MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Jumat, 03 Agustus 2018 07:37
PAW Haris Jangan Ditunda-tunda

Demokrat Desak Dewan Segera Dituntaskan

Rio Ridhayon Demo

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  DPC Demokrat Balikpapan mendesak DPRD Balikpapan agar segera menuntaskan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Haris, yang sudah mengundurkan diri dari Demokrat dan anggota DPRD.

"Saya berharap jangan sampai DPRD menunda-nunda proses PAW saudara Haji Haris. Karena yang bersangkutan sendiri sudah mengundurkan diri dari Demokrat dan DPRD. Ini harus disegerakan, jangan sampai memperlambat," ujar Wakil Ketua III DPC Demokrat Balikpapan, Rio Ridhayon Demo, kepada Balikpapan Pos, kemarin (2/8).

Akibat belum tuntasnya proses PAW ini maka pihaknya kata Rio, berencana permasalahan ini akan dibawa ke Bawaslu Kaltim. Rio juga akan meminta pendapat Bawaslu Kaltim terkait sikap pasif KPU Balikpapan untuk menyikapi hal ini.

"Dan kami berharap ke Bawaslu bisa  memberikan solusi terbaik agar ada kepastian hukum terhadap permasalahan ini. Memang Bawaslu tidak masuk dalam ranah DPRD, tetapi ia akan masuk ke dalam KPU untuk segera mengambil sikap," tegasnya.

Setelah penetapan daftar caleg tetap (DCT), Haris menurut dia, juga sudah harus tidak aktif lagi sebagai anggota DPRD Balikpapan. Oleh sebab itu, pihaknya mendesak DPRD agar segera menuntaskan proses PAW Haris. 

"Maka ini kami meminta pendapat ke Bawaslu supaya ada kepastian hukum," terangnya.

Sementara itu, Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha menanggapi proses PAW Haris. Menurut Thoha, KPU tidak memiliki wewenang untuk keterlibatan proses PAW Haris.

"Posisi KPU sifatnya pasif terkait proses PAW Haji Haris. Tapi mundurnya Haji Haris sudah memenuhi unsur sehingga bisa di-PAW," ujar Thoha, kemarin.

Dia memaparkan, pihaknya saat ini menunggu surat PAW Haris sekaligus penggantinya. Kata dia, DPRD sudah bisa segera memproses PAW Haris dan segera bersurat ke KPU.

"Setelah dewan bersurat ke KPU, maka kami dikasih waktu 5 hari untuk segera membalas surat itu. Balasan suratnya itu menyatakan bahwa perolehan surat suara tebanyak setelah yang bersangkutan adalah si A," ucapnya.

 

"Selanjutnya KPU mengecek apakah urutan berikutnya memenuhi syarat atau tidak," sambungnya. 

Thoha menerangkan, surat PAW yang dikirim ke KPU itu bisa dilayangkan DPRD cukup melampirkan surat pengunduran diri Haris.

"Jadi kalau di kami surat PAW itu tidak perlu harus menunggu surat pemberhentian dari Gubernur Kaltim," pungkasnya. (tur)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 07:50

Satria Gerindra Deklarasikan #2019PrabowoSandi

JAKARTA   -  Pengurus Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (PP Satria) Gerindra menggaungkan…

Kamis, 20 September 2018 07:48

Kubu Jokowi Sindir Nama Koalisi

JAKARTA   -  Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menamakan tim suksesnya Koalisi Adil dan…

Kamis, 20 September 2018 07:47

Kubu Jokowi Sindir Nama Koalisi

JAKARTA   -  Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menamakan tim suksesnya Koalisi Adil dan…

Kamis, 20 September 2018 07:47

Kubu Jokowi Sindir Nama Koalisi

JAKARTA   -  Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menamakan tim suksesnya Koalisi Adil dan…

Kamis, 20 September 2018 07:46

Bamsoet Sarankan SBY Dorong KPK Tuntaskan Century

JAKARTA   -  Ketua DPR Bambang Soesatyo mendukung langkah Presiden RI Keenam Susilo Bambang…

Kamis, 20 September 2018 07:44

Polres Paser Siagakan 400 Personil

TANA PASER  –  Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra memimpin dan memasangkan pita kepada…

Rabu, 19 September 2018 07:33

Ini Alasan Kubu Prabowo-Sandi Belum Matangkan Struktur Timses

JAKARTA   -  Kubu bakal calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum…

Rabu, 19 September 2018 07:31

Gerindra dan PKS Berebut Kursi Wagub DKI

JAKARTA  -  Belum ada kata sepakat antara Gerindra dengan PKS soal wagub DKI Jakarta pengganti…

Rabu, 19 September 2018 07:31

Persiapan Coblosan Ulang di Sampang

SAMPANG   -  Coblosan Ulang Pilkada Sampang rencananya akan digelar 27 Oktober 2018. Bagaimana…

Rabu, 19 September 2018 07:30

Targetkan Partisipasi Pemilih Mencapai 77,5 Persen

JAKARTA   -   Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .