MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Sabtu, 22 September 2018 00:50
Bangkitlah Persiba
JANGAN LEMAS : Yudi Khoeruddin cs wajib bangkit, menjamu PS Mojokerto Putra pada Senin (24/9) nanti menjadi pintu bagi Persiba menjauh dari zona merah.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Lupakan dua kekalahan secara beruntun. Dua tim Jogjakarta yang berhasil membuat Persiba Balikpapan malu pulang dengan kepala tertunduk. Pekan ke-18 akan dimainkan di Stadion Batakan, Senin (24/9) menjamu PS Mojokerto Putra. Melihat itu, sang arsitek Haryadi memang tengah dalam tekanan.

Bermain di hadapan para pendukungnya, tanpa tawar menawar tiga poin wajib digenggaman. Ya sang arsitek Haryadi memang mengakui sedikit tekanan ketika bermain di kandang. Hanya saja, ia menilai bermain sebagai tuan rumah tentu target tetap menang. “Kami juga ingin menang, siapa yang mau kalah,” ujar Haryadi, Jumat (21/9) kemarin.

Soal selisih hanya satu poin dengan Persegres yang berada di zona degradasi, ia menegaskan sisa laga wajib harus disapu bersih. Termasuk tiga laga kandang. Pun begitu, ia tak ingin berbicara terlalu jauh. Cukup fokus step by step. Selama ini, mantan instruktur Diklat Salatiga kerap mengeluh terkait kepemimpinan wasit. “Melawan PSS begitu lagi. Mau kecewa percuma juga. Hakim garis itu sama seperti melawan PSMP. Harusnya tidak offside malah bendera diangkat,” katanya.

Hadirnya kembali para pemainnya paska mengalami akumulasi tentu sedikit memberikan angin segar. Terutama di lini tengah dengan hadirnya Sandi Septian dan Dwi Cahyono. Ia kembali bisa berkreasi untuk meracik lini tengah. “Melawan PSMP, skuat sudah dalam keadaan komplet. Meski Fathul dan Fengky belum diketahui perkembangannya. Kami optimis bisa bangkit dan mematahkan dua kekalahan secara beruntun,” akunya.

Sementara itu, Ketua Balistik, Endrik Jatmiko menambahkan sekarang tim wajib fokus dan kerja keras agar tidak terdegradasi ke Liga 3. “Musim berikutnya wajib perombakan, baik pemain termasuk tim pelatih. Tim sekarang ini tidak ada fighting spiritnya,” tambahnya.

 Ia meyakini keterpurukan ini bukan karena persoalan gaji dan fasilitas. Tapi juga attitude pemain satu dengan yang lain perlu dipertanyakan. “Justru keakraban di dalam tim membuat tim bisa solid. Tapi sekarang ini, itu seperti tidak terlihat,” jelasnya. (ham/san)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 11:07

Antisipasi Stamina Menurun

BALIKPAPAN - Sang arsitek Salahudin sudah bernafas lega. Penantian bersama Persiba Balikpapan…

Senin, 22 April 2019 11:05

Slow But Sure

BALIKPAPAN sebenarnya menjadi salah satu tim yang paling cepat persiapan.…

Senin, 22 April 2019 11:05

Menanti Panggilan Pasti

BALIKPAPAN  -  Bek, Riskal Susanto menjadi salah satu pemain yang…

Sabtu, 20 April 2019 11:41

Sudah Dihubungi Investor Baru

BALIKPAPAN  -  Sang arsitek Salahudin tidak lagi merasa cemas. Kabar…

Sabtu, 20 April 2019 11:39

Saatnya Fokus Bentuk Tim

BALIKPAPAN  -  Gelandang, Yusuf Effendi mengaku lega mendapatkan informasi soal…

Sabtu, 20 April 2019 11:38

Balistik Never Die

BALIKPAPAN  -  “Di Balistik gak ada yang gratis. Di Balistik…

Sabtu, 20 April 2019 11:36

Jangan Dibuat Kecewa Lagi

PASCA mundurnya Rahmad Mas’ud, Pemerintah Kota (Pemkot) langsung ambil tindakan.…

Kamis, 18 April 2019 13:17

Investor Ibu Kota Tangani Persiba

BALIKPAPAN  -  Angin segar menghinggapi kubu Persiba Balikpapan. Investor baru…

Kamis, 18 April 2019 13:15

Yudi Khoeruddin Berhasrat Kembali

BALIKPAPAN  -  Bek Yudi Khoeruddin masih berhasrat ingin membela Persiba…

Kamis, 18 April 2019 13:14

Kompetisi Dulu, Naik Kasta Kesampingkan

WALI KOTA Rizal Effendi memang secara terang-terangan tengah menjajaki hubungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*