MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Selasa, 19 Juni 2018 07:22
Jerman Tak Sesuai Harapan

Joachim Loew

Joachim Loew

PROKAL.CO, TAK  sesuai harapan. ’’Ini hasil yang mengecewakan.’’ Itulah kalimat pertama pelatih Jerman Joachim Loew saat menjawab pertanyaan wartawan pada konferensi pers di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (17/6).

 Pria 58 tahun tersebut tidak bisa menutupi ekspresi kecewa. Wajahnya terlihat kusut. Tegang. Dia beberapa kali menggerakkan tangan untuk merapikan rambut. Suasana konferensi pers pun menjadi adem.

 Datang ke Rusia dengan menyandang status juara bertahan, timnas Jerman dipermalukan Meksiko 0-1 pada laga pembuka grup F. Memang, kekalahan itu belum berarti kiamat. Masih ada dua pertandingan lain (melawan Korsel dan Swedia) yang kalau dimenangkan Der Panser –julukan Jerman– bakal membawa mereka melenggang ke babak berikutnya.

 Loew mengakui timnya bermain tidak sesuai harapan. Bukan selayaknya skuad juara dunia. Manuel Neuer dkk terlihat nervous. Padahal, Jerman adalah tim bertabur bintang. Para penggawanya adalah pemain-pemain jempolan di klub-klub papan atas Eropa.

 Penggila bola pasti sangat familier dengan nama-nama seperti Mesut Oezil, Toni Kroos, Sami Khedira, Julian Draxler, Thomas Mueller, dan Mats Hummels. Sebaliknya, tidak banyak yang ngeh dengan Hirving Lozano, pencetak gol kemenangan Meksiko. Di antara starter Meksiko, yang paling kondang mungkin Javier Hernandez, sang penyerang utama yang pernah membela Manchester United dan kini bermain di West Ham.

 Tapi, inilah sepak bola. Bukan matematika. Yang besar belum tentu mengalahkan yang kecil. Jerman adalah tim besar. Kuat. Solid. Juara bertahan. Namun, kali ini mereka harus menyerah kepada kecerdikan Meksiko.

 Loew mengakui hal itu. ’’Hari ini Meksiko benar-benar bermain sempurna,’’ kata pelatih Jerman dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia tersebut.

 Die Mannschaft –julukan lain Jerman– bukan tanpa persiapan untuk meredam Meksiko. Menurut Loew, dirinya dan pemain sudah mempelajari permainan Meksiko lewat rekaman pertandingan. Tidak hanya sekali. Beberapa kali. Kesimpulannya, Meksiko cepat dalam transisi bermain.

 Nah, strategi Jerman adalah mematikan pergerakan pemain sayap seperti Lozano dengan cara double team. Yakni, dua lawan satu. Dua pemain Jerman bertugas mematikan pergerakan winger Meksiko. Apa daya, rencana itu tidak berjalan sempurna. Bahkan, Lozano yang seharusnya dimatikan malah menjebol gawang Neuer dari skema counterattack yang sangat cepat. Loew mengakui pemainnya terlalu lamban mengeksekusi strategi tersebut.

 ’’Ini gol terbaik dalam karir saya,’’ kata Lozano menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers. Pemain yang membela klub Belanda PSV Eindhoven itu sangat bungah. Performa apiknya diganjar dengan predikat man of the match.

 Proses lahirnya gol Lozano sangat skematis. Berawal dari sukses barisan pertahanan Meksiko mementahkan serangan Jerman, Javier Hernandez menggiring bola dengan cepat menembus pertahanan lawan. Dia hanya dikawal Jerome Boateng yang tampak keteteran. Sementara itu, bek dan gelandang Jerman yang lain ’’tertinggal’’ di wilayah pertahanan Meksiko.

 Mendekati kotak penalti Jerman, Hernandez memberikan umpan menyusur tanah ke sisi kiri. Lozano menerima umpan itu dan langsung menusuk ke kotak 16 meter. Dengan sekali cut back, dia memerdaya Oezil. Sejurus kemudian, tendangan keras kaki kanan Lozano mengirim bola menembus pojok kanan gawang Jerman. Neuer gagal menjangkau. Gol!

 Gol pada menit ke-35 itu benar-benar membuktikan kekuatan strategi Meksiko. Pertahanan yang tangguh. Transisi menyerang yang cepat. Diakhiri dengan finishing yang mematikan. Dan, Jerman pun menjadi korban. Viva Meksiko! (*/c17/ady/jpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:36

Rindu Menang Away

BALIKPAPAN  -  Hanya Agustus, Haryadi bisa bernafas lega. Terhindar dari tekanan para suporter.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:35

Utamakan Perbaiki Stamina

BALIKPAPAN  -  Mendapat jatah libur selama lima hari, tak membuat Heri Susilo bersantai. Menjaga…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:34

Barito Sudah Lihat Celah PSM

MAKASSAR  -  Tidak banyak pelatih yang meliburkan pemainya lebih lama. Terlalu lama libur…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:33

Football Is My Life

SEPAKBOLA  merupakan olahraga paling familiar. Semua kalangan menyukainya. Baik tua maupun muda.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:32

Kado dari Beto

BEKASI  -  Timnas Indonesia U-23 menang telak atas Laos pada laga ketiganya di cabang sepakbola…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:31

Emery Lebih Percaya Diri

LONDON  –  Jadwal di pekan-pekan awal Premier League musim ini memang tidak menguntungkan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:29

Messi Mulai Pegang Kendali

BARCELONA  -  Lionel Messi tak hanya menjadi sentral permainan Barcelona.  Pemain berjuluk…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:27

“Ngurus Bola Itu Sulit, Biar Aku Saja”

BALIKPAPAN  -  Persiba Balikpapan sudah berdiri sejak 1950. Sejak itu, tak terhitung lagi…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:21

Satu Keluarga Cinta Persiba

PERSIBA  Balikpapan sudah tidak asing lagi baginya. Tak hanya Anissea Mutia Oktaviani melainkan…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:20

Performa Belum Stabil

BALIKPAPAN  -  Persiba Balikpapan seperti tidak menunjukkan grafik peningkatan. Hingga pekan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .