MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 22 September 2018 01:03
Reka Ulang Pembunuhan Pasutri Segera Digelar
TEGANYA: Salah seorang korban pembunuhan Unang Cs dimasukkan ke kantong mayat, kemudian dibawa ke dalam ambulans untuk dikirim ke rumah sakit guna dilakukan visum.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pembunuhan terhadap pasangan suami-istri (pasutri), Irwanto (45) dan Sunarsih (42) yang dilakukan Unang Sudrajat (49) cs di Jalan Strat VI pada Senin (17/9) lalu, tergolong sadis. Unang melibatkan anaknya, Indra Putra Pratama (23) serta seorang karyawannya, remaja 17 tahun berinisial MM.

Unang-lah otak pembunuhan sekaligus yang mengeksekusi dua korbannya, dengan cara menjerat leher pasutri tersebut sampai tak bernyawa. Berdasarkan catatan kepolisian, Unang dan dua rekannya sebelumnya tak pernah melakukan tindakan kriminalitas alias bukan residivis. Penegasan itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Makhfud Hidayat.


“Belum kita dalami sampai sana. Karena bisa juga sampai sana. Mengingat sadisnya pembunuhan itu, orangnya dingin loh, lakukan itu tanpa penyesalan. Sehari sebelum kejadian itu ‘kan sudah berniat mau melakukan, cuma nggak jadi terus besoknya,” tandas Makhfud.


Polisi berencana menggelar rekonstruksi pembunuhan dalam waktu dekat, hanya saja Makhfud belum mengetahui pasti jadwal pelaksanaannya. “Iya, cuma kita belum tahu apakah dilakukan di TKP atau cukup di polres saja. Ini masih lengkapi berkasnya dulu,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan mengatakan, pelaku bukanlah residivis alias tidak memiliki catatan kriminal apa pun. Sehingga tindakan kejinya itu merupakan aksi pertamanya.
“Iya, dia bukan residivis. Tidak ada catatan kriminalnya,” ujar Sopyan, kemarin.


Sementara itu Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta mengatakan, MM, pelaku anak di bawah umur yang juga anak buah Unang tetap akan ditindak. Hanya saja penanganannya dibedakan dengan dua pelaku lainnya.


“Ya, tentu penanganannya dibedakan sesuai dengan aturannya. Karena dia ABH, bisa proses penindakannya dipercepat dan sebagainya,” pungkas dia. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 07:53

FIX..!! Produk Kosmetik Itu Mengandung Bahan Berbahaya

BALIKPAPAN   -   Ratusan kosmetik ilegal yang disita dari ketiga…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:51

Kantor Kejaksaan Negeri Membara

BALIKPAPAN  -  Kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi di depan Kantor…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:50

Kembangkan Curanmor, Tangkap Pengguna Sabu

BALIKPAPAN   -  Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Peribahasa…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:47

Perbatasan Kalimantan Rawan, Ini yang Disiapkan Kodam VI/Mlw

BANJARMASIN   -  Panglima Kodam VI Mulawarman (Mlw), Mayjen TNI…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:45

Alami Gangguan Jiwa, Pembunuh Kakek Mudori Bakal Di-SP3

BALIKPAPAN  -  Kepolisian Balikpapan akan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:44

Gara-Gara Kasus Ini, Konsumen Takut Gunakan Kosmetik

BALIKPAPAN  -  Terbongkarnya kasus pembuatan dan penjualan kosmetik ilegal di…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:43

Sindikat Curanmor Diringkus

BALIKPAPAN   -   Berbagai macam modus dilakukan para pelaku pencurian…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:40

Asrama Al-Khawarizmi Ludes Terbakar

TANA PASER   -   Warga Gang Seratai, Jalan Kusuma…

Jumat, 18 Januari 2019 08:30
Polres Bongkar Penjualan Kosmetik Ilegal

Bahan Beli di Luar, Diracik dan Diberi Label

BALIKPAPAN   -   Jangan sembarangan memakai kosmetik, terutama yang tidak…

Jumat, 18 Januari 2019 08:27

Dahlan: Pers Itu Lembaga Perjuangan

PERS  bukan sekadar pekerjaan yang dapat dijadikan sandaran hidup. Pers…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*