MANAGED BY:
SELASA
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 14 September 2018 08:45
Polres Bentuk Tim Gabungan

Dalami Kasus Pembunuhan Bacaleg

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pembunuhan salah seorang bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Berkarya dapil Balikpapan Utara pada Minggu (9/9) lalu, terus didalami kepolisian. Adanya kejanggalan kematian korban, Edy Rahman (38) itu membuat keluarga korban meminta kepada kepolisian agar melakukan penyidikan lebih lanjut terkait dugaan pembunuhan berencana. Keluarga korban beranggapan, luka bacok yang dialami almarhum dilakukan lebih dari satu orang. Sementara polisi telah menahan La Yappe sebagai tersangka pembunuhan.

 

Dari dugaan keluarga korban, polisi pun membentuk petugas gabungan yang terdiri dari Jatanras Polres Balikpapan dan Polsek Balikpapan Utara untuk mendalami kasus ini. Pihaknya sebelumnya juga telah menginterogasi sejumlah saksi setelah kejadian pembunuhan tersebut untuk dijadikan bahan pendalaman kasus.

 

“Ya, kita tindak lanjuti kasusnya. Karena, dari pihak keluarga korban ‘kan menduga ada pelaku lain, jadinya dibentuklah tim gabungan penyelidikan lanjutan dari dugaan keluarga korban itu. Kami sudah interogasi dan mengecek langsung ke TKP,” tandas Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Makhfud Hidayat saat dihubungi kemarin (13/9).

 

Beberapa hari berjalan pasca kejadian pembunuhan itu, penyidik sejauh ini belum menemukan indikasi kuat adanya pelaku lain. Namun, tentu saja pihaknya terus melanjutkan penyidikan kasus ini. “Hasil penyelidikan belum menemukan adanya indikasi pelaku lain,” ujarnya.

 

Adanya kecurigaan keluarga korban atas dugaan pembunuhan berencana ini, lantaran korban yang tengah berada di rumah dijemput salah seorang temannya untuk pergi ke salah satu tempat hiburan malam (THM). Sebelum beranjak pergi, korban sempat meminta uang sebesar Rp 100 ribu kepada sang istri untuk patungan pergi ke THM. Namun, saat terjadinya pembunuhan, di pakaian yang dikenakan mayat korban masih ditemukan uang Rp 100 ribu tersebut. 

 

Meski begitu, menurut Makhfud, untuk dugaan keluarga korban sejatinya sah-sah saja. Hanya saja pihaknya masih mengutamakan asas praduga tak bersalah. Untuk menuduh seseorang, maka harus ada bukti yang cukup kuat. 

 

Ditanya soal alasan La Yappe menimpas Edy Rahman secara membabi buta, Makhfud mengatakan, berdasarkan keterangan dari pelaku, saat itu korban yang tengah asyik berbincang di sebuah warung makan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 5 tengah adu mulut. Tersangka yang juga tim sukses dari korban melontarkan kalimat yang membuatnya tersinggung. Sehingga korban pun menendang tersangka. Tersangka yang emosi pulang ke rumah, namun rupanya korban mendatangi tersangka ke rumahnya.

 

Emosi yang masih memuncak itu membuat tersangka mengambil parang dan terjadilah aksi kejar-kejaran oleh korban yang menggunakan motor Mio Soul KT 5914 ZG. Hingga akhirnya korban berhasil mengejar pelaku sampai depan Gang Gapura, Sekolah Islam Al Auliya. Di situlah terjadi aksi pembacokan tersebut.

 

“Cekcoknya itu korban merasa tersinggung karena tersangka mengatakan perkataan yang berkaitan dengan gelar hajinya. Dia bilang tidak semua yang gelar haji itu menepati janji. Kalau nggak salah tersangka itu ‘kan tim suksesnya, dijanjikan sesuatu tapi belum diberikan. Saya lupa mau diberikan motor atau apa gitu kalau nggak salah,” ungkapnya. (yad/yud/k1)

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Juni 2019 11:23
Penikam Penjual Gorengan Dicokok Setelah Buron 20 Hari

Ditolak Menggorengkan Tahu, Pria Pemarahan Ini Tikam Tukang Gorengan

BALIKPAPAN-Hanya karena persoalan sepele, pria yang satu ini sampai gelap…

Senin, 17 Juni 2019 11:21

Pencuri Motor Lintas Kota Dibekuk Tim Jatanras Polres

BALIKPAPAN-Setelah bekerja keras, akhirnya tim Jatanras Polres Balikpapan bersama Opsnal…

Senin, 17 Juni 2019 11:20

“The Batman” Ringkus Pencuri Kabel

BALIKPAPAN-Setelah lebih 10 hari melakukan penyelidikan terhadap pelaku pencurian kabel…

Senin, 17 Juni 2019 11:18

Bawa Sajam, Tiga Pemuda Ditangkap

BALIKPAPAN-Tiga pemuda diamankan warga lantaran mencurigakan saat mendorong sepeda motor…

Sabtu, 15 Juni 2019 11:04

Jangan Bonceng Istri Orang, Kalau Nekat Gini Jadinya

BALIKPAPAN-Tak seharusnya permasalahan diselesaikan dengan kekerasan. Karena jika itu terjadi…

Sabtu, 15 Juni 2019 11:02

Ada Masalah dengan Istri, Pergi dari Rumah, Jambret, Lalu Ditangkap

BALIKPAPAN-Aksi penjambretan yang terjadi pada Rabu (12/6) sekira pukul 20.30…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:59

Dibutakan Cinta, MH Curi Tiga Pasang Sandal

BALIKPAPAN-Inilah akibat jika dibutakan cinta, apa saja dilakukan agar dapat…

Jumat, 14 Juni 2019 10:52

Dua Pembunuh Marco Terancam Hukuman Mati

BALIKPAPAN-Pemeriksaan terhadap dua tersangka pembunuhan sadis yang terjadi pada Rabu…

Jumat, 14 Juni 2019 10:49

Kapolda: Berkat Sinergitas, Kriminalitas Turun

BALIKPAPAN-Konsolidasi berakhirnya Operasi Ketupat Mahakam 2019 yang seyogianya dilakukan dengan…

Jumat, 14 Juni 2019 10:47

Saksi Sebut Wewenang KPU Pusat

BALIKPAPAN-Sidang kasus dugaan penyebaran hoax surat suara tercoblos sebanyak tujuh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*