MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 10 Agustus 2018 08:19
Napi Lapas Tangerang Bikin Pabrik Sabu di Majene

PROKAL.CO, JAKARTA  —  Jarak 2.128 km dari Lapas Tangerang, Banten ke Majene, Sulawesi Barat tidak menghentikan Lexy C. menjalankan pabrik narkotika. Kemarin (9/8) Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap pabrik narkotika milik terpidana kasus narkotika dengan vonis 20 tahun tersebut. Pabrik itu telah mengirimkan narkotika sebanyak tiga kali ke Jakarta dan Tangerang melalui kantor Pos.

 Ada empat tersangka yang telah diamankan dalam kasus pabrik sabu yang berlokasi di perum BTN Griya Pesona, Banggae Timur Majene, yakni Sayyed W, Jufri, Hasri dan Jamilah. Keempatnya memiliki peran masing-masing dalam menjalankan pabrik narkotika dengan kapasitas yang terus diupgrade tersebut. ”Sabu yang dibuat jumlahnya terus meningkat, dari puluhan gram terus naik. Sesuai permintaan,” ujar Kepala BNN Komjen Heru Winarko kemarin.

 Sayyed memiliki tugas sebagai pengirim barang haram dari pabrik ke kantor pos. Lalu, Jufri dan Jamilah bertugas membuat sabu tersebut dengan berbagai peralatan yang dimiliki. ”Untuk Hasri perannya berbeda,” jelasnya.

 Hasri ini bertugas untuk mencicipi racikan sabu alias tester. Jadi, untuk memastikan kualitasnya, pabrik benar-benar menjalankan operasional seperti pabrik makanan. Kualitas rasa coba untuk dibentuk dengan bantuan tester tersebut. ”Ya, terus dievaluasi rasa sabu ini,” ungkap jenderal berbintang tiga tersebut.

 Terkait lolosnya proses pengiriman sabu melalui kantor Pos tersebut, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan bahwa sebenarnya pengiriman pertama dan kedua telah terdeteksi oleh petugas. ”Kami gagalkan pada pengiriman keempat,” terangnya.

 Dia mengatakan, BNN mampu untuk mencegah pabrik sabu ini membesar. Sebab, pabrik tersebut tinggal menunggu waktu bisa berkapasitas produksi jauh lebih besar. Dari berbagai alat bukti yang disita, seperti aseton, lodine, H2SO4, red phosphor dan berbagai tabung laboratorium, diketahui bahwa pabrik. ”Kami cek lagi bagaimana kemampuan meracik sabu ini bisa dimiliki,” terangnya.

Kemungkinan besar Lexy memberikan kemampuannya pada anak buahnya melalui handphone. Arman mengatakan bahwa kemampuan membuat narkotika itu susah dimiliki. Maka, sangat menganggetkan bila hanya via telp bisa mentransfer kemampuan bejat ini. ”Ini harus dihentikan,” tegasnya.

 Lexy sebelumnya juga kedapatan membuat pabrik narkotika. Kasus pertamanya ditangani oleh Polda Metro Jaya, Heru Winarko mengaku tidak mengetahui mengapa Lexy masih bisa membangun bisnis haramnya. Entah apakah dalam kasus pertama itu diterapkan TPPU atau tidak. ”Tapi, saya pastikan untuk kasus ini dijerat dengan TPPU,” Janji Heru Winarko.

 Dengan menjerat TPPU, maka Lexy akan kehilangan kemampuan finansial untuk bisa membangun kembali bisnisnya. ”Ya, biar kere, biar gak buat narkoba lagi,” tuturnya. (idr/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 07:38

Satu Jam, 30 Pengendara Kena Razia

BALIKPAPAN  –  Masih banyak pengendara roda dua yang lalai aturan.…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:37

Gasak Motor di Masjid, Pencuri dan Penadah Dibekuk

SAMARINDA  - Setelah berhasil mencuri 3 unit motor di waktu…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:36

Polisi Limpahkan Berkas Udin ke Kejaksaan

BALIKPAPAN -  Penyidik kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:36

Pengusaha Alat Berat Merasa Jadi Korban Permainan

BALIKPAPAN  -   Majelis Hakim PN Balikpapan yang diketuai Rayes…

Jumat, 18 Januari 2019 08:17

Lagi Patroli, Tangkap Sejoli Nyabu

BALIKPAPAN   -  Peningkatan patroli malam yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas…

Jumat, 18 Januari 2019 08:15

Warga Kukar Diringkus di Samarinda

SAMARINDA   -  Nasib apes mendera RS (23) dan MJ…

Jumat, 18 Januari 2019 08:13

Sidang La Yappe Kembali Ditunda

BALIKPAPAN  -  Sidang lanjutan dengan terdakwa La Yappe (65), pelaku…

Kamis, 17 Januari 2019 08:07

Servis HP Buruk, Giliran Parang Bicara

SAMARINDA   -  Pelaku pengrusakan dan pengancaman di salah satu…

Kamis, 17 Januari 2019 08:05

Sidang Pembunuhan Pasutri Ditunda Lagi

BALIKPAPAN  -  Sidang lanjutan dengan dua terdakwa, yakni Unang Sudrajat…

Kamis, 17 Januari 2019 08:04

Polda Kaltim Ajak Kaum Milenial

BALIKPAPAN   -   Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*