MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Rabu, 20 Juni 2018 08:40
Tujuh Tewas di Lubang Emas Sekotong
TRAGEDI: Lubang emas Sekotong yang menjadi lokasi tewasnya tujuh penambang emas secara mengenaskan.

PROKAL.CO, GIRI MENANG  –  Tujuh orang penambang tewas di lubang emas Gunung Suge, Dusun Selodong Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong Lombok Barat, Selasa (19/6).  Mereka mati mengenaskan saat tengah asik menggali tambang. Kuat dugaan mereka kesulitan bernapas karena lubang tambang dipeuhi asap.

Informasi yang dihimpun Lombok Post, para penambang berjumlah 13 orang. Mereka menambang di lubang emas tak bertuan atau telah ditinggalkan pemiliknya. Mereka masuk ke dalam lubang pada Senin (18/6) sekitar pukul 20.00 Wita. Saat melakukan penambangan, para penambang itu mencium bau asap dari sesuatu yang terbakar. Diduga asap tersebut berasal dari lubang tambang lain yang terhubung dengan tempat para korban.

 Lambat laun lubang tambang yang kedalamannya mencapai 200 meter itu dipenuhi asap. Para penambang pun mulai panik karena kesulitan bernapas. Mereka berusaha menyelamatkan diri, namun naas tujuh orang penambang harus meregang nyawa karena tidak bisa bernapas. Beruntung enam orang penambang lainnya selamat.

 Ketujuh korban meninggal dunia antara lain Supar, 45 tahun asal Banyumulek Kediri, Judin 35 tahun asal Blongas Desa Buwun Mas Sekotong, Wildan 30 tahun asal Slodong Desa Buwun Mas Sekotong, Nuri 35 tahun Selodong Desa Buwun Mas Sekotong, Sulaiman, 28 tahun asal Dusun Sauh Desa Buwun Mas Sekotong, Ramli 28 tahun asal Dusun Sauh Desa Buwun Mas Sekotong, dan  Sahdan alias Kentung 40 tahun asal Dusun Lekong Desa Buwun Mas Sekotong.

 Sementara korban selamat mengalami luka luka antara lain, Rudini 28 tahun asal Lekong Jae, Menter  35 tahun asal Lekong Jae, Sukardi 40 tahun asal Dusun Sauh, Nasri 30 tahun asal Dusun Sauh dan sisanya lagi belum diketahui  identitasnya.

 Evakuasi korban dilakukan pada Selasa (19/6) sekitar pukul 11.00 Wita. Para korban dibawa ke Puskesmas Sekotong menggunakan kendaraan warga sekitar. Usai diperiksa tim medis Puskesmas Sekotong, pihak keluarga korban mendesak agar Puskesmas dan kepolisian segera memulangkan untuk segera di makamkan. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

 Dari hasil pemeriksaan sementara tim medis, para penambang diduga meninggal karena keracunan gas yang mengakibatkan korban kekurangan oksigen. Sementara untuk korban yang mengalami luka-luka tidak ditemukan bekas kekerasan. Luka itu disebabkan saat para korban berupaya menyelamatkan diri.

 Kepala Desa Buwun Mas Rochidi yang dikonfirmasi mengatakan, jumlah korban belum diketahui secara pasti. Bahkan, menurut dia, kemungkinan adanya korban tambahan bisa saja terjadi mengingat kedalaman lubang tambang itu mencapai 200 meter. Pihak desa sudah berkoordinasi dengan Basarnas untuk evakuasi korban yang tersisa. Untuk pemulangan jenazah korban yang sebagian besar adalah warga Desa Buwun Mas pihaknya masih menunggu. ”Kami menunggu dari pihak Puskesmas,” katanya singkat.

 Sementara itu, Kapolres Lobar AKBP Heri Wahyudi sampai sejauh ini belum bisa dikonfirmasi. Dari informasi yang diperoleh, Kapolres Lobar beserta jajarannya langsung terjun ke lokasi kejadian yang memang berada di atas pegunungan sehingga menyulitkan berkomunikasi via ponsel. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya. (ewi/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2018 08:00

PARAH..!! Tersangka Narkoba Tewas, Polsek Dibakar

JAKARTA   —  Massa membakar kantor Polsek Bendahara, Aceh Tamiang, Aceh kemarin (23/10).…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:49

Sabu Disembunyikan di Dasboard Motor

SANGATTA   -   Pemuda bertato bernama Rizal alias Baba (32) warga Jalan Mubaki No. 29 RT 04…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:47

Arief Minta KPK Larang James Riady ke Luar Negeri

JAKARTA  -  Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono meminta penyidik KPK segera…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:46

Adik Ipar Digasak Selama 5 Tahun

BATANGHARI   -  Sule (32) warga Desa Aro, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, kini…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:45

Tiga Kios dan Indekos Dilalap Api

BANJARMASIN  -  Kebakaran hebat terjadi di Jalan Cemara Raya, Banjarmasin Utara, Senin (22/10)…

Senin, 22 Oktober 2018 08:34

Tiga Pelaku Curanmor Diringkus

PENAJAM   -  Polres Penajam Paser Utara (PPU) menangkap tiga pelaku pencurian kendaraan…

Senin, 22 Oktober 2018 08:28

Dekati Keluarga Dua Terduga Teroris

JAKARTA  —  Dua terduga teroris yang tewas di Tanjung Balai membuat Polda Sumatera Utara…

Senin, 22 Oktober 2018 08:26

Satpol PP Geber Razia Yustisi

BALIKPAPAN  -  Pemantauan terhadap pendatang ilegal terus dilakukan jajaran Satpol PP. Berbagai…

Senin, 22 Oktober 2018 08:25

Adanya Percobaan Penculikan Anak, Kapolres PPU Tegas Membantah

PENAJAM   -  Beberapa hari terakhir ini, pengguna media sosial (medsos) di Kabupaten…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:09

Baby Lobster Dilepas di Perairan Lembar

GIRI MENANG  -  Penyelundupan benih lobster asal Lombok ternyata masih menggiurkan. Terbukti,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .