MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Kamis, 09 Agustus 2018 08:20
Kini, Tupperware Bisa Digadai
PELAYANAN: Pemimpin Pegadaian Cabang Damai Heri Wibawa menunjukkan koleksi Tupperware yang kini laik gadai.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Dianggap memiliki nilai ekonomis dan nilai pasar, wadah kedap udara dari merk terkenal Tupperware kini menjadi komoditas yang dapat digadai. Berlaku di seluruh outlet PT Pegadaian (Persero) baik konvensional maupun berbasis syariah. "Kredit cepat aman (KCA) atau gadai tidak hanya emas, mulai sekarang Tupperware juga bisa," kata Pemimpin Cabang Damai Heri Wibawa dijumpai di kantornya, Rabu (8/8). Tentu saja Tupperware dengan kondisi mulus 90 persen yang memiliki nilai taksir tinggi. "Acuan harga menggunakan harga pasar setempat," rincinya.

Adapun gadai Tupperware, dapat memanfaatkan produk Kredit Cepat Aman (KCA) Prima. Berupa gadai tanpa bunga kredit. Plafon pinjaman maksimal Rp 500 ribu tenor maksimal 60 hari. Itu untuk layanan gadai konvensional. Sedangkan produk serupa yang berbasis syariah dikenal dengan nama Rahn Hasan.

KCA Prima maupun Rahn Hasan membidik mahasiswa hingga masyarakat menengah ke bawah sebagai nasabah.

Dipilihnya Tupperware, lantaran cukup populer di kalangan rumah tangga. Itu sekaligus membuktikan bahwa perseroan merangkul seluruh lapisan masyarakat. "Jadi saat awal kehadiran Pegadaian, memang melayani semua produk untuk digadai, panci salah satunya. Bahkan di Jawa saat ini ada barang gadai seperti sepeda ontel dan tabung gas elpiji, jadi dengan Tupperware bukan hal baru," gebunya.

Lanjut dia menerangkan, di Kabupaten Rembang Jawa Tengah, masih berlaku gadai kain batik lasem. Berupa batik tulis yang konon memiliki nilai pasar yang cukup tinggi. "Rata-rata barang hasil produksi yang belum laku. Digadai untuk menutupi biaya produksi berikutnya. Prinsipnya itu tadi, punya nilai pasar dan ekonomis," jabarnya kemudian.

Ya sejatinya, masyarakat mengenal perhiasan emas dan logam mulia sebagai komoditas gadai. Tapi ada juga yang menjadikan barang berharga lainnya. Seperti kendaraan bermotor, laptop, HP, produk elektronik di antaranya TV dan kamera. "Tapi jumlah tidak banyak," sahutnya.

Sejak diluncurkan Mei lalu, KCA Prima mampu menghimpun segmen nasabah sesuai yang ditargetkan. Cabang Damai yang membawahi enam unit pembantu cabang (UPC), sambung Heri karib ia disapa, rata-rata meraup 17 nasabah per hari. Dengan latar belakang mahasiswa, ibu rumah tangga hingga driver ojek online. Barang gadai berupa HP dan perhiasan emas.

Heri berharap, masuknya Tupperware dalam daftar barang gadai dapat merangkul nasabah baru yang selama ini belum memanfaatkan layanan Pegadaian akibat keterbatasan barang berharga yang identik dengan perhiasan emas. (dra/vie)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 08:13

Pegadaian Gandeng Mitra Masyarakat

KPFM BALIKPAPAN  -  PT Pegadaian (Persero) Balikpapan kembali memberikan peluang kepada masyarakat…

Jumat, 21 September 2018 08:12

Pegadaian Gandeng Mitra Masyarakat

KPFM BALIKPAPAN  -  PT Pegadaian (Persero) Balikpapan kembali memberikan peluang kepada masyarakat…

Jumat, 21 September 2018 08:10

Dapatkan Koin Emas di Fun City

BAGI  pengunjung Fun City Rapak Plaza,  selama bulan September ini berlaku setiap pembelian…

Jumat, 21 September 2018 08:09

Kembangkan Produksi Batik Paser Butuh Investasi Besar

TANA PASER   -  Berbagai macam cara warga Kabupaten Paser dalam mengungkapkan kecintaannya…

Kamis, 20 September 2018 07:56

Bekraf Dorong Investasi Film Nasional

JAKARTA   -  Mendorong investasi perfilman yang positif merupakan salah satu upaya menciptakan…

Kamis, 20 September 2018 07:53

Pastikan Harga Kedelai Tak Naik

JAKARTA  -  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memberi pesan pada para pengusaha tahu…

Kamis, 20 September 2018 07:53

Pastikan Harga Kedelai Tak Naik

JAKARTA  -  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memberi pesan pada para pengusaha tahu…

Kamis, 20 September 2018 07:52

2019, Setoran Dividen BUMN Ditargetkan Rp 45 T

JAKARTA   -  Pemerintah menetapkan target setoran dividen BUMN di tahun 2019 sebesar…

Kamis, 20 September 2018 07:51

2019, Setoran Dividen BUMN Ditargetkan Rp 45 T

JAKARTA   -  Pemerintah menetapkan target setoran dividen BUMN di tahun 2019 sebesar…

Kamis, 20 September 2018 07:51

2019, Setoran Dividen BUMN Ditargetkan Rp 45 T

JAKARTA   -  Pemerintah menetapkan target setoran dividen BUMN di tahun 2019 sebesar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .