MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Kamis, 09 Agustus 2018 08:20
Kini, Tupperware Bisa Digadai
PELAYANAN: Pemimpin Pegadaian Cabang Damai Heri Wibawa menunjukkan koleksi Tupperware yang kini laik gadai.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Dianggap memiliki nilai ekonomis dan nilai pasar, wadah kedap udara dari merk terkenal Tupperware kini menjadi komoditas yang dapat digadai. Berlaku di seluruh outlet PT Pegadaian (Persero) baik konvensional maupun berbasis syariah. "Kredit cepat aman (KCA) atau gadai tidak hanya emas, mulai sekarang Tupperware juga bisa," kata Pemimpin Cabang Damai Heri Wibawa dijumpai di kantornya, Rabu (8/8). Tentu saja Tupperware dengan kondisi mulus 90 persen yang memiliki nilai taksir tinggi. "Acuan harga menggunakan harga pasar setempat," rincinya.

Adapun gadai Tupperware, dapat memanfaatkan produk Kredit Cepat Aman (KCA) Prima. Berupa gadai tanpa bunga kredit. Plafon pinjaman maksimal Rp 500 ribu tenor maksimal 60 hari. Itu untuk layanan gadai konvensional. Sedangkan produk serupa yang berbasis syariah dikenal dengan nama Rahn Hasan.

KCA Prima maupun Rahn Hasan membidik mahasiswa hingga masyarakat menengah ke bawah sebagai nasabah.

Dipilihnya Tupperware, lantaran cukup populer di kalangan rumah tangga. Itu sekaligus membuktikan bahwa perseroan merangkul seluruh lapisan masyarakat. "Jadi saat awal kehadiran Pegadaian, memang melayani semua produk untuk digadai, panci salah satunya. Bahkan di Jawa saat ini ada barang gadai seperti sepeda ontel dan tabung gas elpiji, jadi dengan Tupperware bukan hal baru," gebunya.

Lanjut dia menerangkan, di Kabupaten Rembang Jawa Tengah, masih berlaku gadai kain batik lasem. Berupa batik tulis yang konon memiliki nilai pasar yang cukup tinggi. "Rata-rata barang hasil produksi yang belum laku. Digadai untuk menutupi biaya produksi berikutnya. Prinsipnya itu tadi, punya nilai pasar dan ekonomis," jabarnya kemudian.

Ya sejatinya, masyarakat mengenal perhiasan emas dan logam mulia sebagai komoditas gadai. Tapi ada juga yang menjadikan barang berharga lainnya. Seperti kendaraan bermotor, laptop, HP, produk elektronik di antaranya TV dan kamera. "Tapi jumlah tidak banyak," sahutnya.

Sejak diluncurkan Mei lalu, KCA Prima mampu menghimpun segmen nasabah sesuai yang ditargetkan. Cabang Damai yang membawahi enam unit pembantu cabang (UPC), sambung Heri karib ia disapa, rata-rata meraup 17 nasabah per hari. Dengan latar belakang mahasiswa, ibu rumah tangga hingga driver ojek online. Barang gadai berupa HP dan perhiasan emas.

Heri berharap, masuknya Tupperware dalam daftar barang gadai dapat merangkul nasabah baru yang selama ini belum memanfaatkan layanan Pegadaian akibat keterbatasan barang berharga yang identik dengan perhiasan emas. (dra/vie)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 09:58

Izin Terbit, 100 Ribu Ton Jagung Brasil dan Argentina Masuk RI

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan surat persetujuan impor…

Selasa, 20 November 2018 09:57

Betah di Zona Nyaman

BALIKPAPAN - Betah di zona nyaman, satu dari sejumlah karakter…

Selasa, 20 November 2018 09:55

Kemampuan Ekonomi Lokal Akan Tergerus Pemodal Besar

BALIKPAPAN - Jamak diwartakan, Presiden RI Joko Widodo mengizinkan asing…

Senin, 19 November 2018 09:43

Ritel Offline Makin Akrab dengan Dompet Digital

BALIKPAPAN - Seakan tak mau kalah dengan ritel online, peritel…

Senin, 19 November 2018 09:42

Dinas Perkebunan Dorong Diversifikasi Energi lewat POME

BALIKPAPAN - Sebagai provinsi penghasil minyak sawit terbesar, Kaltim tengah…

Senin, 19 November 2018 09:41

Rupiah Menguat, Pemerintah dan BI Harus Tetap Antisipatif

JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali menguat sejak awal pekan…

Sabtu, 17 November 2018 00:50

Brand Fashion Perlu Orisinalitas

BALIKPAPAN  -  Bisnis fashion di Kota Balikpapan rupanya cukup dianggap…

Sabtu, 17 November 2018 00:50

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp 5.397 T

JAKARTA   -  Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada…

Sabtu, 17 November 2018 00:49

Dukung Direct Call, Pariwisata Kota dan Proyek RDMP

BALIKPAPAN   -  Mendapat mandat memimpin PT Pelindo (Persero) IV…

Jumat, 16 November 2018 07:54

Pacu Ekspor, Bea Cukai Ingatkan Empat Fasilitas Kemudahan

BALIKPAPAN  -  Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .