MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 12 September 2018 08:33
Triwulan Ketiga, Inflasi Diprediksi Tetap Terkendali

PROKAL.CO, SAMARINDA   -   Tekanan inflasi Kaltim pada triwulan II 2018 tercatat sebesar 2,60 persen secara year on year (yoy). Lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, sebesar 2,59 persen (yoy). Pada triwulan ketiga 2018, inflasi diperkirakan kembali mengalami peningkatan, dibandingkan triwulan sebelumnya pada rentang 3,82-4,22 persen (yoy).

 Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, pada Juli 2018, Kaltim tercatat mengalami inflasi sebesar 0,92 persen secara month to month (mtm), meningkat dibandingkan inflasi Juni 2018 sebesar 0,82 persen (mtm). Sampai Juli 2018, inflasi Kaltim tercatat 3,03 persen year to date (ytd) atau secara tahunan mengalami inflasi sebesar 3,42 persen (yoy).

 “Risiko inflasi Kaltim triwulan III 2018 bersumber dari kelompok bahan makanan yang dipengaruhi beberapa komoditas pangan, yang masih mengalami peningkatan harga sampai Juli 2018,” ungkapnya, Selasa (11/9).

 Menurutnya, penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Dexlite pada 1 Juli 2018 lalu, turut menjadi risiko peningkatan inflasi pada triwulan III 2018 yang bersumber dari kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.

 Diketahui, pada 1 Juli 2018 lalu, ada penyesuaian harga BBM nonsubsidi sebesar Rp 800 untuk jenis Pertamax dan sebesar Rp 950 untuk jenis Dexlite. Sementara itu, penyesuaian tarif pulsa ponsel dan harga jual mobil diperkirakan juga menjadi risiko peningkatan inflasi yang bersumber dari kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.

 “Jadi, penyumbang inflasi terbesar pada triwulan III diprediksi masih dari kelompok komunikasi dan transportasi,” katanya.

 Tekanan inflasi tersebut, memang sedikit lebih tinggi. Namun, masih tetap stabil dan terkendali. Secara regional, inflasi Kaltim triwulan II 2018 juga tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi Kalimantan sebesar 2,89 persen (yoy) dan inflasi Kawasan Timur Indonesia (KTI) sebesar 3,14 persen (yoy).

 Inflasi Kaltim triwulan II 2018 merupakan keempat terendah dari 18 provinsi di wilayah KTI setelah inflasi Maluku, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo. “Meskipun mengalami peningkatan inflasi Kaltim masih termasuk dalam kategori aman dan terkendali,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k15/kpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 06 Februari 2019 12:06

Dewa Rezeki Diserbu Anak-anak

BALIKPAPAN -Malam perayaan Chinese New Year 2570 di ball room…

Rabu, 06 Februari 2019 12:05

Harga Sayur Mayur Masih Stabil

BALIKPAPAN-Saat libur Imlek (5/2) kemarin, harga sayur mayur di pasar…

Selasa, 05 Februari 2019 17:09

Kunjungi Imlek Sale Ramayana

MOMENT libur Tahun Baru China atau dikenal  Imlek yang jatuh…

Selasa, 05 Februari 2019 17:07

SOGO Dept Store Bagi-Bagi Angpao Imlek

BALIKPAPAN - SOGO Department Store di Pentacity Shopping Venue, Balikpapan…

Jumat, 01 Februari 2019 12:07

Petik Angpao Berhadiah di Caribbean

BALIKPAPAN - Taman air terbesar di Indonesia Timur, Caribbean Island…

Jumat, 01 Februari 2019 12:03

Wawali Berangkatkan 15 Jamaah

BALIKPAPAN-Melalui program Umrah Gratis Rahmad Mas'ud Center (RMC) periode tahun…

Jumat, 01 Februari 2019 12:01

Pegadaian Layani Gadai Sertifikat Tanah

BALIKPAPAN--Mulai saat ini,  PT Pegadaian Syariah  melaunching secara nasional pelayanan…

Jumat, 01 Februari 2019 11:58

Makan Malam Blue Sky Sudah 80 Persen

BALIKPAPAN - Sejumlah hotel berbintang di Balikpapan tak melewatkan moment…

Jumat, 01 Februari 2019 11:52

Cara Pertamina Cegah Lakalantas

BALIKPAPAN-Peringati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2019 sekaligus…

Jumat, 01 Februari 2019 11:50

Inflasi di Tahun Politik, BI Tidak Khawatir

BALIKPAPAN-Seperti diketahui, tahun 2019 merupakan tahun politik. Momentum tersebut acap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*