MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Jumat, 21 September 2018 07:48
Dihantui Degradasi ke Liga 3

(1) PSS Sleman vs Persiba Balikpapan (0)

DOMINASI TIM JOGJA: Tim-tim Jogjakarta menjadi momok menakutkan bagi Persiba musim ini. Setelah dipermalukan PSIM di Stadion Batakan, kemarin Persiba ditaklukkan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -   Dua tim asal Jogjakarta sukses mempermalukan Persiba Balikpapan di musim Liga 2 ini. Setelah sebelumnya, PSIM menang 1-2 di Stadion Batakan. Kali ini giliran PSS Sleman menang tipis 1-0 di Stadion Maguwoharjo, Kamis (20/9) kemarin. Dua kekalahan secara beruntun, membuat Beruang Madu patut waswas.

Jangan bermimpi kembali ke kasta tertinggi Liga 1, yang ada bayang-bayang degradasi ke Liga 3 menghantui Persiba. Raihan 17 poin, membuatnya hanya berselisih satu poin atas Persegres Gresik United dengan 16 poin pada peringkat 10. Sebab secara bersamaan, Persegres sukses memetik tiga poin usai menang 2-1 atas Kalteng Putra.

Andai kembali tergelincir, sudah pasti Heri Susilo cs bisa saja disalip oleh Persegres. Di sisi lain, 4 Oktober mendatang, keduanya akan bertemu. Namun Gresik diuntungkan karena menjadi tuan rumah. “Kalau kalah, jangan harap mau bertahan lagi. Memalukan kalau sampai ke Liga 3. Entah siapa yang disalahkan,” kata suporter Persiba, Roni Ridwansyah, kemarin.

Tidak lagi berharap ke kasta tertinggi, kini Persiba wajib bangkit untuk bisa bertahan di Liga 2. Kecewa, tentu sudah pasti. Tak ada suporter yang mau dengan hasil ini. “Bangkit lah, masa dua musim ini kalah terpuruk,” tambahnya.

Ya, sejak pertandingan, Persiba memang tidak bermain baik. Kehilangan lima pemain, membuat mereka kesulitan mendapatkan peluang. Hanya sesekali melakukan serangan. Beda halnya dengan Elang Jawa-julukan PSS- praktis selalu melakukan penekanan dengan memaksimalkan kecepatan Rangga Muslim dan Rifal Lastory. Sayang, serangan tersebut tidak membuahkan hasil. Kedudukan imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Elang Jawa terus melakukan serangan. Gol yang dinanti-nanti akhirnya terwujud. Bukan melalui open play, melainkan dari titik putih pada menit 59. Rangga Muslim yang bergerak maju bermaksud memaksimalkan umpan dari sisi kanan justru mendapatkan dorongan dari Ilhamsyah. Wasit Juhandri Setiana pun menunjuk titik putih. Imbasnya, para penggawa Persiba sempat melayangkan protes. Namun keputusan tidak bisa dianulir. Ichsan Pratama yang mengambil eksekusi langsung melesatkannya ke jala Fajar Setya. Kedudukan 1-0 pun sekaligus menutup pertandingan tersebut.

“Saya sudah instruksikan agar hanya mengawasi pemain PSS terutama di dalam kotak penalti. Makanya tadi tidak ada sentuhan keras malah ditunjuk penalti,” jelas sang arsitek, Haryadi seusai jumpa wartawan.

Meladeni pemain terbukan tuan rumah, ia menjelaskan PSS Sleman mampu memaksimalkan celah para pemain. Beruntung, tidak banyak gol yang bisa tercipta. “Setidaknya tidak banyak gol,” katanya. Saat jumpa wartawan, tidak banyak yang diucapkan mantan instruktur Diklat Salatiga ini dan lebih memilih keluar dari ruangan pressroom.

Pemain kawakan, Aang Suparman menjelaskan keputusan wasit sangat tidak masuk akal. Tak ada kontak fisik namun penalti justru diberikan. “Mau ngomong apalagi. Ini sepakbola, keputusan seperti itu pasti terjadi,” akunya.

Di kubu PSS Sleman, Seto Nurdiantoro mengaku bersyukur dengan kemenangan ini. Kenapa tidak, sepanjang pertandingan ada tiga kali terkena tiang. Hal tersebut, sempat berfikir, bila tim akan kesulitan menang. “Ini tidak terlepas dari lima pemain pilar absen. Sehingga sulit untuk melakukan strategi, imbasnya sulit untuk menang. Makanya sangat mengapresiasi perjuangan pemain,” ujarnya. (ham/san)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 08:57

Demi Txingurri, Demi Harga Diri

BARCELONA   -   Kontrak Ernesto Valverde bersama Barcelona berakhir enam…

Kamis, 17 Januari 2019 08:55

Bisa Berantakan Tanpa HurriKane

LONDON  –  Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane terduduk sambil meringis…

Kamis, 17 Januari 2019 08:54

Mane Yakin Betul Liverpool Juara

LIVERPOOL -  Liverpool masih ada di posisi terdepan di klasemen…

Kamis, 17 Januari 2019 08:53

Demi PON 2020 Papua

BALIKPAPAN   -  Dua atlet panjat tebing Balikpapan kembali merasakan…

Kamis, 17 Januari 2019 08:52

Nadal Lolos ke Babak Ketiga Australia Terbuka

MELBOURNE   - Langkah Rafael Nadal di Australia Terbuka 2019…

Kamis, 17 Januari 2019 08:51

Mick Pilih Gabung Ferrari

MARANELLO  –  Perburuan tanda tangan Mick Schumacher oleh Ferrari dan…

Kamis, 17 Januari 2019 08:49

Musim 2020, Dovizioso Bakal Dapat Tandem Baru

MOTOGP musim balap 2019 belum digelar. Tapi, persaingan memperebutkan tempat…

Kamis, 17 Januari 2019 08:35

Biasakan Skema 4-4-2 Diamond

BALIKPAPAN   -  Skuat Persiba Balikpapan masih meraba-raba. Para pemain…

Kamis, 17 Januari 2019 08:33

Ruben Sanadi Jabat Kapten Persebaya

RENDI  Irwan Saputra tak lagi menjabat sebagai kapten tim Persebaya…

Kamis, 17 Januari 2019 08:32

Mengulik Kisah Helmy Putra Damanik di Eropa

Berakit-rakit kita ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*