MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Minggu, 07 Oktober 2018 09:48
Loyalitas Tak Sebanding Hasil
KIAN SEPI : Sejak Persiba turun kasta dan ditambah hasil minor yang kerap didapat. Dukungan suporter pun lambat laun menyusut, tribun selatan kian sepi.(ATO/BALIKPAPAN)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Ketegangan tengah melanda para suporter tim Persiba Balikpapan. Mereka waswas lantaran zona degradasi tengah menghantui. Kini hanya terpaut tiga poin dari Persegres Gresik United yang berada di zona merah. Bukan waktu yang instan untuk bisa bangkit, andai turun lagi ke Liga 3. Itu diakui Ketua Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik), Endrik Jatmiko. Ia sangat menyesalkan bila tim berjuluk Beruang Madu ini kembali turun kasta. Mau sampai berapa lama lagi bisa kembali ke Liga 1. Sebuah loyalitas yang tak sebanding dengan prestasi tim di lapangan.

“Jangan degradasi lagi. Sudah banyak tangisan air mata yang diberikan suporter kepada Persiba. Sekali-kali berikan senyuman kepada penonton. Butuh waktu lama untuk bisa kembali ke Liga 1. Karena ada banyak tim yang punya tujuan sama,” kata Endrik Jatmiko, Sabtu (6/10) kemarin.

Satu syarat wajib dijalani andai tetap bertahan. Tiga poin dari dua laga memastikan kiprah Persiba aman di Liga 2. Bagi pria yang akrab disapa Dalbo ini, optimis untuk bertahan sangat besar. Apalagi, laga pamungkas akan bermain di kandang. Setidaknya para pemain bisa menjadikan laga pamungkas sebagai pemanis kegagalan naik ke Liga 1,” ujarnya.

Sejauh ini kegagalan Persiba tidak terlepas dari lambatnya manajmen melakukan perekrutan pemain di awal kompetisi. Selalu manajemen melakukan pembelian yang kurang efektif. Sehingga pada putaran kedua, mereka kembali melakukan perombakan. Pun dengan pelatih, Haryadi seakan menjadi pilihan terakhir ketika pelatih sebelumnya mengundurkan diri. Dan ini sudah terjadi dalam dua musim terakhir, padahal jelas Haryadi bagian pelatih yang menejerumuskan Beruang Madu degradasi ke Liga 2.  

Seperti kebiasaan yang sudah terjadi. Tentu, bagi Dalbo hal tersebut tak bisa kembali terjadi pada musim depan. Mau target, pasti harus bisa mendatangkan pemain dan pelatih kelas wahid. “Tidak masalah Haryadi di Persiba tapi tidak menangani tim secara langsung , mungkin bisa diberikan jabatan sebagai direktur teknis saja. Tapi ketika pelatih mengundurkan diri, wajib mencari penggantinya dan tidak menunjuk kembali Haryadi,” pungkasnya. (ham/san)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 14:49

Berbenah Secara Kontinu

BANYAK catatan yang harus dilakukan sang arsitek Salahudin untuk memantapkan…

Rabu, 20 Februari 2019 14:48

Final Piala Presiden 2019 Digelar Home and Away

JAKARTA- Ada yang berbeda dalam Piala Presiden 2019. Gelaran kali…

Rabu, 20 Februari 2019 14:48

Pulih dari Cedera

BALIKPAPAN  -  Pemain sayap, Andre Vemberyono sudah sembuh 100 persen.…

Rabu, 20 Februari 2019 14:46

Enggan Menuntut Banyak

BALIKPAPAN  - Sang arsitek Salahudin mengaku sedikit terhambat dengan program…

Senin, 18 Februari 2019 12:07

Buat Sejarah Baru Musim Ini

LAGA uji coba melawan Mitra Teras di Stadion Batakan, Minggu…

Senin, 18 Februari 2019 12:06

Lini Depan Kurang Greget

BALIKPAPAN- Permasalahan musim lalu kembali berlanjut. Lini serang menjadi momok.…

Senin, 18 Februari 2019 12:05

Menang tapi Tak Memuaskan

BALIKPAPAN- Laga uji coba Persiba melawan Mitra Teras di Stadion Batakan,…

Jumat, 15 Februari 2019 14:37

Pengprov Dianggap Tidak Adil

BALIKPAPAN - Untuk kali kedua, Musyawarah Kota (Muskot) Pengurus Cabang…

Jumat, 15 Februari 2019 14:37

Tim Putri SMPN 2 Melaju ke Semifinal

BALIKPAPAN- Setelah sebelumnya tiga tim bola basket putri yakni MTsN…

Jumat, 15 Februari 2019 14:36

Bertekad Ciptakan Atlet

BALIKPAPAN  -  Pengurus Cabang (Pengcab) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*