MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Rabu, 20 Juni 2018 08:40
Tujuh Tewas di Lubang Emas Sekotong
TRAGEDI: Lubang emas Sekotong yang menjadi lokasi tewasnya tujuh penambang emas secara mengenaskan.

PROKAL.CO, GIRI MENANG  –  Tujuh orang penambang tewas di lubang emas Gunung Suge, Dusun Selodong Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong Lombok Barat, Selasa (19/6).  Mereka mati mengenaskan saat tengah asik menggali tambang. Kuat dugaan mereka kesulitan bernapas karena lubang tambang dipeuhi asap.

Informasi yang dihimpun Lombok Post, para penambang berjumlah 13 orang. Mereka menambang di lubang emas tak bertuan atau telah ditinggalkan pemiliknya. Mereka masuk ke dalam lubang pada Senin (18/6) sekitar pukul 20.00 Wita. Saat melakukan penambangan, para penambang itu mencium bau asap dari sesuatu yang terbakar. Diduga asap tersebut berasal dari lubang tambang lain yang terhubung dengan tempat para korban.

 Lambat laun lubang tambang yang kedalamannya mencapai 200 meter itu dipenuhi asap. Para penambang pun mulai panik karena kesulitan bernapas. Mereka berusaha menyelamatkan diri, namun naas tujuh orang penambang harus meregang nyawa karena tidak bisa bernapas. Beruntung enam orang penambang lainnya selamat.

 Ketujuh korban meninggal dunia antara lain Supar, 45 tahun asal Banyumulek Kediri, Judin 35 tahun asal Blongas Desa Buwun Mas Sekotong, Wildan 30 tahun asal Slodong Desa Buwun Mas Sekotong, Nuri 35 tahun Selodong Desa Buwun Mas Sekotong, Sulaiman, 28 tahun asal Dusun Sauh Desa Buwun Mas Sekotong, Ramli 28 tahun asal Dusun Sauh Desa Buwun Mas Sekotong, dan  Sahdan alias Kentung 40 tahun asal Dusun Lekong Desa Buwun Mas Sekotong.

 Sementara korban selamat mengalami luka luka antara lain, Rudini 28 tahun asal Lekong Jae, Menter  35 tahun asal Lekong Jae, Sukardi 40 tahun asal Dusun Sauh, Nasri 30 tahun asal Dusun Sauh dan sisanya lagi belum diketahui  identitasnya.

 Evakuasi korban dilakukan pada Selasa (19/6) sekitar pukul 11.00 Wita. Para korban dibawa ke Puskesmas Sekotong menggunakan kendaraan warga sekitar. Usai diperiksa tim medis Puskesmas Sekotong, pihak keluarga korban mendesak agar Puskesmas dan kepolisian segera memulangkan untuk segera di makamkan. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

 Dari hasil pemeriksaan sementara tim medis, para penambang diduga meninggal karena keracunan gas yang mengakibatkan korban kekurangan oksigen. Sementara untuk korban yang mengalami luka-luka tidak ditemukan bekas kekerasan. Luka itu disebabkan saat para korban berupaya menyelamatkan diri.

 Kepala Desa Buwun Mas Rochidi yang dikonfirmasi mengatakan, jumlah korban belum diketahui secara pasti. Bahkan, menurut dia, kemungkinan adanya korban tambahan bisa saja terjadi mengingat kedalaman lubang tambang itu mencapai 200 meter. Pihak desa sudah berkoordinasi dengan Basarnas untuk evakuasi korban yang tersisa. Untuk pemulangan jenazah korban yang sebagian besar adalah warga Desa Buwun Mas pihaknya masih menunggu. ”Kami menunggu dari pihak Puskesmas,” katanya singkat.

 Sementara itu, Kapolres Lobar AKBP Heri Wahyudi sampai sejauh ini belum bisa dikonfirmasi. Dari informasi yang diperoleh, Kapolres Lobar beserta jajarannya langsung terjun ke lokasi kejadian yang memang berada di atas pegunungan sehingga menyulitkan berkomunikasi via ponsel. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya. (ewi/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 08:10

Jaksa Minta Hamzah Dipenjara 20 Tahun

MAKASSAR  -   Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut majelis hakim agar…

Selasa, 22 Januari 2019 08:07

Gelar Sidang Pembunuhan Pasutri Belum Bisa Dipastikan

BALIKPAPAN   -  Sidang lanjutan pembunuhan terhadap pasangan suami istri…

Selasa, 22 Januari 2019 08:06

Enam Berkas Korupsi Bimtek Dilimpah

ENREKANG  --  Kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknis (bimtek) DPRD…

Selasa, 22 Januari 2019 08:05

Dibully, Siswi SMA Lapor Polisi

PALEMBANG  -   Aksi bullying masih terjadi di kalangan pelajar.…

Selasa, 22 Januari 2019 08:05

Pelajar Pencuri Motor Dibekuk Opsnal Polsek Tanah Grogot

TANA PASER  –  Opsnal Unit Reskrim Polsek Tanah Grogot bersama…

Senin, 21 Januari 2019 08:29

Pelaku Cabul Harus Dihukum Berat

TANJUNG SELOR  –  Kasus cabul terhadap seorang siswi salah satu…

Senin, 21 Januari 2019 08:28

Korban Penyekapan Bebas Trauma

MAKASSAR -- Tenri Palallo sudah bisa sedikit bernapas lega. Kepala…

Senin, 21 Januari 2019 08:28

Tiga Kali Dibobol Maling

PALEMBANG  - Kantor PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) unit…

Senin, 21 Januari 2019 08:27

Tak Sungkan, Rumah Tuhan Dikorupsi

Dana rehabilitasi untuk masjid yang rusak akibat gempa di NTB…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:38

Satu Jam, 30 Pengendara Kena Razia

BALIKPAPAN  –  Masih banyak pengendara roda dua yang lalai aturan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*