MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Jumat, 21 September 2018 07:48
Dihantui Degradasi ke Liga 3

(1) PSS Sleman vs Persiba Balikpapan (0)

DOMINASI TIM JOGJA: Tim-tim Jogjakarta menjadi momok menakutkan bagi Persiba musim ini. Setelah dipermalukan PSIM di Stadion Batakan, kemarin Persiba ditaklukkan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -   Dua tim asal Jogjakarta sukses mempermalukan Persiba Balikpapan di musim Liga 2 ini. Setelah sebelumnya, PSIM menang 1-2 di Stadion Batakan. Kali ini giliran PSS Sleman menang tipis 1-0 di Stadion Maguwoharjo, Kamis (20/9) kemarin. Dua kekalahan secara beruntun, membuat Beruang Madu patut waswas.

Jangan bermimpi kembali ke kasta tertinggi Liga 1, yang ada bayang-bayang degradasi ke Liga 3 menghantui Persiba. Raihan 17 poin, membuatnya hanya berselisih satu poin atas Persegres Gresik United dengan 16 poin pada peringkat 10. Sebab secara bersamaan, Persegres sukses memetik tiga poin usai menang 2-1 atas Kalteng Putra.

Andai kembali tergelincir, sudah pasti Heri Susilo cs bisa saja disalip oleh Persegres. Di sisi lain, 4 Oktober mendatang, keduanya akan bertemu. Namun Gresik diuntungkan karena menjadi tuan rumah. “Kalau kalah, jangan harap mau bertahan lagi. Memalukan kalau sampai ke Liga 3. Entah siapa yang disalahkan,” kata suporter Persiba, Roni Ridwansyah, kemarin.

Tidak lagi berharap ke kasta tertinggi, kini Persiba wajib bangkit untuk bisa bertahan di Liga 2. Kecewa, tentu sudah pasti. Tak ada suporter yang mau dengan hasil ini. “Bangkit lah, masa dua musim ini kalah terpuruk,” tambahnya.

Ya, sejak pertandingan, Persiba memang tidak bermain baik. Kehilangan lima pemain, membuat mereka kesulitan mendapatkan peluang. Hanya sesekali melakukan serangan. Beda halnya dengan Elang Jawa-julukan PSS- praktis selalu melakukan penekanan dengan memaksimalkan kecepatan Rangga Muslim dan Rifal Lastory. Sayang, serangan tersebut tidak membuahkan hasil. Kedudukan imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Elang Jawa terus melakukan serangan. Gol yang dinanti-nanti akhirnya terwujud. Bukan melalui open play, melainkan dari titik putih pada menit 59. Rangga Muslim yang bergerak maju bermaksud memaksimalkan umpan dari sisi kanan justru mendapatkan dorongan dari Ilhamsyah. Wasit Juhandri Setiana pun menunjuk titik putih. Imbasnya, para penggawa Persiba sempat melayangkan protes. Namun keputusan tidak bisa dianulir. Ichsan Pratama yang mengambil eksekusi langsung melesatkannya ke jala Fajar Setya. Kedudukan 1-0 pun sekaligus menutup pertandingan tersebut.

“Saya sudah instruksikan agar hanya mengawasi pemain PSS terutama di dalam kotak penalti. Makanya tadi tidak ada sentuhan keras malah ditunjuk penalti,” jelas sang arsitek, Haryadi seusai jumpa wartawan.

Meladeni pemain terbukan tuan rumah, ia menjelaskan PSS Sleman mampu memaksimalkan celah para pemain. Beruntung, tidak banyak gol yang bisa tercipta. “Setidaknya tidak banyak gol,” katanya. Saat jumpa wartawan, tidak banyak yang diucapkan mantan instruktur Diklat Salatiga ini dan lebih memilih keluar dari ruangan pressroom.

Pemain kawakan, Aang Suparman menjelaskan keputusan wasit sangat tidak masuk akal. Tak ada kontak fisik namun penalti justru diberikan. “Mau ngomong apalagi. Ini sepakbola, keputusan seperti itu pasti terjadi,” akunya.

Di kubu PSS Sleman, Seto Nurdiantoro mengaku bersyukur dengan kemenangan ini. Kenapa tidak, sepanjang pertandingan ada tiga kali terkena tiang. Hal tersebut, sempat berfikir, bila tim akan kesulitan menang. “Ini tidak terlepas dari lima pemain pilar absen. Sehingga sulit untuk melakukan strategi, imbasnya sulit untuk menang. Makanya sangat mengapresiasi perjuangan pemain,” ujarnya. (ham/san)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 November 2018 08:58

Menunggu Panggilan Manajemen

BALIKPAPAN -  Gelandang Persiba Balikpapan, Dwi Cahyono masih berhasrat untuk lebih lama lagi berada…

Minggu, 18 November 2018 08:55

Berebut Juara Umum

BALIKPAPAN - Balikpapan pantas berbangga. Kenapa tidak, untuk pertama kalinya ditunjuk sebagai tuan…

Minggu, 18 November 2018 08:52

Butuh Investor dan Prestasi

SEBUAH klub tentu wajib memiliki finansial besar. Agar target meraih prestasi bisa terwujud. Hal tersebut…

Minggu, 18 November 2018 08:50

Hancurkan Batu Sandungan

LONDON – Kroasia selalu menjadi duri bagi timnas Inggris. Masih belum hilang dari ingatan kegagalan…

Minggu, 18 November 2018 08:40

Eko Naik Kelas di Kejurnas

JAKARTA - Lifter Indonesia punya kesempatan untuk unjuk kebolehan. Yakni di Kejurnas Angkat Besi,…

Minggu, 18 November 2018 08:39

Pertahanan Timnas Bobrok

BANGKOK - Hasil mengecewakan diterima Indonesia saat melawat ke Thailand di Piala AFF 2018. Indonesia…

Sabtu, 17 November 2018 00:39

Gengsi Derby Lebih Penting

BALIKPAPAN  -  Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu setahun terakhir, Persiba Balikpapan…

Sabtu, 17 November 2018 00:37

Dua Atlet Gagal Berangkat

BALIKPAPAN  -  Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Balikpapan…

Sabtu, 17 November 2018 00:36

Inginkan Investor asal Kota Minyak Mengelola Persiba

BALIKPAPAN   -  Anggota Exco PSSI, Yunus Nusi juga buka suara perihal nasib Persiba Balikpapan. …

Sabtu, 17 November 2018 00:35

Indah Pada Waktunya

INVESTOR memang belum ada menyatakan sikap untuk menangani Persiba Balikpapan. Terlihat email tim penjaringan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .