MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 14 September 2018 08:00
Tanoto Foundation Perkenalkan Metode MIKIR

PENDIDIKAN

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Sebanyak 176 peserta yang terdiri dari dosen, guru, kepala sekolah dan pengawas dari Kaltim dan Jateng ikut dalam Pelatihan Fasilitator Daerah dan LPTK Program Pelita Pendidikan di Hotel Best Western, Solo, Jawa Tengah, 10-13 September.

 Pelatihan yang digelar Tanoto Foundation ini memperkenalkan metode mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi (MIKIR). MIKIR merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang mampu membangkitkan siswa agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk hidup di abad 21 yang makin kompleks.

 “Hidup zaman ini harus memiliki karakter dan keterampilan abad 21, yaitu kreatif dan inovatif, mampu bekerja dalam tim yang semakin multikultur, berpikir kritis, dan mampu mengolah dan memanfaatkan limpahan kekayaan informasi untuk kehidupan sosial dan ekonomi,” ujar Provincial Coordinator Program Pelita Pendidikan untuk Kaltim, Affan Surya di sela-sela pelatihan.

 Metode ini memudahkan guru untuk membuat siswa menjadi lebih aktif, kreatif, percaya diri dan kritis selama pembelajaran berlangsung. Untuk menjalankan MIKIR, guru harus mengintegrasikan masing-masing kategori tindakan tersebut dalam skenario pembelajaran.

 “Jadi, pembelajaran itu harus ada skenarionya. Itu seperti membuat film. Kalau tidak bagus skenarionya, pembelajaran menjadi tidak menarik bagi siswa. Tidak tercapai tujuannya. MIKIR memudahkan guru membuat skenario tersebut,” tegasnya lebih lanjut.

 Affan menyayangkan banyak guru yang tidak membuat skenario dan rencana pembelajaran sebelum mengajar, serta seringkali datang ke sekolah hanya untuk memberikan ceramah.

 “Pembelajaran dengan ceramah mematikan kesempatan siswa memiliki karakter dan keterampilan abad 21. Siswa harus diajak terlibat dalam menemukan pengetahuan, sering berdiskusi agar tumbuh kemampuan bekerja sama dalam tim untuk memecahkan masalah, sering tampil ke depan agar pandai mengungkapkan gagasan dan percaya diri,” ujarnya lebih lanjut. 

 Pada hari ketiga ToT, para peserta menyebar ke beberapa sekolah untuk menerapkan skenario MIKIR yang telah disusun dan disimulasikan sehari sebelumnya.

 Seperti yang dilakukan Prof Limbong Subagiyo. Guru Besar FKIP Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, ini ikut mengajar menggunakan pendekatan MIKIR di SMPN 3 Sragen, Jateng. Agar siswa kelas VII yang diajarnya mengalaminya, mereka diajak melakukan percobaan membuat larutan teh, kopi, dan kapur untuk mengetahui perbedaan unsur, senyawa dan campuran.

 Mereka berdiskusi dalam kelompok menjawab lembar kerja siswa dan mempresentasikan hasil temuan mereka. Untuk refleksi, para siswa diminta mengkritisi pembelajaran yang berlangsung. Apa yang masih kurang dan perlu ditambah.

 Menurutnya, konsep MIKIR yang mencoba diperkenalkan oleh Tanoto Foundation membuat pembelajaran di kelas akan jauh berbeda dengan yang selama ini dilakukan para guru yang isinya kebanyakan ceramah.

 “Metode ceramah yang kebanyakan dilakukan para guru memang sudah harus ditinggalkan, karena sudah tidak sesuai dengan kebutuhan menjawab tantangan abad 21. MIKIR ini pendekatan yang sangat baik, mempraktiskan pendekatan-pendekatan yang ada,” ujarnya.

 Direktur Program Pelita Pendidikan, Stuart Weston yang sempat berkeliling meninjau praktik tersebut, berpesan agar para peserta yang akhirnya akan menjadi pelatih para guru di sekolahnya.

 “Buktikan di masing-masing sekolahnya agar menyempurnakan pengetahuan dan keterampilan yang sudah didapat di sini,’ ujarnya.

 Selain MIKIR, para peserta juga dilatih mengelola kelas, membuat lembar kerja siswa yang bisa mengaktifkan siswa, dan berbagai strategi pembelajaran lain. Sedangkan para kepala sekolah, pengawas dan dosen dari Universitas Mulawarman, IAIN Samarinda, Universitas Sebelas Maret, dan UIN Walisongo difasilitasi untuk lebih mendalami tentang manajemen sekolah yang lebih transparan dan akuntabel. (*/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 18:27

Dishub Gelar Razia Angkutan Umum

BALIKPAPAN-Petugas Dinas Perhubungan Kota Balikpapan bersama Satuan Polisi Pamong Praja…

Selasa, 25 Juni 2019 18:25

Warga Minta Segera Direalisasikan

BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya untuk mewujudkan kota bebas…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:46

Bendali Wonorejo Belum Bisa Dioperasikan

BALIKPAPAN-Proyek normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal menjadi agenda utama…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:44

PDAM Tunggu Kementerian PUPR

BALIKPAPAN-Operasional Waduk Teritip telah dinanti-nantikan warga Balikpapan, terutama warga Balikpapan…

Sabtu, 22 Juni 2019 10:42

17 Agustus, Naik Bus Sekolah Bayar Sampah Di-launching

BALIKPAPAN-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Rabu (19/6) lalu melakukan uji coba…

Jumat, 21 Juni 2019 11:23

Tinggal Tunggu Dokumen Teknis

BALIKPAPAN-Proyek reklamasi pesisir pantai atau coastal road yang dirancang sejak…

Jumat, 21 Juni 2019 11:21

BPPDRD Kumpulkan Puluhan Pedagang Bakso

BALIKPAPAN-Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan…

Kamis, 20 Juni 2019 10:42

Waduk Telaga Sari Tak Terawat

BALIKPAPAN-Waduk Telaga Sari di Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota,…

Kamis, 20 Juni 2019 10:39

Ikan Laut Mahal, Maksimalkan Perikanan Air Tawar

BALIKPAPAN-Ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Balikpapan kerap mengalami…

Kamis, 20 Juni 2019 10:38

Konsumsi Suplemen Pembentuk Otot Tak Masalah

Tubuh berotot merupakan idaman setiap lelaki. Berbagai cara pun dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*