MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Selasa, 18 September 2018 07:17
Istilah 'Emak-emak' Dikritik

Berkarya: Itu Sebutan Kaum Kerakyatan

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Partai-partai pengusung Bakal Pasangan Calon Presiden 2019 Prabowo Subianto dan wakilnya Sandiaga Uno membela diri atas kritik terkait pemakaian istilah 'emak-emak'. Kritik itu dilontarkan partai-partai pengusung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.

"Mohon jangan salah mengerti, istilah emak-emak itu betul itu murni gagasan dari Pak Sandiaga Uno dan ide gagasan dari rapat dari partai koalisi pengusung Pak Prabowo-Sandi," kata Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso di Jalan Daksa I Nomor 10, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/9).

"Kenapa emak-emak? Karena kami menghormati tradisi sebutan kaum kerakyatan yang sudah lama kita lihat di kampung-kampung, desa-desa, pinggir-pinggir gunung di masyarakat kita. Ini penghormatan, jgn salah mengerti," sambung dia.

Menurut Priyo, kata emak-emak adalah murni sebutan untuk seorang ibu di kalangan rakyat dengan tingkat ekonomi rendah. Priyo mengatakan emak sebagai sebutan sayang dari seorang anak untuk ibundanya.

"Emak-emak ini adalah nilai asli murni dari rakyat kecil, dari seorang anak kepada ibunda tercintanya dengan sebutan emak-emak tercinta. Sama seperti jaman kemerdekaan, kita lebih senang menyebut Bung Karno dan Bung Hatta dengan 'bung', bukan paduka yang mulia atau bukan bapak yang mulia," terang Priyo.

"Kami kok merasa aneh oleh sebagian pihak, bahkan tokoh-tokoh nasional, bahkan kami merasa tersanjung Pak Presiden Jokowi ikut mengomentari hal ini," imbuh Priyo.

Ketua DPP PKS, Ledia Hanifa, menjelaskan istilah emak-emak digunakan untuk memberi kesan kedekatan dengan rakyat. Ledia menilai istilah emak-emak justru menunjukan kecintaan kepada kaum perempuan.

"Ini bagian dari kedekatan kita dengan orang yang melahirkan kita, membesarkan kita atau bahkan yang paling dekat dengan kita. Jadi buat kami sapaan emak itu sapaan akrab, bukan maaf bukan menurunkan kelas dibandingkan dengan ibu. Tapi justru ini menunjukan kecintaan kami, kedekatan kami dengan seluruh perempuan Indonesia," ucap Priyo.

"Ini bagian dari bagaimana kita menghormati para emak-emak ini. Kami sepakat ini dijadikan sebagai sapaan ketika di partai koalisi dan kita jadikan ini sebagai panggilan mesra," lanjut dia.(dtc/vie)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 07:52

Charta Politika: #2019GantiPresiden Lebih Populer dari #01JokowiLagi

JAKARTA   - Lembaga survei Charta Politika melakukan survei soal…

Kamis, 17 Januari 2019 07:52

Banner Caleg PSI Dirusak

TULUNGAGUNG  - Cornella, caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tulungagung angkat…

Kamis, 17 Januari 2019 07:51

PPP di Yogyakarta Pecah Dua

BANTUL  -  Pendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DIY terpecah…

Kamis, 17 Januari 2019 07:50

KPU Diminta Masukkan Nama OSO ke Daftar Calon Tetap DPD

JAKARTA   -   Massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa…

Kamis, 17 Januari 2019 07:50

Erick Thohir: Ma'ruf Amin Latihan Debat Dibantu Riza Primadi

JAKARTA   -  Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf…

Kamis, 17 Januari 2019 07:49

Dua Guru Ngaji Tegaskan Keluarga Jokowi Bukan PKI

JAKARTA  -  Dua guru ngaji di Kota Sukoharjo dan Solo,…

Rabu, 16 Januari 2019 07:52

KPU Antisipasi Kekurangan Petugas KPPS

PENAJAM  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU)…

Rabu, 16 Januari 2019 07:50

80 Orang Mendaftar Sebagai Relawan Demokrasi

BALIKPAPAN   -  Sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih di pemilihan…

Rabu, 16 Januari 2019 07:49

Kondisikan Pengamanan Jelang Debat

JAKARTA   –   Pengamanan menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan…

Selasa, 15 Januari 2019 07:57

Bagi-bagi Hadiah, Timses DPD RI di DIY Dituntut Dua Bulan

BANTUL   -  Salah satu anggota tim sukses calon anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*