MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:51
Viral, Aksi Heroik Bocah SMP

Panjat Tiang Bendera saat Upacara HUT Ke-73 RI

DEMI MERAH PUTIH: Aksi Joni memanjat tiang bendera untuk mengambil tali yang tersangkut jelang pengibaran bendera pada upacara HUT ke-73 RI di daerah pos lintas batas Indonesia dengan Timor Leste.

PROKAL.CO, ATAMBUA  -  Suasana pengibaran bendera merah putih saat upacara peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI di lapangan upacara Pantai Motaain, daerah pos lintas batas Indonesia dengan Timor Leste di Provinsi Nusa Tenggara Timur, kemarin (17/8) pagi berlangsung tegang. Pasalnya, bendera merah putih yang siap dikibarkan pasukan pengibar bendera (paskibra) tidak berhasil dikibarkan lantaran tali pengikat bendera tiba-tiba putus.

 Walau demikian, kasus bersejarah ini berhasil diselamatkan oleh seorang siswa kelas I SMP Negeri Silawan, Motaain, Yohanes Ande Kala yang saat itu siaga dalam barisan bersama teman-teman sekolahnya.

 Kejadian bersejarah ini terjadi saat Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan bertindak selaku inspektur upacara. “Paskibra-nya yang sudah menyatakan bendera siap, lalu dua orang paskibra yang bertugas tarik tali bendera juga mulai tarik-tarik tali benderanya. Baru tarik tali benderanya, tiba-tiba tali pengikat bendera merahnya putus sehingga bendera merah putih tidak jadi berkibar. Tapi lagu Indonesia Raya tetap dinyanyikan dan paskibra dan  peserta upacara lainnya tetap dalam posisi siap sampai selesai,” jelas J.T. Ose Luan usai upacara kemarin.

 Menurutnya, bendera merah putih berhasil dikibarkan setelah bocah 14 tahun, Yohanes Ade Kala secara spontan bergegas dari barisannya menuju tiang bendera. Lalu dia memanjat, mengambil ujung tali bendera yang tersangkut di puncak tiang bendera.

 “Setelah lagu Indonesia Raya dinyanyikan, dari mimbar saya bilang tolong cari anak-anak yang bisa panjat untuk ambil ujung talinya. Tiba- tiba saya lihat ada anak kecil berpakaian seragam SMP muncul, menuju tiang bendera kemudian berusaha panjat tiangnya. Tapi sebelumnya saya suruh dia lepaskan sepatunya, setelah itu baru anak kecil ini panjat tiang dan ambil ujung tali bendera dari puncak tiangnya,” jelasnya.

 Bendera merah putih akhirnya dikibarkan tanpa lagu Indonesia Raya, setelah Johni -sapaan akrab Yohanes Ande Kala- berhasil membawa turun tali bendera. “Jadi setelah Johni bawa turun tali bendera dengan cara menggigit ujung talinya sampai tanah, lalu bendera merah putih kami kibarkan lagi dalam keadaan semua peserta siap tanpa menyanyikan lagu Indonesia Raya,” jelasnya.

Ketika turun dan berhasil mengambil tali itu, seluruh peserta upacara pun memberikan tepuk tangan yang meriah untuk bocah tersebut. Pimpinan upacara pun mengajak bocah itu ke atas podium selama upacara berlangsung.

Sementara bocah kelahiran tahun 2004 ini mengaku, setelah mendengar imbauan Wakil Bupati, dirinya langsung meninggalkan barisannya dan menuju tiang bendera untuk menjemput ujung tali bendera dari puncak tiang bendera. Johni mengakui, kondisi kesehatannya sempat terganggu sebelum mengikuti upacara bendera kemarin pagi.

 “Sebelumnya saya sakit perut, tapi untung ibu bidan kasih obat untuk saya minum. Setelah itu baru pergi ikut upacara. Begitu dengar imbauan Pak Wakil Bupati, langsung saya lari menuju tiang bendera dan panjat tiang bendera untuk ambil ujung tali bendera yang tersangkut di puncak tiang bendera,” ungkap Johni.

 “Kebetulan saya biasa panjang pohon pinang, kelapa, dan pohon lainnya. Jadi saya optimis, pasti berhasil panjat tiang bendera dan bawa turun talinya,” lanjutnya.

Sementara  bapak kandung Johni, Victorino Fahik Marchal mengaku bangga atas aksi putranya. Marchal juga mengaku terkejut saat mendengar putranya bisa berjuang menjemput ujung tali bendera Merah Putih dari puncak tiang itu.

 

“Sebagai warga negara Indonesia eks Tim Tim, saya bangga dengan perjuangan anak saya. Sebab, walaupun masih kecil, tapi dia sudah punya semangat nasionalisme demi NKRI,” ujar Fahik Marchal.

Aksi Johni yang menjadi viral serta video aksi bocah tersebut diunggah di channel YouTube Esra Alfred Soru tersebut, mendapat pujian dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Bahkan, bocah itu disebut sebagai pahlawan sesungguhnya saat ini.

“Kalau ada yang bertanya siapa pahlawan hari ini (kemarin,Red,), saya mengatakan Joni Belu,” kata Menpora Imam di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/8).

Joni diketahui adalah siswa dari SMPN 1 Silawan Motoaain, Belu, NTTe. Dia memanjat tiang bendera, karena talinya tersangkut saat bendera akan dikibarkan.  “Ini tentu perjuangan menyelamatkan bendera merah putih,” kata Imam. 

Walau ada yang menilai aksi bocah itu berbahaya, tapi menurut Imam, bisa jadi tidak bagi Joni. Tekadnya hanya ingin menyelamatkan merah putih. “Itulah sebuah tekad. Bagi Joni bukan bahaya, tapi tantangan,” katanya.

Atas keberanian itu, Imam berencana memberi Joni hadiah. Ingin mengajaknya menonton salah satu pertandingan di Asian Games. “Menurut saya, dia adalah pahlawan yang patut diberi penghargaan,” kata Imam.  (ogi/jpg/net/cal/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 10:30

Satgas Pangan Dikerahkan

BALIKPAPAN - Sudah menjadi tradisi adanya kenaikan bahan pangan setiap…

Selasa, 20 November 2018 10:25

Kecewa Antrean Solar Tak Ada Solusi, Aptrindo Ancam Mogok Kerja

BALIKPAPN - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk…

Selasa, 20 November 2018 10:24

Awas! Money Politics Pakai Uang Palsu

BALIKPAPAN - Tertangkapnya Dani Darmansyah alias Dani (20) yang kedapatan…

Selasa, 20 November 2018 10:18

Lagi-Lagi, Perwali Dilecehkan

BALIKPAPAN - Pria hidung belang yang tertangkap tangan menggunakan uang…

Selasa, 20 November 2018 10:15

Penabrak Bocah Belum Ditetapkan Tersangka

BALIKPAPAN - Penabrak bocah perempuan berusia dua tahun, Vania AP…

Selasa, 20 November 2018 10:13

Usai Ijab Kabul Dipisah, Nginap di Rumah Warga

Lulus dari steering committee selaku makcomblang, 43 pasang calon pengantin…

Senin, 19 November 2018 10:08

Trailer Hantam Lima Kendaraan

BALIKPAPAN - Kondisi jalan poros Samarinda-Balikpapan, tepatnya di Km 27…

Senin, 19 November 2018 10:03

Sumur Minyak Ditimbun dan Dipagar

BALIKPAPAN - Gugatan kepemilikan lahan yang dilayangkan oleh Penggugat Alfred…

Senin, 19 November 2018 09:59

Tiap Menit Kejang-Kejang, Bocah Ini Perlu Bantuan

BALIKPAPAN - Terbaring kaku di kasur tua dan rumah reyotnya,…

Senin, 19 November 2018 09:56

Sasar Pasangan Mesum, Enam Pendatang Terjaring

BALIKPAPAN - Maraknya laporan masyarakat terkait indekos dan penginapan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .