MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Kamis, 19 Juli 2018 09:04
Kembangkan Buah Naga hingga 5 Hektare

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –   Potensi buah naga di wilayah Teritip memang cukup besar. Hal ini jelas sangat menguntungan baik itu untuk perekonomian Kota Balikpapan dan para petani yang ada di Balikpapan Timur.

Menanggapi hal itu, pihak Kelurahan Teritip pun selalu mendukung dengan adanya pertanian yang ada di Teritip, dimana hal ini membantu perekonomian warga Lamaru.

Lurah Teritip Andi Arief Hidayatullah mengaku, dengan adanya perkebunan di Teritip yang mencapai 5 hektare lebih, tentunya sangat membantu para petani. Mengingat buah naga memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

“Di Teritip ini perkebunan buah naga cukup banyak, salah satunya di wilayah Gunung Binjai,” ujar Andi Arief Hidayatulah saat diwawancarai Balikpapan Pos di ruang kerjanya, Rabu (18/7) kemarin.

Ia menambahkan, dari data terdapat 15 petani yang memiliki perkebunan buah naga yang mencapai 50 hektare.

“Alhamdulilah hasil dari perkebunan mereka bisa memenuhi kebutuhan buah naga di Balikpapan,” akunya.

Selain itu dirinya juga mengingatkan kepada para petani dalam menggunakan ban bekas untuk penyangga buah naga, agar selalu memperhatikan kondisi sekitar lingkungan. Pasalnya, di saat hujan seperti ini ban-ban ini kerap menyimpan air hujan yang tertampung. Namun dengan begitu berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti.

“Kita juga minta agar selalu membersihkan sela-sela ban jangan sampai ada air yang tertampung,” akunya.

Andi Arief mengaku saat ini memang belum ada dijumpai warga yang terkena gejala DBD, namun dirinya kembali mengingatkan lebih baik mencegah dari pada mengobati.

“Alhamdulilah kami bersama dengan pihak Puskesmas Teritip juga rutin melakukan sosialisasi kepada para petani buah naga,” terangnya.

Kembali ke penghasilan buah naga, dirinya mengaku hasil buah naga milik petani Tertitip tidak kalah bersaing dengan hasil buah naga milik daerah lain. Dimana petani masih banyak yang mengembangkan buah naga berwarna merah.

“Petani di sini condong ke buah naga yang warga merah. Mereka bilang harga jualnya lebih tinggi dibanding dengan buah naga lainnya seperti warna kuning. Selain itu warga lebih banyak mencari yang berwarna merah,” pungkas Andi. (dan/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 15:40

Setop Buang Sampah di TPS Liar

BALIKPAPAN– Permasalahan sampah tak pernah ada habisnya. Karena berkaitan dengan…

Selasa, 19 Februari 2019 15:38

PPS Data Pendatang Apartemen

BALIKPAPAN -  Menindaklanjuti laporan warga yang tinggal di Apartemen Pertamina…

Senin, 18 Februari 2019 12:16

Satpol PP Kerap Disinggung soal HAM

BALIKPAPAN– Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memanfaatkan fasilitas umum…

Senin, 18 Februari 2019 12:13

Sampah TPS Lambat Diangkut

BALIKPAPAN -  Sejumlah masyarakat mengeluhkan tempat pembuangan sementara (TPS) di…

Senin, 18 Februari 2019 12:12

Bersih-Bersih di Depan Kantor Baru

BALIKPAPAN - Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara bersama mahasiswa Kuliah…

Jumat, 08 Februari 2019 11:57

LPM Damai dan Ketua RT Bahas Teknis KBM

BALIKPAPAN- Mewujudkan lingkungan bersih harus selalu dilakukan bersama oleh setiap…

Jumat, 08 Februari 2019 11:56

Dinsos Sosialisasi 50 KPM di Klandasan Ilir

BALIKPAPAN- Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota…

Jumat, 08 Februari 2019 11:53

Sampah Berserakan Tak Terlihat Lagi

BALIKPAPAN - Pengerjaan lanjutan pembersihan sampah berserakan kembali dilakukan Tim…

Jumat, 08 Februari 2019 11:51

Balteng Gelar Lomba Swafoto di Balai Kota

BALIKPAPAN – Dari banyak stand festival 1000 bunga di halaman…

Jumat, 08 Februari 2019 11:50

Cegah Banjir, Drainase Rutin Dibersihkan

BALIKPAPAN - Salah satu lokasi yang kerap menjadi langganan banjir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*