MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 14 September 2018 08:00
Tanoto Foundation Perkenalkan Metode MIKIR

PENDIDIKAN

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Sebanyak 176 peserta yang terdiri dari dosen, guru, kepala sekolah dan pengawas dari Kaltim dan Jateng ikut dalam Pelatihan Fasilitator Daerah dan LPTK Program Pelita Pendidikan di Hotel Best Western, Solo, Jawa Tengah, 10-13 September.

 Pelatihan yang digelar Tanoto Foundation ini memperkenalkan metode mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi (MIKIR). MIKIR merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang mampu membangkitkan siswa agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk hidup di abad 21 yang makin kompleks.

 “Hidup zaman ini harus memiliki karakter dan keterampilan abad 21, yaitu kreatif dan inovatif, mampu bekerja dalam tim yang semakin multikultur, berpikir kritis, dan mampu mengolah dan memanfaatkan limpahan kekayaan informasi untuk kehidupan sosial dan ekonomi,” ujar Provincial Coordinator Program Pelita Pendidikan untuk Kaltim, Affan Surya di sela-sela pelatihan.

 Metode ini memudahkan guru untuk membuat siswa menjadi lebih aktif, kreatif, percaya diri dan kritis selama pembelajaran berlangsung. Untuk menjalankan MIKIR, guru harus mengintegrasikan masing-masing kategori tindakan tersebut dalam skenario pembelajaran.

 “Jadi, pembelajaran itu harus ada skenarionya. Itu seperti membuat film. Kalau tidak bagus skenarionya, pembelajaran menjadi tidak menarik bagi siswa. Tidak tercapai tujuannya. MIKIR memudahkan guru membuat skenario tersebut,” tegasnya lebih lanjut.

 Affan menyayangkan banyak guru yang tidak membuat skenario dan rencana pembelajaran sebelum mengajar, serta seringkali datang ke sekolah hanya untuk memberikan ceramah.

 “Pembelajaran dengan ceramah mematikan kesempatan siswa memiliki karakter dan keterampilan abad 21. Siswa harus diajak terlibat dalam menemukan pengetahuan, sering berdiskusi agar tumbuh kemampuan bekerja sama dalam tim untuk memecahkan masalah, sering tampil ke depan agar pandai mengungkapkan gagasan dan percaya diri,” ujarnya lebih lanjut. 

 Pada hari ketiga ToT, para peserta menyebar ke beberapa sekolah untuk menerapkan skenario MIKIR yang telah disusun dan disimulasikan sehari sebelumnya.

 Seperti yang dilakukan Prof Limbong Subagiyo. Guru Besar FKIP Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, ini ikut mengajar menggunakan pendekatan MIKIR di SMPN 3 Sragen, Jateng. Agar siswa kelas VII yang diajarnya mengalaminya, mereka diajak melakukan percobaan membuat larutan teh, kopi, dan kapur untuk mengetahui perbedaan unsur, senyawa dan campuran.

 Mereka berdiskusi dalam kelompok menjawab lembar kerja siswa dan mempresentasikan hasil temuan mereka. Untuk refleksi, para siswa diminta mengkritisi pembelajaran yang berlangsung. Apa yang masih kurang dan perlu ditambah.

 Menurutnya, konsep MIKIR yang mencoba diperkenalkan oleh Tanoto Foundation membuat pembelajaran di kelas akan jauh berbeda dengan yang selama ini dilakukan para guru yang isinya kebanyakan ceramah.

 “Metode ceramah yang kebanyakan dilakukan para guru memang sudah harus ditinggalkan, karena sudah tidak sesuai dengan kebutuhan menjawab tantangan abad 21. MIKIR ini pendekatan yang sangat baik, mempraktiskan pendekatan-pendekatan yang ada,” ujarnya.

 Direktur Program Pelita Pendidikan, Stuart Weston yang sempat berkeliling meninjau praktik tersebut, berpesan agar para peserta yang akhirnya akan menjadi pelatih para guru di sekolahnya.

 “Buktikan di masing-masing sekolahnya agar menyempurnakan pengetahuan dan keterampilan yang sudah didapat di sini,’ ujarnya.

 Selain MIKIR, para peserta juga dilatih mengelola kelas, membuat lembar kerja siswa yang bisa mengaktifkan siswa, dan berbagai strategi pembelajaran lain. Sedangkan para kepala sekolah, pengawas dan dosen dari Universitas Mulawarman, IAIN Samarinda, Universitas Sebelas Maret, dan UIN Walisongo difasilitasi untuk lebih mendalami tentang manajemen sekolah yang lebih transparan dan akuntabel. (*/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 07:59

ASRI

Pemerintah kota terus membenahi taman-taman kota di Kota Minyak. Salah satunya, taman kota di samping…

Selasa, 18 September 2018 07:57

ASEEEKK..!! Selama Tujuh Bulan, 640 Pasangan Jadi “Papa-Mama”

BALIKPAPAN  -  Warga Kota Minyak yang menikah selama periode Januari-Juli 2018 mencapai 640…

Selasa, 18 September 2018 07:55

Pelaksanaan Vaksinasi MR Lamban

BALIKPAPAN  -  Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengaku, kampanye vaksinasi measles dan…

Selasa, 18 September 2018 07:54

Butuh Sinergi untuk Atasi Kenakalan Remaja

BALIKPAPAN  -   kota dengan berbagai macam problematika utamanya remaja, kini hangat dibicarakan…

Selasa, 18 September 2018 07:52

Enam Juta Warga Tanpa KTP-el

DATA  kependudukan mencatat, lebih dari enam juta warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik…

Selasa, 18 September 2018 07:51

BKPSDM dan Disdikbud Kumpulkan Tenaga Honorer K-2

BALIKPAPAN  -  Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) honorer kategori 2 (K-2) yang…

Selasa, 18 September 2018 07:48

Kaltim Kaya Potensi Wisata

BALIKPAPAN  -   Wilayah Kalimantan Timur memiliki potensi cukup besar untuk pengembangan industri…

Selasa, 18 September 2018 07:47

Hasilkan Benih Ikan Air Tawar Berkualitas

BALAI   Benih Ikan (BBI) Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, yang dikelola Dinas Pangan…

Senin, 17 September 2018 08:19

Lapangan Tembak Lamaru Tak Terawat

BALIKPAPAN  –  Sejumlah bangunan eks Pekan Olahraga Nasional (PON) Kaltim 2008 di Balikpapan…

Senin, 17 September 2018 08:15

Abdulloh Pimpin Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin

BALIKPAPAN  –  Tim kampanye partai politik pengusung pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma’ruf…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .