjebol gawang Neuer dari skema counterattack yang sangat cepat. Loew mengakui pemainnya terlalu lamban mengeksekusi strategi tersebut.

 ’’Ini gol terbaik dalam karir saya,’’ kata Lozano menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers. Pemain yang membela klub Belanda PSV Eindhoven itu sangat bungah. Performa apiknya diganjar dengan predikat man of the match.

 Proses lahirnya gol Lozano sangat skematis. Berawal dari sukses barisan pertahanan Meksiko mementahkan serangan Jerman, Javier Hernandez menggiring bola dengan cepat menembus pertahanan lawan. Dia hanya dikawal Jerome Boateng yang tampak keteteran. Sementara itu, bek dan gelandang Jerman yang lain ’’tertinggal’’ di wilayah pertahanan Meksiko.

 Mendekati kotak penalti Jerman, Hernandez memberikan umpan menyusur tanah ke sisi kiri. Lozano menerima umpan itu dan langsung menusuk ke kotak 16 meter. Dengan sekali cut back, dia memerdaya Oezil. Sejurus kemudian, tendangan keras kaki kanan Lozano mengirim bola menembus pojok kanan gawang Jerman. Neuer gagal menjangkau. Gol!

 Gol pada menit ke-35 itu benar-benar membuktikan kekuatan strategi Meksiko. Pertahanan yang tangguh. Transisi menyerang yang cepat. Diakhiri dengan finishing yang mematikan. Dan, Jerman pun menjadi korban. Viva Meksiko! (*/c17/ady/jpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 08:48

Saatnya Menagih Janji ke Liga 1

BALIKPAPAN  -   Manajemen baru Persiba Balikpapan bisa bernafas lega.…

Selasa, 22 Januari 2019 08:47

Persiba Datangkan Bek Persebaya

BALIKPAPAN   -  Manajemen Persiba Balikpapan terus aktif dalam perburuan pemain.…

Selasa, 22 Januari 2019 08:45

Nama Besar Pemain Bukan Jaminan

BALIKPAPAN  -  Para suporter tentu menuntut banyak. Utamanya persoalan komposisi…

Selasa, 22 Januari 2019 08:44

Hindari Pemain Titipan

BEBAN tinggi, sebenarnya berada pada diri Salahudin. Liga 1 menjadi…

Selasa, 22 Januari 2019 08:44

Mau Refreshing, Lalu Tekuni Bisnis Pijat Refleksi

Raihan emas di Olimpiade Rio de Janeiro pada 2016 silam…

Selasa, 22 Januari 2019 08:42

Singkirkan Halep, Serena ke Perempatfinal

MELBOURNE  -  Serena Williams memelihara peluangnya untuk meraih gelar grand…

Selasa, 22 Januari 2019 08:42

Ball Absen Bela Lakers Selama 6 Pekan

LOS ANGELES   Lakers harus bersiap bermain tanpa point guard andalan…

Selasa, 22 Januari 2019 08:41

Teknologi CFD Jadi Senjata Ducati untuk Rajai Musim 2019

DEMI merajai musim balap 2019, Ducati tidak main-main dalam mengembangkan…

Selasa, 22 Januari 2019 08:39

Makin Mirip Neymar

PREDIKAT Ousmane Dembele sebagai suksesor striker PSG Neymar di Barcelona…

Selasa, 22 Januari 2019 08:38

Trio Gelandang Duluan, Para Bek Belakangan

MANCHESTER  –  Skuad Manchester United benar-benar berbahagia di bawah caretaker…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*