MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 14 September 2018 08:45
Polres Bentuk Tim Gabungan

Dalami Kasus Pembunuhan Bacaleg

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pembunuhan salah seorang bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Berkarya dapil Balikpapan Utara pada Minggu (9/9) lalu, terus didalami kepolisian. Adanya kejanggalan kematian korban, Edy Rahman (38) itu membuat keluarga korban meminta kepada kepolisian agar melakukan penyidikan lebih lanjut terkait dugaan pembunuhan berencana. Keluarga korban beranggapan, luka bacok yang dialami almarhum dilakukan lebih dari satu orang. Sementara polisi telah menahan La Yappe sebagai tersangka pembunuhan.

 

Dari dugaan keluarga korban, polisi pun membentuk petugas gabungan yang terdiri dari Jatanras Polres Balikpapan dan Polsek Balikpapan Utara untuk mendalami kasus ini. Pihaknya sebelumnya juga telah menginterogasi sejumlah saksi setelah kejadian pembunuhan tersebut untuk dijadikan bahan pendalaman kasus.

 

“Ya, kita tindak lanjuti kasusnya. Karena, dari pihak keluarga korban ‘kan menduga ada pelaku lain, jadinya dibentuklah tim gabungan penyelidikan lanjutan dari dugaan keluarga korban itu. Kami sudah interogasi dan mengecek langsung ke TKP,” tandas Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Makhfud Hidayat saat dihubungi kemarin (13/9).

 

Beberapa hari berjalan pasca kejadian pembunuhan itu, penyidik sejauh ini belum menemukan indikasi kuat adanya pelaku lain. Namun, tentu saja pihaknya terus melanjutkan penyidikan kasus ini. “Hasil penyelidikan belum menemukan adanya indikasi pelaku lain,” ujarnya.

 

Adanya kecurigaan keluarga korban atas dugaan pembunuhan berencana ini, lantaran korban yang tengah berada di rumah dijemput salah seorang temannya untuk pergi ke salah satu tempat hiburan malam (THM). Sebelum beranjak pergi, korban sempat meminta uang sebesar Rp 100 ribu kepada sang istri untuk patungan pergi ke THM. Namun, saat terjadinya pembunuhan, di pakaian yang dikenakan mayat korban masih ditemukan uang Rp 100 ribu tersebut. 

 

Meski begitu, menurut Makhfud, untuk dugaan keluarga korban sejatinya sah-sah saja. Hanya saja pihaknya masih mengutamakan asas praduga tak bersalah. Untuk menuduh seseorang, maka harus ada bukti yang cukup kuat. 

 

Ditanya soal alasan La Yappe menimpas Edy Rahman secara membabi buta, Makhfud mengatakan, berdasarkan keterangan dari pelaku, saat itu korban yang tengah asyik berbincang di sebuah warung makan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 5 tengah adu mulut. Tersangka yang juga tim sukses dari korban melontarkan kalimat yang membuatnya tersinggung. Sehingga korban pun menendang tersangka. Tersangka yang emosi pulang ke rumah, namun rupanya korban mendatangi tersangka ke rumahnya.

 

Emosi yang masih memuncak itu membuat tersangka mengambil parang dan terjadilah aksi kejar-kejaran oleh korban yang menggunakan motor Mio Soul KT 5914 ZG. Hingga akhirnya korban berhasil mengejar pelaku sampai depan Gang Gapura, Sekolah Islam Al Auliya. Di situlah terjadi aksi pembacokan tersebut.

 

“Cekcoknya itu korban merasa tersinggung karena tersangka mengatakan perkataan yang berkaitan dengan gelar hajinya. Dia bilang tidak semua yang gelar haji itu menepati janji. Kalau nggak salah tersangka itu ‘kan tim suksesnya, dijanjikan sesuatu tapi belum diberikan. Saya lupa mau diberikan motor atau apa gitu kalau nggak salah,” ungkapnya. (yad/yud/k1)

 

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 07:44

Lehernya Dijerat..!! Pasutri Tewas, Ditemukan di Mobil dan Kamar

BALIKPAPAN  -   Perampokan disertai pembunuhan sadis kembali terjadi di Kota Balikpapan.…

Selasa, 18 September 2018 07:41

44 KTP Luar Daerah Terjaring Yustisi

BALIKPAPAN  -   Operasi yustisi kembali digencarkan jajaran Satpol PP. Kali ini, tim gabungan…

Selasa, 18 September 2018 07:39

Tiga Pelaku Diciduk di Samboja dan Manggar

TIM gabungan dari Polres Balikpapan dan Jatanras Polda Kaltim langsung melakukan pengejaran terhadap…

Selasa, 18 September 2018 07:36

Suami Jadi Pengedar, Istri yang Mendekam

BALIKPAPAN   -  Ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar segera melapor kepada pihak…

Selasa, 18 September 2018 07:34

Korban Dikenal Baik dan Agamis

JERITAN   histeris pecah ketika jasad Sunarsih (35) dibawa menuju mobil ambulans yang terparkir…

Senin, 17 September 2018 09:04

Pemabuk Tewaskan Nenek Pejalan Kaki

BALIKPAPAN  -  Suasana lengang di kawasan Jalan Projakal Km 5 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan…

Senin, 17 September 2018 09:02

Motor Curian Ditenggelamkan di Laut

BALIKPAPAN  -  Ada-ada saja yang dilakukan oleh para pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor…

Senin, 17 September 2018 09:00

Dikira Janin Ternyata Tembuni

BALIKPAPAN  –  Kawasan Jalan MT Haryono tepat di depan Sekolah Katolik Agustinus Adisutjipto…

Senin, 17 September 2018 08:58

Kotak Infak Masjid Kembali Dibobol

BALIKPAPAN  -  Sungguh tak bermoral, di masjid sekalipun nekat melakukan tindak kriminalitas.…

Senin, 17 September 2018 08:57

Sengaja Membakar Lahan, Diancam Lima Tahun Penjara

BALIKPAPAN  –   Ini merupakan peringatan bagi siapapun yang menyebabkan terjadinya kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .