MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Rabu, 08 Agustus 2018 00:17
Pelatihan Palang Merah Remaja bagi Siswa SMAN 5
HIDUP SEHAT: Kegiatan penyuluhan kesehatan dan pelatihan kader PMR-UKS SMAN 5 Balikpapan, yang diadakan di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

PROKAL.CO,  

SABTU, 4 Agustus 2018, Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan dan pelatihan kader PMR-UKS SMAN 5 Balikpapan, yang diadakan di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Ibu Emi dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan ini karena sejalan dengan misi SMAN 5 menuju sekolah sehat yang mempunyai perilaku hidup sehat.

SMAN 5 selain fokus melakukan pembelajaran formal juga melakukan kegiatan ekstra kokurikuler kepada siswa untuk dapat menyalurkan kegiatan yang positif. Direktur Rumah Sakit Pertamina Balikpapan dr Syamsul Bahri, MPH dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, baik masyarakat sekitar rumah sakit maupun institusi pendidikan, tahun ini sasaran kegiatan adalah sekolah SMA, karena usia anak SMA sangat beresiko untuk terjadinya perbuatan negatif contohnya perkelahian, narkoba, dan lainnya, karena dalam masa mencari jati diri mau menjadi apa saat dewasa.

Oleh karena itu RSPB sebagai institusi kesehatan melalui Tim PKRS mengadakan penyuluhan dan pelatihan ini untuk memberikan kegiatan positif kepada siswa SMAN 5 terutama kader PMR-UKS sehingga dapat diterapkan dan diajarkan kepada semua teman. dr Syamsul juga mengatakan kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan sehingga kita dapat memantau keberhasilan program pelatihan.

Ns M. Amril, S. Kep selaku tim instruktur mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 110 peserta, terdiri dari 100 orang siswa dan 10 orang guru. Materi yg dibawakan yaitu tentang Hand hygiene, etika batuk serta pertolongan pertama pada kegawatdaruratan seperti BHD, luka bakar, keracunan dan gigitan binatang, cedera musculoskletal dan lainnya, serta yg paling penting selain teori adalah pemberian SKIL berupa praktek BHD, pertolongan pertama pada cedera musculoskletal serta cara mengangkat dan memindahkan pasien secara benar, sehingga tidak membuat cedera pada pasien dan penolong. (ikl/san)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*