MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Rabu, 22 Agustus 2018 23:52
Perdana Potong Kurban, Siloam Semarakkan Iduladha 1439 H
KEBERSAMAAN: Disaksikan langsung oleh Dirut Siloam, dr Danie Poluan dan jajaran manajemen, Siloam Hospital Balikpapan pada Iduladha 1439 H ini berkurban tiga ekor sapi dan tiga ekor kambing.

PROKAL.CO,  

 

 

 

 

BALIKPAPAN - Siloam Hospital Balikpapan ikut melakukan pemotongan hewan kurban di halaman parkir Siloam pada Rabu (22/8) kemarin. Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Ta'lim Asy Syifa Siloam ini rupanya kegiatan perdana yang dilakukan oleh rumah sakit ternama itu. Dimana pada kegiatan sebelumnya Siloam hanya menyumbangkan hewan kurbannya di Masjid sekitar. 

 

Sebanyak 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing ini di kurban kan bersamaan disaksikan langsung oleh Dirut Siloam, dr Danie Poluan dan jajaran manajemen. Meski terbilang baru, para karyawan serta dokter ini semangat melaksanakannya. Hal ini nampak terlihat dari semangat karyawan yang ikut melakukan pemotongan serta mengkuliti hewan seberat 75 kilogram itu.

 

Direktur Utama Siloam Hospital Balikpapan, dr Danie Poluan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan antar umat beragama dari para karyawannya itu. Menurut Danie kegiatan keagamaan seperti ini sudah pasti pihaknya senantiasa mendukung dan memfasilitasi inisiasi dari teman-teman Majelis Ta'lim Asy Syifa Siloam itu. Dimana ia mengapresiasi kemauan dari Majelis Ta'lim di Siloam ini untuk menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban, dan dari situlah pihak Siloam membantu membelikan satu ekor sapi, sementara dua sapi dan tiga kambing lainnya hasil dari iuran para dokter dan karyawan.

 

"Kami kalau kegiatan keagamaan pasti sangat mensupport sekali. Mendengar teman-teman majelis ta'lim ini mau melakukan hal seperti ini jadinya kita apresiasi, kita fasilitasi dia untuk menggelarnya disini dan kita support satu ekor sapi. Nah dari teman-teman dokter dan ta'lim ini mereka urunan terus dibelikan sapi dan kambing," kata Danie disela-sela kegiatan.

 

Dari kegiatan ini juga menurut Danie diharapkan dapat memberikan gambaran kepada masyarakat luas bahwa Siloam sangat mengedepankan kegiatan keagamaan khususnya umat muslim. Meski masyarakat terkadang mengatakan bahwa banyak pekerja di Siloam Hospital ini adalah umat non muslim, menurut Danie hal tersebut tidaklah benar. Justru kebalikannya, Danie menyebutkan bahwa jumlah karyawannya justru lebih banyak umat muslim.

 

"Di Siloam ini justru karyawannya itu 60 persen mayoritas umat muslim. Bahkan dijajaran manajemen dan kepala unitnya itu mayoritas muslim juga. Pasien kita juga malah banyak yang muslim, jadi nggak benar kalau dikatakan kita ini rumah sakit non muslim," ungkap Danie.

 

Danie berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut ke depannya. Bahkan tahun depan rencananya jumlah hewan kurban yang dipotong kemungkinan akan bertambah dua kali lipat.

 

"Ya bisa saja tahun depan dua kali lipat. Ini kan masih baru jadi ya kita lihat dulu. Nah untuk tahun depan bisa direncanakan dari sekarang, semisal disisihkan uang gaji untuk menabung hewan kurban, nanti kita juga akan bantu. Ya intinya kegiatan kita berharapnya bisa bermanfaat bagi semuanya khususnya yang membutuhkan," terangnya.

 

Sementara itu ketua panitia kegiatan, dr Yohan, SPBA mengatakan hewan kurban yang dipotong ini nantinya akan dibagikan kepada karyawan Siloam yang membutuhkan, serta menitipkannya sebagian ke orang kurang mampu atau panti asuhan melalui Baitul Maal Hidayatullah (BMH).

 

"Ya ini kita sudah mendata karyawan-karyawan yang ekonominya rendah atau tidak mampu. Terus kita salurkan ke orang yang kurang mampu dan panti asuhan melalui BMH. Memang tidak banyak karena ini masih perdana, namun kita mencoba untuk terus menggelar kegiatan keagamaan ini," ujarnya.

 

Yohan sendiri berharap kegiatan yang dilakukan ini sekaligus memberikan syiar kepada masyarakat serta sinergitas antar karyawan. Yohan mengungkapkan, meski masyarakat banyak beranggapan bahwa Siloam adalah rumah sakit yang identik non muslim, namun dari kegiatan seperti ini dirasa dapat menampik semua anggapan tersebut.

 

"Tentu kita ingin tunjukkan Siloam dengan keberagamannya kita bisa mengelola ini. Meskipun masyarakat beranggapan Siloam bukan identik muslim, tapi tetap akan ada kegiatan seperti ini. Karena tujuan kita syiar dan saling berbagi," pungkasnya. (adv/yad/san)

 


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*