MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 20 Juni 2018 09:05
Objek Wisata Banjir Pengunjung
BERWISATA: Momen lebaran dimanffatkan warga untuk mengunjungi berbagai objek wisata di Kabupaten seperti Kampung Warna Warni, Museum Sadurengas, dan lainnya. Untuk kenyamanan pengunjung, didirikan Pos Pengamanan seperti yang ada di Objek Wisata Tahura Lati Petangis.

PROKAL.CO, TANA PASER  –  Sejumlah objek wisata baik wisata alam maupun wisata religi yang ada di Kabupaten Paser dibanjiri warga saat libur lebaran. Ada beberapa objek wisata favorit warga Kabupaten Paser untuk mengisi liburan lebaran diantaranya wisata alam tahura Lati Petangis, Kampung Warna Warni di Desa Janju, objek wisata sejarah dan religi Museum Sadurengas dan Makam Raja-Raja di Kecamatan Paser Belengkong, pantai pasir putih di Desa Pasir Mayang, serta objek wisata alam lainnya yang ada di beberapa kecamatan.

Berdasarkan pantuan, liburan lebaran kali ini relatif kondusif meski kemacetan lalu lintas di sekitar objek wisata religi Museum Sadurengas tak terhindarkan. Belum adanya sejumlah fasilitas yang memadai menjadi catatan khusus personel Kepolisian Sektor (Polsek) Paser Belengkong.

“Walaupun kunjungan warga membeludak, tapi kunjungan ini hanya bersifat tahunan, perlu ada upaya atau peran pemkab untuk menghindari kemacetan yang berulang setiap tahun. Kita (Polres Paser) sudah mengupayakan rekayasa jalan, tapi tetap terjadi kemacetan, meski kondisinya padat merayap,” kata Kapolsek Pabel, AKP Tasimun Utomo kepada Balikpapan Pos, kemarin (19/6).

Untuk diketahui, Museum Sadurengas terletak sekira 5 kilometer arah selatan dari ibukota Kabupaten Paser, Tanah Grogot. Lokasinya berada 300 meter dari pertigaan jalan raya Tanah Grogot-Pleihari di Jembatan Sungai Kandilo. Museum ini adalah objek wisata sejarah berupa keraton atau istana bekas rumah peninggalan Sultan Aji Tenggara, sultan dari Kerajaan Kesultanan Paser yang berkuasa dari tahun 1844 sampai 1873. Pada tahun 2008, kawasan keraton dan bangunan sekelilingnya ditetapkan Pemkab Paser sebagai cagar budaya dan bernama Museum Keraton Sadurengas.

Museum Sadurengas yang berdampingan dengan masjid kesultanan ini terbuat dari bahan kayu bermutu tinggi, yang mana merupakan kekayaan pada zaman dulu. Objek wisata ini disebut Keraton Kesultanan Paser.

 Pada awal abad ke-19, bangunan ini menjadi istana Sultan Ibrahim Khaliludin. Bangunannya berupa rumah panggung yang dalam bahasa Paser disebut Kuta Imam Duyu Kina Lenja, yang berarti rumah kediaman pemimpin yang bertingkat. Museum ini menghadap ke barat, ke arah tepi Sungai Kandilo yang menjadi urat nadi transportasi umum pada saat itu.

Kapolsek Batu Engau, Iptu Yulianto Eka Wibawa menuturkan, objek wisata Tahura Lati Petangis terpantau kondusif. Namun, untuk memberi rasa aman terhadap pengunjung, pihaknya mengerahkan sedikitnya 19 personel untuk melakukan pengamanan di objek wisata tersebut, termasuk ia juga terjun langsung untuk memastikan personelnya dalam melakukan pengamanan.

“Situasi lalu lintas di Wilayah Batu Engau relatif lancar dan kondusif, meski termasuk jalur Transkaltim – Kalsel, tapi mobilitas kendaraan berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti,” beber Yulianto.

Sementara itu Kapolsek Tanah Grogot AKP Teuku Zia Fahlivie menerangkan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengujung objek wisata Kampung Warna Warni, pihaknya menerjunkan 20 personel untuk melakukan pemantauan aktivitas di objek wisata yang berada di Desa Janju tersebut.

“Sampai dengan H+3 kondisi objek wisata relatif kondusif dan lalu lintas pengunjung menuju objek wisata juga lancar, tidak ada penumpukan kendaraan. Meski ada antrean, tapi tidak panjang dan tidak lama,” ungkap Teuku Zia. (ian/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 07:54

Kampung Ternak Trunen Masih Sebatas Gagasan

PENAJAM  -  Kampung ternak Trunen, telah digagas oleh Pemerintah Kabupaten…

Selasa, 22 Januari 2019 07:53

90 THL dari Tiga OPD Jalani Tes Urine

PENAJAM  -  Sebanyak 90 tenaga harian lepas (THL) dati tiga…

Selasa, 22 Januari 2019 07:51

ABG Curi Motor untuk Dipakai Sendiri

TANA PASER  –  Tersangka kasus curanmor di beberapa TKP di…

Selasa, 22 Januari 2019 07:51

Lima Tahun Kompi 2 Brimob Pelopor di Paser

TANA PASER –  Tidak terasa sudah lima tahun Subdetasemen (Subden) 3 Detasemen…

Selasa, 22 Januari 2019 07:50

Warga Harus Bersiap-siap Bayar Retribusi Sampah

PENAJAM  -  Warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) harus siap-siap…

Selasa, 22 Januari 2019 07:49

Tiga Kontraktor Kena Penalti

PENAJAM  -   Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Penajam Paser Utara…

Senin, 21 Januari 2019 08:15

Akibat Masalah Pengangkutan Sampah

PENAJAM  -  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Senin, 21 Januari 2019 08:14

Tekan Kasus Lakalantas, Sasaran Pengendara Pemula

TANA PASER  –  Demi menyukseskan program kegiatan Korlantas Polri, jajaran…

Senin, 21 Januari 2019 08:13

Terpaksa Masih Tinggal dengan Keluarga

PENAJAM  -   Puluhan korban longsor di RT 6 dan RT…

Senin, 21 Januari 2019 08:12

Tinggal Tunggu Jadwal Uji Kepatutan

TANA PASER  –   Sepuluh nama calon Komisioner KPU Paser,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*