MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:46
Napi Korupsi Dapat Remisi
HADIAH KEMERDEKAAN: Pemberian remisi berlangsung usai upacara detik-detik proklamasi di Kantor Gubernur NTB.

PROKAL.CO, MATARAM  -   Kemenkumham memberi remisi atau pemotongan masa hukuman terhadap 1.389 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di NTB. Remisi diberikan dalam rangka hari Kemerdekaan RI, kemarin (17/8).

Pemberian remisi berlangsung usai upacara detik-detik proklamasi di Kantor Gubernur NTB. Kemenkumham memutuskan untuk memindahkan seremonial remisi dari Lapas Mataram ke Kantor Gubernur, dikarenakan kondisi bangunan lapas yang masih rusak.

 ”Ada 1.389 orang yang kita berikan remisi setelah mereka memenuhi persyaratan,” kata Kadivpas Kemenkumham NTB Dwi Nastiti, kemarin.

 Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.369 warga binaan masuk dalam kategori Remisi Umum I. Mereka mendapat potongan masa hukuman dari satu bulan hingga enam bulan. Potongan terbanyak diberikan kepada  21 WBP.

 Sementara sisanya, 20 WBP, masuk dalam kategori remisi umum II. Remisi yang diberikan, tepat pada 17 Agustus, membuat mereka bisa langsung menghirup udara bebas.

 ”Ada yang langsung bebas setelah mendapat remisi 17 Agustus ini,” ujar dia.

 Dari jumlah 20 WBP yang langsung bebas, setengah dari mereka menjalani hukuman di Lapas Mataram. Lima orang mendapat potongan satu bulan, dua WBP dipotong masa hukuman dua bulan dan tiga bulan, dan dua orang dapat pengurangan empat bulan.

 ”Satu orang dengan kasus narkotika, dapat potongan lima bulan, langsung bebas,” kata Plt Lapas Mataram Junaid.

 Setiap warga binaan yang mendapat remisi, tentunya telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Remisi 17 Agustus diberikan pada mereka yang memenuhi syarat administrasi dan substantif. Seperti, telah menjalani hukuman minimal enam bulan, berkelakuan baik, dan aktif mengikuti program pembinaan.

 Selain kepada WBP dengan hukuman di bawah lima tahun dan dijerat dengan pidana umum, remisi juga diberikan untuk WBP yang divonis di atas lima tahun serta pidana khusus. Ini diatur dalam Pasal 34A ayat 1 PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak WBP.

 Untuk remisi yang diatur dalam PP Nomor 99 Tahun 2012 ini, sebanyak 121 WBP kasus narkotika mendapat potongan masa hukuman. Selain itu, satu napi koruptor atas nama Hasnul Hasan juga mendapat remisi.

 

”Iya ada satu orang WBP kasus korupsi yang mendapat remisi. Dapat potongan empat bulan,” tandas Junaid.(dit/r2)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 30 Januari 2019 08:07

Polsek Bandara Ringkus Jaringan Peredaran Narkoba

POLSEK BANDARA UNTUK BALPOS  BALIKPAPAN   -   Peredaran bisa terjadi…

Rabu, 30 Januari 2019 08:04

Awas! Banyak Obat Kedaluwarsa Beredar

BALIKPAPAN  -  Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Kaltim akhirnya membuka hasil…

Rabu, 30 Januari 2019 08:04

Polda NTB Makin Irit Bicara

MATARAM  -   Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB menetapkan oknum polisi…

Selasa, 29 Januari 2019 08:05

Mayat Hanyut Akhirnya Ditemukan

BALIKPAPAN  –  Identitas mayat seorang pria yang mengapung dan ditemukan…

Selasa, 29 Januari 2019 08:03

Bapak Enam Anak Hamili ABG

MAGETAN  –  Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62…

Selasa, 29 Januari 2019 08:02

Tiga Pemuda Dibacok

TARUB  –   Insiden pembacokan kembali terjadi. Kali ini, korbannya bukan…

Senin, 28 Januari 2019 08:07

Kakek Tega Bantai Adik Kandung

GROBOGAN  –  Aksi yang dilakukan Wadiyo, 70, sungguh nekat. Dia…

Senin, 28 Januari 2019 08:06

DPO Perampok Alfamart Diringkus

BATANGHARI  –   Anggota Unit Polsek Muara Tembesi, akhirnya berhasil…

Senin, 28 Januari 2019 08:05

Sembilan Patung Sapundu Sirna

SAMPIT  –   Sudahsembilanpatungsapundu di Desa Bukit Batu, KecamatanCempaga Hulu,…

Senin, 28 Januari 2019 08:04

Kunjungan di Hari Libur, Supaya Lebih Manusiawi

Wajah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram perlahan berubah. Perubahan terlihat pada…