MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Jumat, 10 Agustus 2018 08:12
Soal Impor, RI Lepas dari AS tapi Berpindah ke Tiongkok

PROKAL.CO, SETELAH  World Trade Organization (WTO) menjatuhkan hukuman kepada Indonesia atas tuntutan Amerika yang merasa dirugikan karena larangan Indonesia untuk import apel, bawang, anggur, kentang, jus, bunag, buah kering, sapi, ayam, dan daging sapi ke dalam negeri.

Oleh karena itu, setelah upaya banding Indonesia ke WTO kalah, Amerika memenangi tuntutan tersebut di hadapan WTO dengan memberikan Indonesia hukuman sebesar USD 350 juta, atau setara dengan Rp 5 Triliun dengan denda setiap tahun yang berubah-ubah dan kemungkinan denda meningkat.

ALASKA (Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran) menilai bahwa Jokowi sudah berada di jalan yang benar dengan menolak impor dari Amerika tersebut.

Menurut ALASKA, Jokowi telah membangun swasembada pangan, dan menghidupkan petani juga peternak Indonesia. Penolakan impor buah, ayam, sapi tersebut merupakan langkah tepat untuk mendukung ekonomi lokal Indonesia.

“Akan tetapi, berhenti impor dari Amerika, bukan berarti Indonesia merdeka dari impor, Jokowi telah impor beras dari Vietnam, gula dari Thailand, anggur dari China, dan vaksin dari India. Impor tersebut menurut data BPS naik signifikan sebesar 88 persen pada bulan Mei 2018 dibandingkan pada bulan April 2018, serta naik 34,01 persen dibandingkan bulan April 2017,” kata Koordinator ALASKA, Adri Zulpianto.

“Jadi menurut Alaska, Indonesia belum merdeka dari impor. Lepas dari Amerika, Indonesia berpindah haluan ke China (Tiongkok, red),” kata Adri.

Menurutnya, menghindari persaingan ekonomi Amerika-China, bukan berarti Indonesia harus melanggar perjanjian dagang oleh Amerika, yang justru malah dituntut ganti rugi oleh Amerika. Pelanggaran ini malah menambah kerugian negara di tengah kebutuhan Indonesia terhadap dolar guna mendongkrak devisa negara untuk membayar hutang.

Selain itu, Indonesia yang harus diganjar oleh sanksi WTO atas tuntutan Amerika, Indonesia harus menunjukkan bahwa Indonesia harus merdeka dari impor hasil pertanian, karena Indonesia adalah negara yang kaya dengan hasil perkebunan, pertanian, dan peternakan.

“Harusnya Indonesia benar-benar mampu mengelola kekayaan Indonesia dengan baik, menjaga lahan produktif dengan tegas, jangan diubah menjadi kawasan industri, perumahan, dan mal,” katanya.

ALASKA menilai kegiatan impor pemerintah merupakan sebuah kegagalan Indonesia mengelola kekayaan alam Indonesia dan telah menyakiti hati masyarakat petani dan peternak di Indonesia. “Yang lebih menyakitkan lagi adalah ketika beban biaya impor tersebut juga menggunakan uang rakyat yang didalamnya terdapat uang para petani dan peternak,” kata Adri.(fri/jpnn/san)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:19

Menginap di Hotel HER Serasa di Eropa

BALIKPAPAN– Sejumlah negera di Eropa terkenal memiliki ciri khas desain…

Kamis, 18 Juli 2019 11:31

Harga Cabai Mulai Menanjak

BALIKPAPAN- Harga cabai kembali bergerak naik. Menyentuh Rp 40 ribu…

Rabu, 17 Juli 2019 14:09

PCX Amazing Race ala Astra Motor Balikpapan

BALIKPAPAN-Astra Motor Balikpapan selaku main dealer Honda area Balikpapan, Penajam…

Selasa, 16 Juli 2019 13:34

Telkom Digitalkan Fun Bike Indihome Gathering Community

BALIKPAPAN-Dalam rangka memeriahkan HUT ke-54 sekaligus memperkuat layanan kepada pelanggan…

Selasa, 16 Juli 2019 13:32

Harga Cabai Rawit Merangkak Naik

BALIKPAPAN - Masuk bulan Juli, stok kebutuhan pokok di Balikpapan…

Jumat, 12 Juli 2019 11:05

Beber Manfaat Hulu Migas Terhadap Perekonomian

BALIKPAPAN-Sektor hulu minyak dan gas bumi (Migas) dianggap masih memiliki…

Rabu, 10 Juli 2019 11:12

Tanaman Gantung hingga Kaktus Curi Perhatian Milenial

BALIKPAPAN-Sekalipun tanaman hias bukan konsumsi utama tapi usaha tersebut terbukti…

Selasa, 09 Juli 2019 10:58

Penukaran Uang Riyal Meningkat Pesat

BALIKPAPAN-Permintaan penukaran uang riyal mulai terdongkrak menjelang keberangkatan jamaah calon…

Selasa, 09 Juli 2019 10:57

Musim Haji, Pasokan Avtur Ditambah 10 Persen

BALIKPAPAN-PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan menyiapkan…

Senin, 08 Juli 2019 10:48

Diimpor Langsung dari Arab Saudi

BALIKPAPAN - Tidak saja urusan menunaikan ibadah haji yang difasilitasi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*