MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Jumat, 10 Agustus 2018 08:09
Belanja Pemain Aktif, Pelatih Tak Kunjung Diganti
PEMAIN ANYAR: Penyerang naturalisasi, Charles Orock menjadi salah satu pemain baru yang direkrut Persiba Balikpapan pada putaran kedua.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Para suporter sejatinya mengapresiasi manajemen Persiba Balikpapan saat aktif dalam bursa transfer jelang putaran kedua Liga 2. Tercatat ada tujuh pemain baru didatangkan. Bahkan beberapa diantaranya punya pengalaman mumpuni dalam membela Persiba. Sebut saja Yudi Khoeruddin dan Aang Suparman. Disamping itu, juga mendatangkan pemain naturalisasi, Charles Orock untuk mengisi lini depan. Sebab sebelumnya,dua penyerang Dimas Galih dan Dani Namangge yang didepak hanya total mampu menciptakan satu gol.

Buntut hasil minor yang didapat Beruang Madu -julukan Persiba- pada putaran pertama, imbasnya 12 pemain didepak. Terbaru merekrut Ary Achmad Syafari berposisi bek yang baru tiba di Balikpapan Rabu (8/8) malam. Tentu ini bentuk keseriusan manajemen terhadap tim kesayangan warga Kota Minyak. Perburuan tiket delapan besar masih tetap dikejar, mengingat musim 2018 merupakan target menuju Liga 1.

Hanya saja, beberapa suporter mengeluhkan sang kreator tidak berganti. Padahal, utamanya seorang pelatih lah yang menjadi tulang punggung agar Persiba bisa bangkit. Kini Hariyadi masih menjadi pelatih kepala. Tentu, membuat para penonton ragu akan kepemimpinannya. “Manajemen sudah benar merombak pemainnya dan mendatangkan pemain bagus. Tapi kalau masih pelatihnya Hariyadi, ya sama saja,” kata suporter Balistik, Syahrul, Kamis (9/8) kemarin.

Ia menjelaskan, kejadian ini sama halnya seperti musim 2017 silam. Ketika itu didepaknya Timo Shcheunemann dari kursi pelatih, manajemen mendatangkan Milomir Seslija. Sejatinya, Milo  mampu membawa Persiba bangkit. Akibat indisipliner dari pelatih asal Bosnia Berzegovina tersebut, dia justru memilih mundur dari kursi kepelatihan. Hanya saja, manajemen tidak mencari pelatih pengganti dan menunjuk Hariyadi hingga akhir musim.

“Di situ perombakan pemain juga dilakukan. Awalnya bagus saat ditangani Milo. Kemenangan demi kemenangan didapat dan bahkan sempat ada harapan keluar dari zona degradasi. Begitu Milo mundur, Hariyadi yang pegang malah susah buat naik. Akhirnya degradasi,” keluhnya. (ham/cal)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 14:37

Pengprov Dianggap Tidak Adil

BALIKPAPAN - Untuk kali kedua, Musyawarah Kota (Muskot) Pengurus Cabang…

Jumat, 15 Februari 2019 14:37

Tim Putri SMPN 2 Melaju ke Semifinal

BALIKPAPAN- Setelah sebelumnya tiga tim bola basket putri yakni MTsN…

Jumat, 15 Februari 2019 14:36

Bertekad Ciptakan Atlet

BALIKPAPAN  -  Pengurus Cabang (Pengcab) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI)…

Jumat, 08 Februari 2019 11:43

Sayonara Jemmy Lakengke

BALIKPAPAN - Tuntas sudah kiprah Jemmy Lakengke bersama Persiba Balikpapan.…

Jumat, 08 Februari 2019 11:42

Slamet Budiyono "Kembali” ke Palembang

BALIKPAPAN -  Hadirnya Slamet Budiyono di Persiba Balikpapan, memang membuat…

Jumat, 08 Februari 2019 11:40

Perlahan, Kerangka Tim Mulai Terbentuk

BALIKPAPAN  -  Sudah tiga hari menjajal latihan. Persiba akhirnya melakukan…

Jumat, 08 Februari 2019 11:39

Delapan Pemain Angkat Koper

BALIKPAPAN  -  Tak perlu menunggu waktu lama. Persiba Balikpapan langsung…

Kamis, 07 Februari 2019 11:36

Kental Pemain Muda

WAJAH-wajah baru Persiba Balikpapan telah kelihatan. Mayoritas diisi para pemain…

Kamis, 07 Februari 2019 11:35

Kembalinya Si Anak Hilang

BALIKPAPAN  -  Sempat berjalan alot, akhirnya Talaohu Abdul Musafri mencapai…

Kamis, 07 Februari 2019 11:33

Persiba Batal Dapatkan Atep

BALIKPAPAN -  Keinginan Persiba Balikpapan untuk mendatangkan pemain berlabel Liga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*