MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 14 September 2018 08:00
Tanoto Foundation Perkenalkan Metode MIKIR

PENDIDIKAN

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Sebanyak 176 peserta yang terdiri dari dosen, guru, kepala sekolah dan pengawas dari Kaltim dan Jateng ikut dalam Pelatihan Fasilitator Daerah dan LPTK Program Pelita Pendidikan di Hotel Best Western, Solo, Jawa Tengah, 10-13 September.

 Pelatihan yang digelar Tanoto Foundation ini memperkenalkan metode mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi (MIKIR). MIKIR merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang mampu membangkitkan siswa agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk hidup di abad 21 yang makin kompleks.

 “Hidup zaman ini harus memiliki karakter dan keterampilan abad 21, yaitu kreatif dan inovatif, mampu bekerja dalam tim yang semakin multikultur, berpikir kritis, dan mampu mengolah dan memanfaatkan limpahan kekayaan informasi untuk kehidupan sosial dan ekonomi,” ujar Provincial Coordinator Program Pelita Pendidikan untuk Kaltim, Affan Surya di sela-sela pelatihan.

 Metode ini memudahkan guru untuk membuat siswa menjadi lebih aktif, kreatif, percaya diri dan kritis selama pembelajaran berlangsung. Untuk menjalankan MIKIR, guru harus mengintegrasikan masing-masing kategori tindakan tersebut dalam skenario pembelajaran.

 “Jadi, pembelajaran itu harus ada skenarionya. Itu seperti membuat film. Kalau tidak bagus skenarionya, pembelajaran menjadi tidak menarik bagi siswa. Tidak tercapai tujuannya. MIKIR memudahkan guru membuat skenario tersebut,” tegasnya lebih lanjut.

 Affan menyayangkan banyak guru yang tidak membuat skenario dan rencana pembelajaran sebelum mengajar, serta seringkali datang ke sekolah hanya untuk memberikan ceramah.

 “Pembelajaran dengan ceramah mematikan kesempatan siswa memiliki karakter dan keterampilan abad 21. Siswa harus diajak terlibat dalam menemukan pengetahuan, sering berdiskusi agar tumbuh kemampuan bekerja sama dalam tim untuk memecahkan masalah, sering tampil ke depan agar pandai mengungkapkan gagasan dan percaya diri,” ujarnya lebih lanjut. 

 Pada hari ketiga ToT, para peserta menyebar ke beberapa sekolah untuk menerapkan skenario MIKIR yang telah disusun dan disimulasikan sehari sebelumnya.

 Seperti yang dilakukan Prof Limbong Subagiyo. Guru Besar FKIP Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, ini ikut mengajar menggunakan pendekatan MIKIR di SMPN 3 Sragen, Jateng. Agar siswa kelas VII yang diajarnya mengalaminya, mereka diajak melakukan percobaan membuat larutan teh, kopi, dan kapur untuk mengetahui perbedaan unsur, senyawa dan campuran.

 Mereka berdiskusi dalam kelompok menjawab lembar kerja siswa dan mempresentasikan hasil temuan mereka. Untuk refleksi, para siswa diminta mengkritisi pembelajaran yang berlangsung. Apa yang masih kurang dan perlu ditambah.

 Menurutnya, konsep MIKIR yang mencoba diperkenalkan oleh Tanoto Foundation membuat pembelajaran di kelas akan jauh berbeda dengan yang selama ini dilakukan para guru yang isinya kebanyakan ceramah.

 “Metode ceramah yang kebanyakan dilakukan para guru memang sudah harus ditinggalkan, karena sudah tidak sesuai dengan kebutuhan menjawab tantangan abad 21. MIKIR ini pendekatan yang sangat baik, mempraktiskan pendekatan-pendekatan yang ada,” ujarnya.

 Direktur Program Pelita Pendidikan, Stuart Weston yang sempat berkeliling meninjau praktik tersebut, berpesan agar para peserta yang akhirnya akan menjadi pelatih para guru di sekolahnya.

 “Buktikan di masing-masing sekolahnya agar menyempurnakan pengetahuan dan keterampilan yang sudah didapat di sini,’ ujarnya.

 Selain MIKIR, para peserta juga dilatih mengelola kelas, membuat lembar kerja siswa yang bisa mengaktifkan siswa, dan berbagai strategi pembelajaran lain. Sedangkan para kepala sekolah, pengawas dan dosen dari Universitas Mulawarman, IAIN Samarinda, Universitas Sebelas Maret, dan UIN Walisongo difasilitasi untuk lebih mendalami tentang manajemen sekolah yang lebih transparan dan akuntabel. (*/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 08:34

Maksimalkan Bozem dan Penataan Drainase

BALIKPAPAN – Untuk mengurangi terjadinya banjir di Kota Balikpapan, pihak…

Rabu, 21 November 2018 08:31

Pelatihan Budidaya Ikan di Pekarangan

BALIKPAPAN - Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DP3) Balikpapan menggelar…

Rabu, 21 November 2018 08:27

SiJempol Tiga Hari di Mall Plaza Balikpapan

BALIKPAPAN - Pelayanan SiJempol DPMPT Kota Balikpapan di Mall Plaza…

Rabu, 21 November 2018 08:24

Pemkot Diminta Serius Atasi Banjir

BALIKPAPAN - Dewan menilai banjir yang terjadi selama ini di…

Rabu, 21 November 2018 08:21

Pemkot Harus Proaktif Mengawal

BALIKPAPAN - Bakal dibangunnya SMK Negeri 7 Balikpapan di wilayah…

Rabu, 21 November 2018 08:19

Anak Stunting Capai 925 Kasus

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota mencanangkan penjaringan kasus stunting pada anak…

Selasa, 20 November 2018 09:18

TOLONGGG YOBBB...!!! Balikpapan Dikepung Banjir

BALIKPAPAN - Hujan yang mengguyur Kota Minyak pada Senin (19/11)…

Selasa, 20 November 2018 09:14

Satpol PP Copot Reklame Terpasang di Pohon

BALIKPAPAN - Puluhan reklame yang terpasang di bahu Jalan MT…

Selasa, 20 November 2018 09:12

Tiga Kelurahan Deklarasikan Bebas BAB

BALIKPAPAN - Sebanyak tiga kelurahan mendeklarasikan kelurahan bebas dari perilaku…

Selasa, 20 November 2018 09:09

Sekretariat DPRD Raih Peringkat Tiga

BALIKPAPAN - Sekretariat DPRD Kota Balikpapan meraih penghargaan dalam Anugerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .