MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 20 Juni 2018 09:05
Objek Wisata Banjir Pengunjung
BERWISATA: Momen lebaran dimanffatkan warga untuk mengunjungi berbagai objek wisata di Kabupaten seperti Kampung Warna Warni, Museum Sadurengas, dan lainnya. Untuk kenyamanan pengunjung, didirikan Pos Pengamanan seperti yang ada di Objek Wisata Tahura Lati Petangis.

PROKAL.CO, TANA PASER  –  Sejumlah objek wisata baik wisata alam maupun wisata religi yang ada di Kabupaten Paser dibanjiri warga saat libur lebaran. Ada beberapa objek wisata favorit warga Kabupaten Paser untuk mengisi liburan lebaran diantaranya wisata alam tahura Lati Petangis, Kampung Warna Warni di Desa Janju, objek wisata sejarah dan religi Museum Sadurengas dan Makam Raja-Raja di Kecamatan Paser Belengkong, pantai pasir putih di Desa Pasir Mayang, serta objek wisata alam lainnya yang ada di beberapa kecamatan.

Berdasarkan pantuan, liburan lebaran kali ini relatif kondusif meski kemacetan lalu lintas di sekitar objek wisata religi Museum Sadurengas tak terhindarkan. Belum adanya sejumlah fasilitas yang memadai menjadi catatan khusus personel Kepolisian Sektor (Polsek) Paser Belengkong.

“Walaupun kunjungan warga membeludak, tapi kunjungan ini hanya bersifat tahunan, perlu ada upaya atau peran pemkab untuk menghindari kemacetan yang berulang setiap tahun. Kita (Polres Paser) sudah mengupayakan rekayasa jalan, tapi tetap terjadi kemacetan, meski kondisinya padat merayap,” kata Kapolsek Pabel, AKP Tasimun Utomo kepada Balikpapan Pos, kemarin (19/6).

Untuk diketahui, Museum Sadurengas terletak sekira 5 kilometer arah selatan dari ibukota Kabupaten Paser, Tanah Grogot. Lokasinya berada 300 meter dari pertigaan jalan raya Tanah Grogot-Pleihari di Jembatan Sungai Kandilo. Museum ini adalah objek wisata sejarah berupa keraton atau istana bekas rumah peninggalan Sultan Aji Tenggara, sultan dari Kerajaan Kesultanan Paser yang berkuasa dari tahun 1844 sampai 1873. Pada tahun 2008, kawasan keraton dan bangunan sekelilingnya ditetapkan Pemkab Paser sebagai cagar budaya dan bernama Museum Keraton Sadurengas.

Museum Sadurengas yang berdampingan dengan masjid kesultanan ini terbuat dari bahan kayu bermutu tinggi, yang mana merupakan kekayaan pada zaman dulu. Objek wisata ini disebut Keraton Kesultanan Paser.

 Pada awal abad ke-19, bangunan ini menjadi istana Sultan Ibrahim Khaliludin. Bangunannya berupa rumah panggung yang dalam bahasa Paser disebut Kuta Imam Duyu Kina Lenja, yang berarti rumah kediaman pemimpin yang bertingkat. Museum ini menghadap ke barat, ke arah tepi Sungai Kandilo yang menjadi urat nadi transportasi umum pada saat itu.

Kapolsek Batu Engau, Iptu Yulianto Eka Wibawa menuturkan, objek wisata Tahura Lati Petangis terpantau kondusif. Namun, untuk memberi rasa aman terhadap pengunjung, pihaknya mengerahkan sedikitnya 19 personel untuk melakukan pengamanan di objek wisata tersebut, termasuk ia juga terjun langsung untuk memastikan personelnya dalam melakukan pengamanan.

“Situasi lalu lintas di Wilayah Batu Engau relatif lancar dan kondusif, meski termasuk jalur Transkaltim – Kalsel, tapi mobilitas kendaraan berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti,” beber Yulianto.

Sementara itu Kapolsek Tanah Grogot AKP Teuku Zia Fahlivie menerangkan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengujung objek wisata Kampung Warna Warni, pihaknya menerjunkan 20 personel untuk melakukan pemantauan aktivitas di objek wisata yang berada di Desa Janju tersebut.

“Sampai dengan H+3 kondisi objek wisata relatif kondusif dan lalu lintas pengunjung menuju objek wisata juga lancar, tidak ada penumpukan kendaraan. Meski ada antrean, tapi tidak panjang dan tidak lama,” ungkap Teuku Zia. (ian/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 08:14

32 Pelamar CPNS PPU Tidak Lulus Administrasi

PENAJAM  -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah sehari mengumumkan hasil…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:13

HSN di Paser Dipusatkan di Ponpes Al Ihsan

TANA PASER  –  Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dengan tema Bersama Santri Damailah…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:11

AGM: Peran Santri sebagai Pionir Perdamaian

PENAJAM  -  Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud (AGM) memimpin upacara…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:10

Tidak Pengaruhi Jumlah Hunian Hotel Kriyad Sadurengas

TANA PASER  –  Kondisi nilai tukar rupiah yang sempat mencapai Rp 15.221 per dolar AS,…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:09

Bandara Paser Semakin Tak Pasti, Bangunan Jadi Sarang Hantu

Bandara Paser yang seharusnya menjadi kebanggaan warga setempat sudah lama mangkrak, sejak 2015 lalu…

Selasa, 23 Oktober 2018 08:07

BKPRMI Minta Insentif Guru Ngaji Tidak Dihapus

TANA PASER  –  Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Paser Nasradin meminta kepada…

Senin, 22 Oktober 2018 08:41

Puskesmas Gersik Batal Dibangun

PENAJAM  -  Pembangunan Puskesmas di Kelurahan Gersik Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam…

Senin, 22 Oktober 2018 08:40

Kodim 0904/TNG Konsisten Jalankan Karya Bhakti

TANA PASER  - Kodim 0904 Tanah Grogot melanjutkan karya bhaktinya dalam hal membangun jamban untuk…

Senin, 22 Oktober 2018 08:39

KONI Paser Galang Donasi Dana Prestasi Atlet

TANA PASER  - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Paser menggalang donasi…

Senin, 22 Oktober 2018 08:38

Kehilangan Istri dan Anak dalam Pelarian ke Tempat Aman

Gempa yang menguncang Sigi, Donggala, dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 28 September 2018 menyisakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .