MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Selasa, 17 Juli 2018 09:11
Kejar Perusahaan Penunggak BPHTB

ANGGARAN

-

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menyerahkan draf kebijakan umum anggaran dan  prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD 2019 kepada DPRD pada minggu lalu. Dalan rancangan APBD 2019 hanya 796,4 miliar. Anggaran yang dimasukkan ini berpatokan pada dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas dari pemerintah pusat.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU Alimuddin mengatakan, rancangan anggaran untuk tahun depan ini nantinya akan dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).  “Penerimaan daerah tahun ini ada Rp 890 miliar. Tahun depan, ada penurunan mencapai 100 miliar. Yang paling pokok kita menyesuaikan tambahan anggaran, penerimaan dan belanja,” kata Alimuddin pada media ini, kemarin (16/7).

Bapelitbang berharap kepada instansi terkait untuk maksimalkan potensi yang dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Alimuddin mengungkapkan, Badan Keuangan (BK) memiliki tugas besar untuk meningkatkan PAD. Ada beberapa potensi PAD yang belum tergarap. Salah satunya adalah bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) dari 13 perusahaan yang ada di Benuo Taka.

“PAD kita belum maksimal. Sudah seharusnya teman-teman di BK mengeksekusi Perbup tentang zonasi nilai tanah. Menurut informasi dari BK ada 14 perusahaan, tapi baru satu perusahaan yang telah menyelesaikan BPHTB. Dan masih ada 13 persuahaan yang belum. Kalau 13 perusahaan ini membayar BPHTB tepat waktu maka akan menambah pendapatan daerah sebesar Rp 167 miliar. Ini peluang besar yang harus dikejar, ” tuturnya.

Melihat kondisi keuangan daerah semakin merosot, diperkirakan tahun depan tidak ada proyek pemangunan infrastruktur yang baru. Karena untuk menutupi belanja rutin termasuk belanja pegawai menyedot anggaran Rp 600 miliar. Sementar utang pembayaran proyek multiyears yang tidak sedikit. Alimuddin mengungkapkan, PPU memiliki utang proyek multoyears sebesar Rp 400 miliar lebih. Tahun ini, pemerintah daerah berusaha membayar utang proyek tersebut sebesar Rp 200 miliar dan sisanya di tahun anggaran berikutnya. “Target utang terbayar tahun ini Rp 200 miliar dan Rp 200 miliar tahun depan. Sumbernya kita harapkan dari dana bagi hasil dari pusat,” tandasnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 09:14

Satpol PP Copot Reklame Terpasang di Pohon

BALIKPAPAN - Puluhan reklame yang terpasang di bahu Jalan MT…

Selasa, 20 November 2018 09:12

Tiga Kelurahan Deklarasikan Bebas BAB

BALIKPAPAN - Sebanyak tiga kelurahan mendeklarasikan kelurahan bebas dari perilaku…

Selasa, 20 November 2018 09:09

Sekretariat DPRD Raih Peringkat Tiga

BALIKPAPAN - Sekretariat DPRD Kota Balikpapan meraih penghargaan dalam Anugerah…

Selasa, 20 November 2018 09:06

Pernak-pernik Maulid Nabi Diburu Pembeli

Setiap Rabiul Awal, umat muslim memperingati Maulid Nabi. Menyambut kelahiran…

Selasa, 20 November 2018 09:03

Dishub Siap Rebut WTN Usul Penambahan CCTV

BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan cukup serius menghadapi…

Selasa, 20 November 2018 09:00

Viko Tanya ke KPU RI dan Bawa ke PTUN

SAMARINDA - Tak hanya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim,…

Selasa, 20 November 2018 08:59

Hari Ini, Garuda Mendarat di APT Pranoto

SAMARINDA - Bandara APT Pranoto Samarinda terus berbenah usai diresmikan…

Senin, 19 November 2018 08:52

MONSTER JALANAN

TRUK bertonase besar menjadi ancaman bagi pengendara sepeda motor di…

Senin, 19 November 2018 08:49

Pemilih Berkurang Seribu Orang

BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan mengonfirmasi bahwa…

Senin, 19 November 2018 08:47

Angkatan Muda Muhammadiyah Deklarasi Jam Belajar

BALIKPAPAN - Ratusan orang yang terdiri Angkatan Muda Muhammadiyah,  Aisyiyah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .