MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 14 September 2018 08:55
Kasus RPU Terus Dipantau KPK

Kejaksaan Kembalikan Lima Berkas

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Kasus dugaan korupsi terhadap pembebasan lahan rumah potong unggas (RPU) di wilayah Balikpapan Utara terus bergulir. Hingga saat ini, penyidik dari Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Kaltim masih melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi. Penyelidikan pun terus berjalan.

 Sampai sekarang sudah ada lima berkas perkara yang maju ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan. Kelima berkas tersebut berstatus P-19, yaitu pengembalian berkas perkara dari kejaksaan untuk dilengkapi kembali oleh penyidik. 

 “Masih ada yang perlu direvisi dan ditambahkan, sesuai arahan dari pihak kejaksaan. Ada lima berkas itu yang P-19,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Yustan Alpiani, kemarin (13/9).

 Sejauh ini, lanjutnya, para saksi, terduga maupun tersangka semuanya kooperatif dalam mengikuti pemeriksaan yang dilakukan. Mereka selalu hadir setiap kali penyidik melakukan pemanggilan terhadapnya. Pihaknya juga telah melakukan pencekalan terhadap para terduga yang akan ditetapkan sebagai tersangka.

 “Penahanan belum dilakukan, karena butuh waktu nahan orang itu terbatas hanya 60 hari. Kami selesaikan dulu semua penyelidikan,” tegas perwira berpangkat tiga bunga di pundak ini.

 Dalam penanganan kasus RPU ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasusnya. Diakui Yustan, pihaknya dan KPK telah berapa kali melakukan gelar perkara untuk kasus ini, mereka juga menyupervisi Polda Kaltim dalam melakukan penyelidikan.

 “Intinya proses terus berjalan. KPK juga selalu tanya terus perkembangannya, Mereka juga mem-backup kasus ini,” pungkasnya.

 Selain itu, belum ditemukannya saksi kunci dalam kasus ini membuat pihaknya sedikit kesulitan untuk menjangkau para terduga pelaku lainnya. Namun, pihaknya tetap optimis kasus ini terus berjalan dan semua pelakunya akan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

 Hingga kini sudah ada delapan saksi yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah AW, YS, RPM, NLW, CC, AK, SL, dan RSD. Untuk RSD masuk daftar pencarian orang (DPO). Tak hanya itu, penyidik telah menggeledah empat instansi, yakni Kantor DPRD Balikpapan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Balikpapan, Kantor Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Balikpapan, serta Kantor Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Balikpapan.

 Lokasi lahan RPU seluas 2,5 hektare diketahui berada di Kilometer 13, tepatnya di RT 21, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Lokasinya sekitar 1,2 kilometer dari underpass jalan tol Balikpapan-Samarinda di Kilometer 13.

 Proyek yang direncanakan sejak 2014 itu, akhirnya mandek karena temuan dugaan korupsi tersebut. Kini tanah seluas 2,5 hektare itu dipenuhi ilalang. Tanah RPU yang telah dibeli Pemkot Balikpapan seperti lahan yang tak terurus.

 Tanah dengan luas persis 25.760 meter persegi itu tercatat dalam kartu inventaris barang Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Balikpapan sejak 21 September 2015. Awalnya nilai anggaran dalam pembebasan lahan ini sebesar Rp 2,5 miliar, yang diambil dari dana APBD tahun 2015. Tetapi belakangan, nilai pembebasan lahan tersebut berubah menjadi Rp 12,5 miliar.  Dugaan terjadinya markup pun akhirnya dicium oleh pihak kepolisian. (pri/yud/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:03
Polres Bongkar Prostitusi Online

Cewek Bergelar Sarjana Ditarif Rp 1,8 Juta

BALIKPAPAN-Kasus prostitusi online rupanya kian marak di Kota Beriman. Penyedia…

Jumat, 15 Februari 2019 11:02

“Jus” Narkoba Dibuang ke Toilet

BALIKPAPAN-Setelah mendapatkan ketetapan hukum status barang bukti hasil sejumlah pengungkapan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:01

Penumpang Motor Tewas Mengenaskan

BALIKPAPAN-Kondisi beberapa ruas Jalan Soekarno-Hatta sangat memprihatinkan. Selain bergelombang, di…

Jumat, 15 Februari 2019 10:59

Perubahan Tagihan PLN Hoax

BALIKPAPAN-PLN kerap kali ditimpa kabar tak sedap yang beredar di…

Jumat, 15 Februari 2019 10:57

Ada Apa Sih...?? AP I Bagikan Cokelat di Bandara

BALIKPAPAN-Dalam rangka memperingati Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day), manajemen PT…

Jumat, 15 Februari 2019 10:56

Pembangunan Dermaga Lanal Berhenti

BALIKPAPAN-Dermaga Lanal yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, persis di…

Kamis, 14 Februari 2019 10:50

Wanginya Omzet Bunga Segar

BALIKPAPAN-Bunga segar kerap dijadikan kado istimewa saat perayaan Hari Kasih…

Kamis, 14 Februari 2019 10:46

BANYAK JANDA..!! Sehari, Terjadi Empat Perceraian

BALIKPAPAN-Hubungan yang hanya dilandasi nafsu pasti tidak akan langgeng. Pasangan…

Kamis, 14 Februari 2019 10:44

Pandangan Valentine di Mata Pemuka Agama

BALIKPAPAN-Sejumlah sumber menyebutkan, sejarah hari Valentine berasal dari pastor bernama…

Kamis, 14 Februari 2019 10:43

Kondom Tetap Bisa Dibeli Bebas

BALIKPAPAN-Sudah bukan rahasia umum, perayaan Valentine disalahartikan. Sebagian pasangan muda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*