MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 16 Agustus 2018 09:02
Lagi, Sekolah Tolak Vaksin MR

Imunisasi Hak Anak, Orangtua Harus Ambil Sisi Positif

-

PROKAL.CO, TANA PASER  -  Kampanye Pemberian Vaksin Meleasse dan Rubella (MR) kepada anak usia 9 Bulan sampai 15 Tahun di kabupaten Paser nampaknya kurang mendapat respon positif di sebagian kalangan masyarakat, dan terjadi penolakan bahkan penundaan pemberian vaksin MR di sebagian sekolah.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan I Dewa Made Sudarsana menyampaikan, isu yang menyebar dikalangan masyarakat merupakan kendala terbesar bagi tim kesehatan.

"Saat ini masyarakat kita terlalu mudah termakan isu vaksin MR yang tersebar di media sosial, dan disamping itu masyarakat tidak mendapatkan sisi positif dari pemberian vaksin ini," ujar Dewa.

disebutkan Dewa menyampaikan alasan masyarakat menolak pemberian vaksin dikarenakan belum adanya sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Alasannya masih seputar sertifikasi Halal dari MUI, meski kami sudah menyampaikan bahwa vaksin ini di produksi oleh perusahaan Biofarma yang berada di indonesia," ungkapnya.

Diungkapkan, bahwa Dinas Kesehatan Paser menargetkan pada akhir agustus ini sudah menyelesaikan pemberian vaksin. "Kami targetkan akhir Agustus ini, pemberian vaksin di sekolah sudah selesai. Tetapi sampai saat ini kami masih terkendala dengan adanya beberapa sekolah yang meminta untuk menunda pemberian vaksin kepada siswanya," terangnya.

Menurut Dewa, pemberian vaksin merupakan hak setiap anak, dan sangat disayangkan jika pemberian vaksin ini malah terhalang oleh isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya. “Terkait sertifikasi halal dari MUI, saya harap bisa segera terbit demi tercapainya target secara nasional dan mewujudkan generasi yang sehat," sebut Dewa.

Dijelaskan jika anak mengalami panas setelah pelaksanaan suntik Vaksin tersebut, Ia menyatakan bahwa itu reaksi yang positif terhadap antibodi anak.

"Tubuh anak menjadi panas itu menandakan bahwa Antibodi anak memberikan reaksi terhadap vaksin tersebut, dan ini merupakan tanda yang positif. Namun jika orangtua ingin memberikan obat penurun panas juga itu tidak bermasalah," ungkapnya.

Selanjutnya ia menerangkan jika anak tidak mengalami reaksi apapun, ini berarti antibodi anak tidak memberikan reaksi pada Vaksin yang disuntikkan. "Tubuh anak tidak memberikan reaksi itu juga tidak masalah, karena setiap anak punya antibodi yang berbeda, ada yang bereaksi cepat ada juga yang reaksi nya lama, Jadi gak usah khawatir terhadap reaksi tubuh anak," tegas Dewa.

Selanjutnya ia menghimbau agar masyarakat bisa menerima pemberian Vaksin MR tersebut kepada anak-anak. "Saya harap masyarakat bisa berperan aktif dalam pemberian vaksin MR ini, karena memang vaksin ini sebagai cara pemerintah melalui dinas kesehatan untuk mewujudkan generasi yang sehat," pungkasnya. (ian/rus)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 09:51

PPU Masih Menunggu Kebijakan Pusat

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menunggu…

Selasa, 20 November 2018 09:50

Pedagang Pasar Mengadu ke Komisi III

TANA PASER – Perwakilan pedagang sayur dan sembako Pasar Induk…

Selasa, 20 November 2018 09:48

Pemkab Sangat Bergantung Dana Perimbangan dari Pemerintah Pusat

PENAJAM - Berdasarkan Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana diatur dalam…

Selasa, 20 November 2018 09:47

UMK PPU Naik Sebesar Rp 311 Ribu

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menetapkan…

Senin, 19 November 2018 09:32

SUDAH KELEWATAN..!! Pengawas SPBU Km 4 Dianiaya Pengetap

TANA PASER – Insiden penganiayaan terjadi di SPBU Kilometer 4 Tanah…

Senin, 19 November 2018 09:31

Polsek Kuaro Amankan 150 Botol Miras

TANA PASER – Dalam rangka cipta kondisi, Polsek Kuaro pada Jumat…

Senin, 19 November 2018 09:29

Pasar Penampungan Minta Ditata

TANA PASER – Sebagian besar pedagang sayur dan sembako enggan dipindahkan…

Senin, 19 November 2018 09:26

Peserta CPNS PPU Lulus Passing Grade hanya 57 Orang

PENAJAM - Seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Penajam Paser Utara…

Senin, 19 November 2018 09:23

Baru Bebas, Tiga Residivis Diciduk Lagi

TANA PASER – Jajaran Buser Reskrim Polres Paser belum lama ini…

Senin, 19 November 2018 09:22

12 Tim Ramaikan Kejuaraan Dragon Boat Open Race 2018

TANA PASER – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Paser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .