MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Selasa, 18 September 2018 08:21
Mengulang Kesalahan yang Sama
WAJIB EVALUASI : Kekalahan melawan PSIM Jogjakarta, Sabtu (15/9) lalu harus dilupakan dan fokus menatap laga mlawan PSS Sleman.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Serangan balik melalui counter attack seperti menjadi momok menakutkan bagi Persiba Balikpapan. Tercatat ada beberapa tim mampu menciptakan gol melalui skema tersebut. Ironinya, evaluasi tersebut seperti tidak dilakukan. Puncaknya saat dua gol PSIM Jogjakarta tercipta. Hanya bermain 10 pemain, Laskar Mataram-julukan PSIM- sukses menang 1-2. Kejadian serupa juga terjadi saat gol kedua diciptakan Blitar United di laga away pekan ke-15 lalu.

Namun anehnya, sang arsitek Haryadi tak bisa mengevaluasi kesalahan yang kerap terjadi. Tentu persoalan serangan balik, harus dibutuhkan transisi menyerang ke bertahan yang baik. Para pemain mampu memback up posisi pemain. Faktor utama, pemain wajib punya stamina cukup. Sehingga mereka bisa menjalankan transisi dengan baik.

Benar saja, melawan PSIM, saat diserang terlihat lini kedua tak sanggup untuk memback up lini belakang. Imbasnya pergerakan pemain lawan lebih leluasa. Bahkan ada ruang kosong untuk melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Itu yang tercipta saat gol pertama PSIM. Pun begitu, sang arsitek Haryadi menilai ia sudah memberikan instruksi soal transisi. Namun laga kemarin, diakuinya para pemainnya keasikan menyerang. Sehingga begitu counter attack dari lawan tidak bisa dijangkau. ”Makanya pemain harus disiplin pada posisi masing-masing. Bagaimana menjaga lawan dan menjaga daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Suporter Persiba, Octaviani menambahkan seharusnya gol yang kerap terjadi melalui skema yang sama, tentu pelatih mengetahui cara untuk mengantisipasinya. Tapi nyatanya terulang kembali. Bahkan melawan 10 pemain, tim lawan mampu melakukan counter attack cepat. ”Sudah jelas yang salah pelatihnya. Masa pelatih gak punya taktik untuk mengantisipasi itu. Pasti bisa jadi kunci kelemahan,” jelas Octa.

Ia pun meminta agar musim 2019, manajemen selektif dalam memilih pelatih. Mereka yang mampu membawa kembali kejayaan Persiba. ”Mau sampai kapan di Liga 2. Kembalikan kejayaan Persiba yang dulu,” harapnya. (ham/san)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:28

Hazard Dibentengi Gaji Selangit

RENCANA  Real Madrid untuk mendatangkan Antonio Conte seharusnya bisa menjadi daya tarik bagi Eden…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:27

Pique Sementara Tepikan Barca

BARCELONA  harus siapkan plan B andai fokus Gerard Pique tidak 100 persen mulai Februari hingga…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:26

Terdepak karena Oblak

SIAPA yang paling berpengaruh di timnas Slovenia ?  Jan Oblak lah jawabannya.  Terbukti, gara-gara…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:26

Halep Mundur, Bertens Masuk

MOSKOW  - Ranking satu dunia Simona Halep akhirnya memutuskan mundur dari ajang WTA Finals tahun…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:25

Jonatan Kalah, Tunggal Putra Indonesia Habis

JAKARTA  - Jonatan Christie terhenti di babak kedua Denmark Terbuka 2018. Dia dikalahkan pebulutangkis…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:24

Ayton Ungguli Doncic

PHOENIX  -   Bentrok dua rookie papan atas langsung tersaji pada hari kedua bergulirnya seri…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:23

Masih Abu-Abu

BALIKPAPAN  -   Siapa pihak ketiga yang akan menjadi pengelola Persiba Balikpapan, hingga…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:21

Fokus Jaga Stamina Selama Liburan

BALIKPAPAN  -  Nama Hery Susilo sudah tidak asing lagi. Terutama bagi Persiba Balikpapan.…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:21

Ambisi Putus Rekor Lawan

SAMARINDA  —  Pada pekan ke-25 Liga 1 2018, PSM Makassar menjadi tim yang menempel ketat…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:51

Empat Pemain Persiba Dipinjamkan

BALIKPAPAN  - Transfer pemain dibuka khusus kepada klub kontestan delapan besar Liga 2 dibuka.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .