MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Senin, 17 September 2018 08:43
Modal Kursi DPD Dibatasi Rp 15 M

Tak Laporkan Dana Kampanye Bisa Didiskualifikasi

Sarmuji

PROKAL.CO, BANJARMASIN   – Tahapan kampanye Pemilu 2019 sudah ditetapkan mulai 23 September mendatang.  KPU mengingatkan partai peserta pemilu  dan calon Anggota DPD RI  agar segera menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Komisioner KPU Kalsel Bidang Teknis dan Penyelenggara, Sarmuji mewanti-wanti parpol dan calon untuk memperhatikan tahapan ini. “Tahapan ini wajib diselesaikan peserta pemilu. Parpol dan calon DPD  harus melaporkan dana kampanye mereka paling lambat 23 september mendatang,” tegas Sarmuji kemarin.

Jangan coba-coba mengabaikannya. Sebab tak melaporkan LADK ini ancamannya cukup berat. Parpol maupun calon DPD RI bisa di-diskualifikasi kepesertaannya. Bagi Bakal Caleg DPRD, LADK mereka dilaporkan oleh parpol bersangkutan. Jadi, apa yang harus dicantumkan?

Pertama harus ada nomor rekening khusus dana kampanye  Parpol. Bagi calon anggota DPD,  rekening yang dicantumkan adalah milik mereka pribadi. Pelaporan LADK dilakukan  secara offline. Peserta pemilu wajib melaporkan dana kampanye hingga bantuan dari perseorangan atau golongan. “KPU pun akan dimudahkan memantau siapa saja yang menyumbangkan dana kampanye ke peserta pemilu,” tambah Samuji.

Yang lebih penting, ada pembatasan dana kampanye. Sumbangan  dari perseorangan tidak boleh lebih dari Rp2,5 miliar. Sedangkan badan usaha tidak boleh lebih Rp25 miliar. “Sementara, bagi calon anggota DPD RI maksimal dana kampanye jumlahnya Rp1,5 miliar,” urainya.

Jumlah ini lebih longgar jika dibanding  pada pemilu 2014 lalu. Di 2014, sumbangan dana kampanye perseorangan tidak boleh melebihi Rp 1 miliar dan badan usaha tidak boleh lebih Rp 5 miliar.

Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah mengamini jika hal ini harus segera diurus.  Tak ada dispensasi bagi yang terlambat. Parpol dan calon DPD RI bisa di-diskualifikasi jika tak melaporkan LADK.

LADK sendiri dilaporkan sepaket dengan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) dan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). “Jika Caleg terpilih terlambat menyetor LPPDK, maka akan dicoret alias tidak akan ditetapkan sebagai anggota DPRD dan otomatis kursi partai kosong,” tegas Edy. (mof/ay/ran/jpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:33

Copot Stiker Kampanye di Angkot

BADAN  Pengawas Pemilu Kota Kediri berencana menertibkan atribut kampanye peserta pemilu…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:32

Sandiaga Miris Masih Banyak Pengangguran

KEBUMEN —   Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengaku…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:31

Relawan Gojo Aktif Kampanye di Medsos

JAKARTA  -  Keberadaan media sosial (medsos) memiliki peran penting bagi…

Jumat, 14 Desember 2018 07:44

Bahas DPT, KPU Rapat dengan Parpol dan Bawaslu

JAKARTA   -   KPU melakukan pertemuan dengan Bawaslu dan…

Jumat, 14 Desember 2018 07:42

Fraksi PKS DPR Berencana Usulkan Pembentukan Pansus BPJS

JAKARTA   -   Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini merasa…

Jumat, 14 Desember 2018 07:41

Antisipasi Pemilih Siluman Gunakan e-KTP di Pemilu 2019

JAKARTA   -   Peneliti Seven Strategic Studies Girindra Sandino…

Jumat, 14 Desember 2018 07:40

KPAI Dukung MK yang Perintahkan DPR Revisi UU Perkawinan

JAKARTA   -  Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan batas pernikahan anak…

Jumat, 14 Desember 2018 07:39

31 Juta Data Penduduk di Kemdagri, Hanya 4,5 Juta Valid?

JAKARTA   -  Wakil Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) Partai…

Jumat, 14 Desember 2018 07:38

KPU Buka Data NIK Pemilih Pemilu kepada Parpol

JAKARTA  -  KPU memperbolehkan partai politik peserta pemilu melihat data…

Kamis, 13 Desember 2018 07:45

Kemendagri Tegas Membantah

JAKARTA  –  Kapuspen Kemendagri Bahtiar memastikan tak ada data penduduk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .