MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 20 Agustus 2018 08:18
Buronan Tembak Polisi

15 Menit Terlibat Kontak Senjata

DIAMANKAN: Dua pria berinisial Mul (42) dan Zul (36) warga Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur, diamankan bersama barang bukti usai terjadi kontak senjata dengan aparat kepolisian pada Minggu (19/8) dini hari.

PROKAL.CO, ACEH UTARA   -   Johansyah (32) tersangka penembakan rumah warga Lhoksukon, Aceh Utara, sudah lama diburu anggota Polres Aceh Utara. Bahkan, namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus penembakan rumah Ahmad Budiman (70) Gampong Geumata, Lhoksukon, Jumat (13/4).

Polres Aceh Utara terus memburu keberadaan DPO tersebut. Akhirnya, tim gabungan melakukan penggerekan terhadap rumah tersangka, Minggu (19/8). Lokasinya, di Gampong Blang Bitra, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur.

“Saat anggota kita mendekat, DPO dalam rumah berusaha melepaskan tembak ke arah anggota, sehingga kontak senjata pun tidak dapat dihindari lagi. Anggota kita membalas tembakan ke rumah tersangka,” jelas Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin.

Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah merincikan kontak tembak berlangsung selama 15 menit antara tim gabungan Intelkam dan Reskrim dengan DPO tersebut. Usai kontak senjata reda, polisi berhasil masuk ke dalam rumah.

“Dalam rumah itu kita amankan dua pria, yakni berinisial Mul (42) dan Zul (36). Mereka asal warga Kecamatan Peurelak Kota, Aceh Timur,” ungkapnya.

Namun menurutnya, DPO Johansyah dan senjata api tidak berada di dalam rumah. Dipastikan berhasil meloloskan diri ke arah rawa-rawa yang tidak jauh dari rumahnya.

Selain dua pria yang diamankan itu, pihaknya berhasil menemukan pil ekstasi 81 butir, sabu-sabu seberat 3,19 gram, timbangan digital, bong, dua handphone, uang tunai dan dua butir selonsong peluru kaliber 7.62×39mm yang sering dipakai pada senjata api jenis AK-47.

“Dua pria itu bersama barang bukti sudah kita serahkan ke Satuan Resnarkoba Polres Aceh Timur, untuk pengembangan lebih lanjut,”katanya. Sementara DPO yang berhasil melarikan diri di tengah kegelapan malam, masih terus diburu.

Sebelumnya, Polres Aceh Utara telah  menahan seorang pria berinisial UA (30) terkait dalam kasus sabu. UA ditangkap Polisi pada 14 April lalu atau satu hari setelah rumah mertuanya, Ahmad Budiman di Gampong Geumata, Kecamatan Lhoksukon diberondong.

Pelakunya, DPO yang diburu dan sempat terjadi kontak senjata di Aceh Timur tersebut.

AKBP Ian Rizkian menyebutkan, terkait UA ditangkap atas kasus sabu-sabu dan temukan barang bukti seperti satu buah bong dari botol mineral, satu buah pipa kaca (pirek) berisi sabu-sabu dan dua buah korek api.

Katanya,  selain menangkap  UA, pihaknya juga mengamankan dua pria lainnya atas kasus serupa.

"UA sebelumnya kita periksa menjadi saksi dalam kasus penembakan rumah mertuanya. Tapi saat dimintai keterangan UA memberikan keterangan berbelit-belit sehingga petugas curiga. Akhirnya, kita menggeledah rumah yang bersangkutan dan menemukan barang bukti tersebut," ungkapnya.

Sebelum rumah mertua UA diberondong terlebih dahulu, UA sempat diancam akan ditembaki WA, warga Kota Lhokseumawe. Pesan ancaman itu dititipkan melalui FA. Ketiganya kini telah ditangkap  atas kasus sabu-sabu. Namun WA ditahan di Polres Lhokseumawe lantaran lokasi transaksi jual beli sabu terjadi di Lhokseumawe.

Sementara UA dalam pemeriksaan, akhirnya mengaku melakukan penipuan dengan cara menjual pil ekstasi palsu. Pil ekstasi palsu tersebut diracik dengan Bodrex obat sakit kepala.

Selain itu, dalam bulan April lalu juga  Tim Polda Aceh dari Unit Kejahatan dan Kekerasan bersama tim Polres Aceh Utara dan Aceh Timur, juga mengamankan satu pucuk senjata AK 56, dua magazine dan 66 peluru aktif serta 7 paket sabu-sabu ukuran besar. Barang bukti itu, diduga kuat milik JH ditemukan di Gampong Blang Bitra, Kecamatan Peurelak, Aceh Timur. Senpi itulah diduga digunakan untuk memberondong rumah mertuanya UA.

Namun,  JH berhasil kabur saat akan ditangkap tim gabungan dan polisi hanya mengamankan salah seorang teman JH  sedang mengisap sabu-sabu. Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Aceh Timur, sementara senpi AK 56 tersebut dibawa ke Polres Aceh Utara. (arm/mai/jpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 30 Januari 2019 08:07

Polsek Bandara Ringkus Jaringan Peredaran Narkoba

POLSEK BANDARA UNTUK BALPOS  BALIKPAPAN   -   Peredaran bisa terjadi…

Rabu, 30 Januari 2019 08:04

Awas! Banyak Obat Kedaluwarsa Beredar

BALIKPAPAN  -  Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Kaltim akhirnya membuka hasil…

Rabu, 30 Januari 2019 08:04

Polda NTB Makin Irit Bicara

MATARAM  -   Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB menetapkan oknum polisi…

Selasa, 29 Januari 2019 08:05

Mayat Hanyut Akhirnya Ditemukan

BALIKPAPAN  –  Identitas mayat seorang pria yang mengapung dan ditemukan…

Selasa, 29 Januari 2019 08:03

Bapak Enam Anak Hamili ABG

MAGETAN  –  Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62…

Selasa, 29 Januari 2019 08:02

Tiga Pemuda Dibacok

TARUB  –   Insiden pembacokan kembali terjadi. Kali ini, korbannya bukan…

Senin, 28 Januari 2019 08:07

Kakek Tega Bantai Adik Kandung

GROBOGAN  –  Aksi yang dilakukan Wadiyo, 70, sungguh nekat. Dia…

Senin, 28 Januari 2019 08:06

DPO Perampok Alfamart Diringkus

BATANGHARI  –   Anggota Unit Polsek Muara Tembesi, akhirnya berhasil…

Senin, 28 Januari 2019 08:05

Sembilan Patung Sapundu Sirna

SAMPIT  –   Sudahsembilanpatungsapundu di Desa Bukit Batu, KecamatanCempaga Hulu,…

Senin, 28 Januari 2019 08:04

Kunjungan di Hari Libur, Supaya Lebih Manusiawi

Wajah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram perlahan berubah. Perubahan terlihat pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*